30.11.2014 02:51 - in: Tim S

    Pertemuan terakhir dengan Granata

    Share with:
    • 1
    • 3
    • 2
    Gol Carlos Tevez di babak pertama pastikan SI Nyonya Tua menang dalam Derby della Mole melawan rival sekota Torino di Juventus Stadium dan dengan itu unggul sembilan poin dari pesaing terdekat di Serie-A musim itu pada Februari 2014.

    Menyusul kemenangan 2-0 atas Trabzonspor di babak 32 besar Europa League leg 1 di Juventus Stadium tiga hari sebelumnya, Si Nyonya Tua kembali beraksi di kandangnya untuk jalani laga menarik Derby della Mole melawan rival sekota Torino.

    Bermodalkan trio penyerang hebat Alessio Cerci, Omar El Kaddouri dan mantan Bianconero Ciro Immobile, tim asuhan Giampiero Ventura itu melawat ke seberang kota, mencoba mempertahankan performa impresif mereka di musim itu dimana zona Eropa nampak hampir pasti mereka genggam.

    Sesaat jelang kick-off, kandang Juventus mempertunjukkan koreografi pra-laga yang spektakuler yang mengundang decak kagum semua orang. Pemandangan yang indah bagi sebuah laga sepenting ini.

     

    Bianconeri memulai laga dengan agresif, berusaha segera mengalahkan rival sekota mereka dan Andrea Pirlo yang pertama menguji Danielle Padelli dengan tembakan sejauh 27 meter yang dengan mudah ditangkap kiper Torino itu saat laga baru berjalan tujuh menit.

    Torino kemudian melepas tembakan peringatan melalui El Kaddouri yang menerobos lini pertahanan Juventus sebelum kemudian tembakannya melenceng ke atas mistar gawang padahal sudah berhadapan satu lawan satu dengan Gigi Buffon.

    Namun Si Nyonya Tua kembali mengancam setelah sebuah ancaman dari tim tamu, Carlos Tevez memaksa Padelli berjibaku mengamankan bola ketika Juventus mulai menambah tekanan.

    Di menit ke 28 Bianconeri mendapat hadiah tendangan bebas sekitar 9 meter dari bendera pojok yang tampak mustahil dapat menghasilkan gol dari sudut itu – kecuali anda seorang Maestro tentunya.

    Pirlo – yang sedang menggebu-gebu mencatat namanya di papan skor – melepaskan tendangan bebas khasnya ke arah gawang namun bola justru mendarat di atas jala gawang.

    Cuma soal waktu hingga Juventus memecah kebuntuan dan usaha mereka akhirnya terbayar ketika mereka unggul setelah laga berjalan setengah jam.

    Kwadwo Asamoah mengumpan bola kepada Tevez di pinggir kotak penalti lawan yang menerima umpan itu dengan satu sentuhan sebelum akhirnya memutar badan dan menembakkan bola ke sudut bawah gawang lawan melewati Padelli yang menukik menggapai bola. Itu adalah gol cantik pada saat krusial di babak pertama.

     

    Torino mencoba menyamakan kedudukan tak lama sebelum jeda ketika kapten Kamil Glik menyundul bola hasil sebuah tendangan pojok ke arah gawang. Meski banyak pemain yang bergerumul di depan gawangnya, Buffon justru yang pertama menangkap bola untuk mempertahankan keunggulan Juventus.

     

    Meski tembakan Matteo Darmian di awal babak kedua sempat menyengat jemari Buffon, namun pertandingan sepenuhnya dikuasai tim tuan rumah karena Juventus berupaya menambah keunggulan dan mengakhiri perlawanan musuh.

    Paul Pogba – yang golnya menghantar Juventus menang 1-0 atas Torino di Stadion Olimpico September lalu – mengirim bola kepada Fernando Llorente dengan bola lambung pendek namun tendangan mendatar pemain Spanyol itu mampu ditepis Padelli.

    Torino kembali hampir mencetak skor di menit ke-65, namun tendangan bebas keras EL Kaddouri  hanya melesat ke atas mistar dari kotak penalti Bianconeri.

    Tevez hampir menambah gol tak lebih dari 60 detik kemudian ketika ia menerima umpan terobosan Arturo Vidal namun kiper tim tamu keluar dari sarangnya memungut bola dari kaki L’Apache.

    Granata mengerahkan segenap kemampuannya di 15 menit terakhir laga namun tak kunjung mampu menaklukkan Buffon dan barisan pertahanan Bianconeri  hingga akhirnya wasit Nicola Rizzoli meniup peluit panjang mengakhiri pertandingan.

    Hasil di bulan Februari ini memastikan kemenangan ganda di kancah domestik atas rival sekota dan Juventus pun menambah keunggulan mereka di kasta tertinggi kompetisi sepakbola Italia menjadi sembilan poin di atas penguntit-penguntitnya.

     

    Kapten Buffon mengomentari kemenangan malam itu dalam wawancara pasca laganya: “Pemain-pemain hebat membuat perbedaan di laga-laga sulit. Tevez menjadi penentu laga Juve vs Torino kali ini.”

     

    L’Apache pun memberikan rahasia golnya: “Gol yang indah. Saya melihat ruang sedikit terbuka saat bola mengarah ke saya, saya pun menerima bola dan membuat koneksi yang baik.”

     

    Pilar pertahanan Martin Caceres mengakhiri wawancara dengan memuji penampilan bertahan rekan-rekan setimnya karena berhasil mencatatkan clean-sheet ke-12 mereka di Serie-A musim 2013/14: “Angkat topi buat tim. Tidak mudah bermain tiap tiga hari sekali, namun yang penting adalah siap saat tugas memanggil.” 

     

    Simak kembali gol cantik Tevez dan cuplikan hebat lainnya dalam Derby della Mole Februari lalu di sini:

     

     

    Share with:
    • 1
    • 3
    • 2
    Information on the use of cookies
    This website uses cookies and, in some cases, third-party cookies for marketing purposes and to provide services in line with your preferences.
    If you want to know more about our cookie policy click here.
    By clicking OK, or closing this banner, or browsing the website you agree to our use of cookies in accordance with our cookie policy.
    OK