05.12.2014 01:47 - in: Tim S

      Lima kemenangan mengesankan atas Viola

      Share with:
      • 1
      • 3
      • 2
      Menjelang laga Serie A pada Jumat malam, Juventus.com mengenang beberapa kemenangan tak terlupakan di Stadion Artemio Franchi di Florence

      Fiorentina dan Juventus telah menikmati persaingan sengit yang membentang sejak 86 tahun yang lalu dan telah mencatatkan pertemuan sebanyak 150 pertandingan di liga, dimulai ketika Nyonya Tua menghabisi La Viola dengan skor 11-0 di Turin pada pertemuan perdana antara kedua tim pada tahun 1928-1929.

      Kedua klub pertama kalinya bersitegang di Florence pada musim yang sama ketika Bianconeri dikomandani oleh Scotsman William Aitken menyelesaikan kemenangan ganda di liga domestik atas Viola dengan kemenangan 4-0 di Stadion Artemio Franchi.

      Antonio Vojak mencetak gol pertama setelah waktu berjalan selama 12 menit setelah itu Renato Sanero menggandakan keunggulan Juventus pada saat setengah jam. Luigi Cevenini lalu mencetak dua gol dalam waktu 16 menit babak kedua berjalan untuk menutup kemenangan komprehensif di Florence.

      Persaingan ini intensif selama bertahun-tahun dan puncaknya terjadi musim 1981-1982 ketika Bianconeri menyalip Fiorentina meraih gelar Scudetto pada hari terakhir musim itu. 

      Juventus.com menggali lebih jauh kembali dan memberikan arsip untuk membawa Anda mengingat kemenangan mengesankan di Artemio Franchi.

       

      Fiorentina 1-3 Juventus (Boninsegna, Boniperti x2) - 1977/10/04

      Setelah bermain tanpa gol pada babak pertama, Juventus memimpin saat 120 detik setelah interval kedua ketika Roberto Boninsegna mencetak gol pertama.

      Ketika Kiper Vioka Massimo Mattolini gagal untuk berurusan dengan tendangan bebas Bianconeri, Giampiero Boniperti membuat Juve unggul dua gol dengan tendangan voli manis  pada menit 50. Dan presiden kehormatan klub mencetak gol ketiga Juventus saat waktu menyisakan 20 menit akhir.

      Gianfranco Casarsa membalaskan satu gol melalui tendangan penalti empat menit dari waktu akhir, tapi terlalu terlambat untuk Viola mengejar ketinggalan.

       

      Fiorentina 1-4 Juventus (Vialli, Baggio, Ravanelli, Marocchi) - 29/04/1995 

      Juventus merengkuh gelar Serie A ke-23 mereka di tahap akhir musim 1994-1995, Fiorentina sedang mencari cara untuk membalas kekalahan 3-2 sebelumnya pada musim itu.

      Tapi Juventus justru sukses mencetak gol melalui Gianluca Vialli yang menempatkan Nyonya Tua unggul hanya tujuh menit waktu berjalan.

      Michaelangelo Rampulla kemudian melepas penyelamatan spektakuler saat menggagalkan penalti Gabriel Batistuta 60 detik setelah bebak kedua dimulai sebelum Juventus membuat keunggulan dua gol setelah 23 menit, mantan pemain kesayangan fans Viola Roberto Baggio mencetak gol melalui penalti setelah Fabrizio Ravanelli dilanggar di daerah penalti oleh kiper Francesco Toldo.

      Batistuta menebus kesalahan sebelumnya saat ia mencetak gol dengan sundulan 120 detik kemudian namun Bianconeri mengambil alih pertandingan sekali lagi terima kasih kepada Ravanelli yang mencetak gol enam menit sebelum laga berakhir.

      Dan Giancarlo Marocchi menambahkan skor kemenangan ketika ia mengecoh Toldo untuk gol keempat Juventus.

       

      Fiorentina 1-3 Juventus (Zidane, Tudor, Trezeguet) - 2001/11/05

      Seorang pemain yang mengatur kinerja pertandingan adalah kapten Zinedine Zidane, sang maestro Prancis membuka skor di Florence saat waktu menunjukkan menit ke-24 sebelum Igor Tudor menggandakan skor 2-0 hanya empat menit kemudian.

