29.06.2015 08:59 - in: Tim S

    Nerazzurri dikalahkan, gelar ganda domestik sukses dikunci!

    Share with:
    • 1
    • 3
    • 2
    Bianconeri datang untuk melakoni Derby d'Italia dan sukses mengalahkan rival mereka Inter Milan 2-1 sebelum memecahkan rekor dengan raihan Coppa Italia kesepuluh dengan skor yang sama melawan Lazio empat hari kemudian

    Hanya tiga hari setelah menyingkirkan Real Madrid untuk melaju ke final Liga Champions, Juventus kembali beraksi di dalam negeri dengan melakukan perjalanan ke kota Milan untuk menghadapi Inter pertengahan bulan Mei, dimana Bianconeri tetap memburu kemenangan di Derby d'Italia.

    Tuan rumah, membutuhkan kemenangan untuk menjaga impian mereka mengamankan tempat di Liga Europa musim depan, mulai memimpin terlebih dahulu saat laga baru berjalan sembilan menit ketika Mauro Icardi membelokkan bola tendangan Marcelo Brozovic yang sukses mengecoh Marco Storari.

    Tapi pasukan Massimiliano Allegri langsung merespon dan kembali menyamakan kedudukan tak lama sebelum jeda babak pertama, Claudio Marchisio sukses mengkonversi penalti setelah sebelumnya Nemanja Vidic melanggar Alessandro Matri di daerah terlarang.

    Dan tujuh menit jelang akhir pertandingan Nyonya Tua sukses membalikkan keadaan ketika tembakan Alvaro Morata gagal dibendung Samir Handanovic, yang salah dalam membaca arah bola dan harus rela melihat bola bergulir ke dalam gawangnya.

    Juventus kemudian harus mengandalkan penyelamatan heroik Storari di saat-saat terakhir saat ia melakukan dua penyelamatan luar biasa, pertama menggagalkan upaya kaki kiri Rodrigo Palacio sebelum kemudian menggagalkan upaya Icardi.

    Dengan kemenangan tersebut dan gelar juara Serie A yang sudah dalam genggaman, perhatian mereka kini tertuju ke final Coppa Italia melawan Lazio di ibukota, Bianconeri menjaga atmosfer kemenangan dan mencoba membuatnya menjadi sempurna dengan mengejar piala kesepuluh Coppa Italia.

    Kedua finalis memulai pertandingan dengan semangat tapi Biancocelesti adalah pihak yang unggul terlebih dahulu saat pertandingan berjalan empat menit di Stadion Olimpico, kapten Stefan Radu sukses memanfaatkan tendangan bebas Danilo Cataldi.

    Setelah gol tersebut pasukan Allegri langsung merespon dengan cepat hanya lima menit kemudian ketika Patrice Evra menyundul umpan tendangan bebas Andrea Pirlo, dengan Giorgio Chiellini kemudian mencetak gol dengan tendangan akrobatik dan membuat skor menjadi 1-1.

    Dua gol cepat tersebut masih bertahan hingga 81 menit, selain gol Alessandro Matri yang dianulir karena offside, permainan semakin tegang dengan waktu yang tersisa.

    Nyonya Tua sempat dibuat ketar ketir ketika Lazio mengambil inisiatif di awal perpanjangan waktu tetapi tendangan kaki kiri Filip Djordjevic masih membentur tiang sebelum bergulir ke tempat aman.

    Hanya beberapa detik setelah peluang tersebut para pendukung Bianconeri kemudian berpesta pada menit ke-96.

    Setelah serangan balik cepat, tembakan awal Carlos Tevez menuju Matri yang kemudian melanjutkan tendangan yang menaklukkan Etrit Berisha.

    Meskipun Lazio mencoba untuk melakukan tekanan untuk menyamakan kedudukan, Juventus sukses melepas kesialan selama 20 tahun mereka dalam kompetisi tersebut dan masuk buku sejarah sebagai klub dengan gelar paling banyak di Coppa Italia.

    Perayaan langsung digelar dan para pemain mengarak trofi Coppa Italia di depan fans fanatik mereka dan juga menyiram beberapa botol sampanye di ruang ganti.

    Gelar Ganda domestik sukses ditaklukkan, sekarang sudah waktunya untuk mengakhiri Serie A musim ini dengan penuh percaya diri!

    Share with:
    • 1
    • 3
    • 2
    Information on the use of cookies
    This website uses cookies and, in some cases, third-party cookies for marketing purposes and to provide services in line with your preferences.
    If you want to know more about our cookie policy click here.
    By clicking OK, or closing this banner, or browsing the website you agree to our use of cookies in accordance with our cookie policy.
    OK