19.06.2015 16:59 - in: Tim S

    Dua belas gol dalam sepuluh hari!

    Share with:
    • 1
    • 3
    • 2
    Bianconeri mengatasi Hellas Verona untuk kali pertama di Coppa Italia dan kemudian di Serie A, sebelum kemudian menimpakan kehancuran lebih parah pada rival sekota Hellas, Chievo, di bulan Januari.

    Hanya beberapa hari setelah sukses menghapus kutukan di San Paolo dengan menang 3-1 atas Napoli, Bianconeri kemudian mengalihkan perhatian ke Coppa Italia musim 2014/15, mengincar gelar kesepuluh sepanjang sejarah kompetisi ini.

    Hellas Verona bertandang ke Turin sebagai lawan pertama di babak 16 besar di pertengahan Januari, namun mereka tak mampu membendung kekecewaan karena harus tersingkir dengan skor 6-1 di Juventus Stadium.

    Sebastian Giovinco, yang nantinya pindah ke tim MLS, FC Toronto, di awal Februari, membuka skor di menit kelima ketika ia mengeksekusi sebuah tendangan bebas dari pinggir kotak penalti yang tak dapat dijangkau Rafael hingga berbuah gol ke gawang Gialloblu.

    Gol kedua tiba 15 menit kemudian, Roberto Pereyra lebih dulu mengecoh bek Guillermo Rodriguez sebelum kemudian dengan tenang mencetak gol perdananya selama berbaju seragam hitam-putih.

    Dan meski tim tamu berusaha keras untuk kembali bersaing dalam laga itu, namun mereka kembali kebobolan di penghujung babak pertama ketika Giovinco menjebloskan bola ke gawang setelah menerima umpan tarik Stephan Lichtsteiner dari jarak dekat.

    Diuntungkan dengan keunggulan 3-0, pasukan Massimilano Allegri tetap berusaha mencetak gol-gol tambahan dan akhirnya mendapatkan hasil di menit ke-53. Paul Pogba menerima bola di dalam kotak penalti lawan sebelum melepaskan tendangannya hingga bola melewati garis gawang setelah kiper lawan melakukan kesalahan.

    Hellas mendapat gol hiburan melalui Nene yang menyambut bola dari jarak dekat empat menit kemudian, namun Alvaro Morata kemudian mencetak gol penalti dan skor pun menjadi 5-1 setelah Giovinco dilanggar di dalam kotak penalti.

    Lima gol segera menjadi enam ketika Kingsley Coman yang baru masuk sebagai pemain cadangan mencengangkan publik Juventus Stadium dengan tendangan jarak jauh spektakuler yang sempat membentur tiang gawang dan gol dari pinggir kotak penalti lawan di menit ke-79.

    Sang Nyonya Tua kemudian menjalani sisa pertandingan dengan mudah. Di perempat final Juventus akan bertanding melawan musuh lama, Parma, di Stadio Ennio Tardini.

    Hellas segera kembali ke Turin beberapa hari kemudian, bertindak sebagai lawan terakhir di paruh pertama musim Serie A. Hellas berusaha mencegat laju Bianconeri.

    Akan tetapi, pasukan Andrea Mandorlini nampaknya akan kembali dibantai ketika Paul Pogba dan Carlos Tevez mencetak gol-gol cantik di tujuh menit awal laga untuk membawa tuan rumah unggul 2-0.

    Peluang-peluang terus didapat Sang Nyonya Tua di babak kedua, diaman Pereyra mencetak gol keduanya ke gawang Gialloblu dalam dua pertemuan ketika ia menyambut umpan terobosan cantik Giorgio Chiellini sebelum kemudian mengarahkan bola ke gawang lawan.

    Keran gol kemudian ditutup oleh Tevez yang menyambut operan Claudio Marchisio, mencari ruang kosong dan akhirnya menaklukkan Rafael dengan sebuah penyelesaian dingin untuk menambah manis kemenangan spektakuler ini.

    Saat Januari semakin mendekati akhir, Chievo, lawan pertama yang dihadapi Bianconeri di laga awal musim, tiba di Juventus Stadium dengan berusaha menumpulkan daya serangan tim tuan rumah.

    Dan pasukan Rolando Maran mampu melakukannya sepanjang babak pertama, namun Paul Pogba menginspirasi Juventus untuk menaklukkan Gialloblu dengan sebuah aksi memukaunya di babak kedua.

    Sang pemuda Perancis pertama menciptakan sebuah tendangan khasnya dari luar kotak penalti untuk menghancurkan pertahanan tim tamu yang terancam degradasi itu di menit ke-60, mengelabui pengawalnya terlebih dahulu sebelum kemudian melepaskan tendangan kaki kiri melewati Albano Bizzarri untuk membukukan gol keempat dari empat laga terakhirnya.

    Empat belas menit kemudian, gol kedua. Setelah Pogba menampilkan skill hebatnya untuk menerima umpan pemain pengganti, Simone Padoin, dari udara, ia lesatkan sebuah tendangan voli yang sempat diselamatkan Bizzarri, namun Lichtsteiner tiba menyambut bola muntah dan menjebloskannya ke tiang jauh gawang.

    Tugas sudah sempurna dilaksanakan dan Bianconeri pun memastikan kemenangan gemilang dan clean sheet kedua secara beruntun, dan sekaligus melebarkan jarak menjadi tujuh poin dari rival terdekat, Roma, yang meraih hasil imbang di markas Fiorentina.

    Share with:
    • 1
    • 3
    • 2
    Information on the use of cookies
    This website uses cookies and, in some cases, third-party cookies for marketing purposes and to provide services in line with your preferences.
    If you want to know more about our cookie policy click here.
    By clicking OK, or closing this banner, or browsing the website you agree to our use of cookies in accordance with our cookie policy.
    OK