      Viola membalaskan satu gol ketika Marco Rossi mencetak gol dari jarak dekat sebelum istirahat tapi Bianconeri mengunci tiga poin melalui David Trezeguet, satu menit akhir dari waktu normal. 

      Hasil itu menandai dimulainya kemenangan beruntun lima pertandingan untuk Juventus asuhan Carlo Ancelotti tetapi mereka akhirnya kalah dalam perburuan gelar juara dari Roma pada hari terakhir musim 2000/01.

       

       

      Fiorentina 1-2 Juventus (Trezeguet, Camoranesi) - 2005/04/12

      Istirahat musim dingin 2005/06 semakin dekat, pasukan pemburu gelar asuhan Fabio Capello tiba di Florence di belakang kemenangan beruntun dalam tiga pertandingan di mana mereka telah mencetak sembilan gol.

      Namun tim Cesare Prandelli yang mulai laga dengan baik hampir memimpin ketika mantan Bianconero Luca Toni mengenai mistar gawang menyambut tendangan bebas Manuel Pasqual.

      Juventus akhirnya unggul melalui Trezeguet ketika ia mencetak gol ke gawang yang kosong untuk Nyonya Tua setelah ia lolos dari jebakan offside Fiorentina setelah delapan menit berjalan.

      Tim tamu membombardir Sebastien Frey, memaksa kiper Prancis melakukan beberapa penyelamatan sebelum Fiorentina menyamakan.

      Giampaolo Pazzini menyambut umpan silang Pasqual dengan sempurna dan sundulannya melewati Christian Abbiati lima menit sebelum jeda.

      Kesempatan silih berganti dilakukan kedua tim dan yang menarik saat Toni hampir menempatkan keunggulan bagi Fiorentina ketika tendangannya mengenai tiang gawang kawalan Abbiati.

      Juventus, meskipun, mencuri poin pada saat semua pemain viola panik dengan Zlatan Ibrahimovic yang selalu mengacak acak lini belakang mereka. Trezeguet mengarahkan bola ke dalam dan akhirnya Camoranesi menggandakan keunggulan Nyonya Tua. 

      Gol dan ambil yang terbaik!

       

      Fiorentina 0-5 Juventus (Vucinic, Vidal, Marchisio, Pirlo, Padoin) - 17/03/2012

      Juventus yang tak terkalahkan tiba di Artemio Franchi pada bulan Maret 2012 setelah empat kali seri dalam banyak permainan yang telah mengizinkan juara bertahan Milan kembali ke puncak klasemen.

      Tapi tampilan serba baik dari Bianconeri akan memastikan mereka kembali ke Turin dengan tiga poin dan menambahkan dorongan kepercayaaan di Serie A untuk meraih gelar sejak tahun 2006 saat mereka mengamuk di Florence dengan kemenangan 5-0.

      Setelah sebelumnya mengenai tiang, Mirko Vucinic membuka keunggulan dari jarak 25 meter melewati Artur Boruc pada saat waktu memasuki seperempat jam.

      Alessio Cerci kemudian diusir wasit pada menit ke-21 setelah menendang Paolo De Ceglie sebelum Arturo Vidal memberikan keunggulan dua gol setelah Boruc gagal menghalau tendangan gelandang Chili.

      Claudio Marchisio membuat angka menjadi 3-0 sembilan menit setelah kembali dari jeda untuk Bianconeri yang menyiksa sepuluh pemain Fiorentina.

      Kemenangan tersebut membuat bahkan lebih manis ketika upaya cekatan Andrea Pirlo dan gol dari Simone Padoin melengkapi kemenangan pasukan Antonio Conte saat mereka berjalan menuju gelar pertama mereka dari tiga gelar Serie A berturut-turut.

       

       

      BONUS VIDEO: 

      Berikut ini adalah tampilan tambahan yang terbaik dari seluruh kemenangan kami di Florence. Selamat menikmati!

       

      Share with:
      • 1
      • 3
      • 2
      Information on the use of cookies
      This website uses cookies and, in some cases, third-party cookies for marketing purposes and to provide services in line with your preferences.
      If you want to know more about our cookie policy click here.
      By clicking OK, or closing this banner, or browsing the website you agree to our use of cookies in accordance with our cookie policy.
      OK