14.06.2015 07:34 - in: Tim S

    'Black & White' di bulan Oktober

    Share with:
    • 1
    • 3
    • 2
    Juventus.com menganalisis bagaimana Bianconeri bernasib seperti musim sebelumnya saat memegang kendali pada akhir 2014

    September memberi jalan untuk Oktober, Juventus melakukan perjalanan ke Atletico Madrid, yang ingin menjaga awal yang baik untuk Grup A Liga Champions.

    Tapi meskipun tampil mengagumkan di sepanjang laga, tim La Liga tersebut adalah yang mengambil tiga poin di Vicente Calderon, sentuhan Arda Turan dari jarak dekat menjadi penentu kemenangan setelah Bianconeri gagal untuk menghentikannya.

    Perhatian segera berubah ke Serie A hanya beberapa hari kemudian, dengan menghadapi runner-up musim 2013/14 yaitu Roma yang kali ini membuat kunjungan ke Turin.

    Giallorossi telah mencerminkan performa awal domestik yang baik bersama Nyonya Tua, dan berusaha untuk mencuri poin atas rival mereka ketika dua gol secara berurutan dari Francesco Totti dan Juan Iturbe membuat mereka berbalik unggul seelah tertinggal melalui gol pembuka Carlos Tevez dari titik penalti.

    L'Apache, bagaimanapun, memastikan kedua tim akan memasuki istirahat dengan level yang sama dengan sekali lagi menyamakan kedudukan melalui penalti lainnya, membuat laga pada babak kedua menjadi sangat seru dan menarik.

    Sementara Bianconeri dan Roma terus mencari siapa yang pantas sebagai pemenang, akhirnya tuan rumah unggul pada menit 86, tendangan voli Leonardo Bonucci tak terbendung untuk membuat suasana Juventus Stadium bergemuruh.

    Pada bulan Oktober jeda internasional kemudian datang dan pergi, sebelum pasukan Massimiliano Allegri kembali ke Serie A dengan perjalanan sulit untuk menghadapi Sassuolo di Emilia-Romagna.

    Neroverdi unggul terlebih dahulu melalui penyerang milik Juventus Simone Zaza pada menit 13, hanya saja Paul Pogba membalas gol tersebut enam menit kemudian berkat gol tendangan jarak jauh yang menjadi ciri khasnya. 

    Tim tamu terus mencari dan memanfaatkan momentum untuk membawa pulang kemenangan, tapi Sassuolo berhasil menahan mereka dan menjadi tim pertama di musim 2014/15 yang meraih poin di liga dari Bianconeri.

    Liga Champions kembali hadir di pertengahan pekan saat pasukan Allegri melakoni pertandingan berikutnya, ketika mereka mencoba untuk kembali ke jalan kemenangan dengan mengunjungi wakil Liga Super Yunani, Olympiakos, di Stadion Karaiskakis.

    Namun mereka meninggalkan Yunani dengan tangan kosong setelah kalah tipis 1-0 melalui gol Pajtim Kasami di babak pertama sebelum kiper mereka Roberto menjadi bintang di babak kedua setelah menggagalkan peluang Pogba, Tevez (dua kali) dan Alvaro Morata dimenit akhir.

    Kembali ke domestik untuk melihat pertandingan Juventus selanjutnya, mereka mengalahkan Palermo 2-0 di Turin. Arturo Vidal membawa Bianconeri memimpin, dengan gol pertama Fernando Llorente musim ini, melalui sundulan, kemudian mengamankan tiga poin penting.

    Juventus kemudian mengalami kekalahan pertama mereka di Serie A saat berkunjung ke Genoa, Luca Antonini mencetak gol dari jarak dekat pada tahap akhir pertandingan yang membobol Gianluigi Buffon yang membuat penampilan ke-500 nya bagi klub.

    Share with:
    • 1
    • 3
    • 2
    Information on the use of cookies
    This website uses cookies and, in some cases, third-party cookies for marketing purposes and to provide services in line with your preferences.
    If you want to know more about our cookie policy click here.
    By clicking OK, or closing this banner, or browsing the website you agree to our use of cookies in accordance with our cookie policy.
    OK