15.01.2015 01:25 - in: Tim S

      Coppa Italia, comeback yang luar biasa

      Share with:
      • 1
      • 3
      • 2
      Pasukan Giovanni Trapattoni itu menggagalkan defisit dua gol leg pertama melawan Hellas Verona untuk menang agregat 3-2 dan mengamankan keberhasilan piala domestik ketujuh klub di Juni 1983

      Sebuah kinerja yang sempurna dari Juventus asuhan Giovanni Trapattoni dengan mereka berjuang kembali dari defisit dua gol di leg pertama melawan Hellas Verona untuk menang agregat 3-2 (AET) di Stadion Comunale, mendapatkan Coppa Italia ketujuh bagi klub pada bulan Juni tahun 1983.

      Bianconeri awalnya mencapai final piala domestik dua leg versus Gialloblu dalam sebuah perjalanan yang sulit, setelah mengalahkan kelompok enam tim yang terdiri Milan, Catania, Pescara, Padova dan Genoa sebelum itu mereka menghancurkan Bari, Roma dan Inter di putaran berikutnya.

      Rekor tak terkalahkan dari tujuh kemenangan dan empat kali seri menceritakan kisah turnamen mereka sejauh ini, dan Nyonya Tua menuju ke final melawan Hellas Verona dalam semangat yang baik. Tetapi kekalahan 2-0 di Stadion Marc’Antonio Bentegodi, oleh gol dari Domenico Penzo dan Domenico Volpati, menatap ke sebuah akhir cerita yang cepat, meninggalkan pasukan Trapattoni dengan pekerjaan rumah yang menumpuk.

      Tiga hari kemudian leg kedua diadakan di Stadion Comunale, Juventus memulai laga dengan tekad untuk menunjukkan keberanian mereka dengan tenaga penuh. Dan itu hanya membawa mereka delapan menit untuk mendapatkan gol pertama ketika Paolo Rossi menenendang bola dari jarak dekat.

      Namun Bianconeri dibuat untuk menunggu dalam waktu yang lama untuk menyamakan aggregat yang sangat penting dimana barisan belakang Hellas Verona terbukti bermain disiplin sepanjang laga. Michel Platini adalah orang yang membuat semua pendukung kembali bersorak saat ia berjudi di pos belakang untuk mendorong bola melewati Claudio Garella di menit ke-81.

      Perpanjangan waktu datang dan pergi seperti kelelahan mulai merayap masuk untuk kedua kubu. Dengan waktu yang semakin menipis, bek kiri Antonio Cabrini menerobos sisi sayap Gialloblu, menunjukkan kecepatan tinggi untuk menghindari beberapa tackle dan memberikan umpan silang yang diterima Platini untuk mengirim fans tuan rumah berpesta.

      Peluit akhir dibunyikan 60 detik kemudian dan mengisyaratkan bahwa Juventus telah memenangkan gelar Coppa Italia ketujuh mereka secara dramatis.

      Share with:
      • 1
      • 3
      • 2
      Information on the use of cookies
      This website uses cookies and, in some cases, third-party cookies for marketing purposes and to provide services in line with your preferences.
      If you want to know more about our cookie policy click here.
      By clicking OK, or closing this banner, or browsing the website you agree to our use of cookies in accordance with our cookie policy.
      OK