22.06.2015 22:35 - in: Tim S

    Melangkah menuju kesuksesan

    Share with:
    • 1
    • 3
    • 2
    Pasukan Massimiliano Allegri terus membuat kemajuan signifikan baik di Serie A dan Eropa, meskipun setelah mengalami kekalahan tipis di leg pertama semi-final Coppa Italia dari Fiorentina

    Dengan musim yang semakin menuju ke tahap akhir, Juventus masih terlibat di tiga kompetisi, berusaha untuk menyelesaikan misi meraih treble dalam sejarah klub.

    Leg pertama semi-final Coppa Italia melawan Fiorentina menjadi hadangan kedua di bulan Maret, sebagaimana mereka berusaha untuk mengamankan tempat di final musim ini yang akan berlangsung di Stadio Olimpico.

    Disamping beberapa perubahan skuad dan keuntungan bermain di Juventus Stadium, adalah Viola yang justru meraih keunggulan dengan meraih kemenangan 2-1.

    Pasukan Vincenzo Montella unggul segera terlebih dahulu saat waktu menunjukkan menit ke-11, Mohamed Salah berlari kencang melewati barisan pertahanan Nyonya Tua sebelum melepaskan tendangan ke sudut atas gawang.

    Akan tetapi, tim tuan rumah bisa segera menyamakan kedudukan melalui sundulan Fernando Llorente memanfaatkan umpan silang Simone Pepe dari jarak dekat untuk membuka gol pertamanya di turnamen musim 2014/15 ini, dan menciptakan babak kedua yang akan berlangsung lebih panas.

    Namun pembicaraan di ruang ganti tampaknya justru membangkitkan serangan Fiorentina lebih intensif, dan tim tamu dengan segera kembali mengambil alih keunggulan, kembali melalui Salah, yang mencetak gol di menit 56 usai melewati beberapa penghadangnya.

    Tekanan di akhir laga dari Bianconeri gagal untuk menemukan gol penyeimbang, dan mereka tidak memiliki pilihan lain selain harus memberikan seluruh kekuatan mereka saat berkunjung ke Stadio Artemio Franchi di awal.

    Bertekad untuk bangkit dari kekalahan di Coppa Italia, Juventus menyambut Sassuolo di Turin empat hari kemudian.

    Dan usai hasil imbang yang diraih Roma saat melawan Chievo pada 24 jam sebelumnya, sang pemimpin liga  memiliki peluang untuk memperlebar jarak hingga 11 poin di puncak klasemen Serie A jika mereka mampu mengalahkan Neroverdi di Juventus Stadium.

    Namun pasukan Eusebio Di Francesco tidak terpaku pada skenario pra pertandingan, dengan bertahan keras saat menghadapi sang juara bertahan seperti yang mereka lakukan pada bulan Oktober saat menahan imbang 1-1 di Emilia-Romagna.

    Dengan skor tetap bertahan imbang hingga menit 82 dan satu hasil imbang di liga tampaknya akan diraih, Paul Pogba membuat tifosi Bianconeri bersorak dengan memecah kebuntuan dengan cara yang spektakuler.

    Umpan yang tepat dari pemain pengganti Simone Pepe bergulir tepat di kaki sang pemuda Perancis tersebut yang kemudian memberikan kontrol terhadap bola dengan sekali sentuhan sebelum melepaskan tendangan voli yang tidak dapat dihentikan oleh Andrea Consigli dari jarak 25 meter untuk mengunci tiga poin.

    Dan terdapat kegembiraan yang lebih besar bagi seluruh stadion saat Andrea Barzagli melangkah masuk ke lapangan menggantikan Carlos Tevez untuk kembali berlaga usai cedera yang dialaminya dan membantu tuan rumah untuk meraih kemenangan yang penting.

    Selanjutnya bagi Juventus adalah laga tandang yang sulit melawan Palermo asuhan Giuseppe Iachini, tim yang menikmati catatan tanpa kekalahan di Renzo Barbera sejak September 2014.

    Dan Bianconeri sekali lagi harus menanti dengan sabar untuk memperoleh peluang mereka mencetak gol dalam laga yang berjalan imbang di Sisilia, dimana pemain pengganti Alvaro Morata menjadi pemain yang menciptakan momen magis tersebut 20 menit jelang peluit akhir dibunyikan.

    Masuk menggantikan rekan senegaranya Fernando Llorente pada menit 60, pemain muda Spanyol tersebut mengambil kesempatan pertamanya layaknya profesional yang sudah bermain bermusim-musim, melepaskan tendangan melengkung yang membuat Stefano Sorrentino tidak dapat bergerak di antara gawang Rosanero.

    Itu adalah gol fenomenal yang menjaga Nyonya Tua tetap berada di puncak klasemen, 14 poin di atas penghuni posisi kedua Roma dan Scudetto beruntun keempat kini sudah di depan mata.

    Tugas Serie A sudah dilalui, kali ini kembali demam Liga Champions menanti saat pasukan Allegri akan berkunjung ke stadion Borussia Westfalenstadion untuk laga leg kedua babak 16 besar.

    Usai kemenangan 2-1 di leg pertama di Juventus Stadium tiga pekan sebelumnya, Bianconeri mengetahui bahwa hasil imbang sudah cukup untuk mengantarkan mereka ke perempat final untuk kedua kalinya dalam tiga musim.

    Namun bukannya mempertahankan keunggulan dan bertahan selama 90 menit, justru tim tamu dengan segera unggul melalui tendangan keras Carlos Tevez yang melewati Roman Weidenfeller dan menuju ke gawang.

    Dan dengan Dortmund kini memerlukan dua gol untuk memaksa laga menuju perpanjangan waktu, pasukan Jurgen Klopp justru makin membuat ruang di barisan belakang mereka dan harus memperoleh hukuman saat pertengahan babak kedua, dengan Alvaro Morata mendorong umpan Tevez dan memastikan tempat di babak selanjutnya bagi Juventus.

    Namun gol-gol ternyata belum berakhir saat itu, ketika L’Apache mencetak gol keduanya dan gol ketiga Bianconeri malam itu untuk menambah keindahan dari penampilan spektakuler Bianconeri dan membuat juara bertahan Italia tersebut meninggalkan Jerman dengan kemenangan 3-0 (agregat 5-1).

     

    Share with:
    • 1
    • 3
    • 2
    Information on the use of cookies
    This website uses cookies and, in some cases, third-party cookies for marketing purposes and to provide services in line with your preferences.
    If you want to know more about our cookie policy click here.
    By clicking OK, or closing this banner, or browsing the website you agree to our use of cookies in accordance with our cookie policy.
    OK