18.01.2015 01:06 - in: Tim S

    Pertemuan terakhir melawan Hellas Verona

    Share with:
    • 1
    • 3
    • 2
    Sebuah sundulan dari Luca Toni dan gol penyeimbang di perpanjangan waktu dari Juanito Gomez membuat tuan rumah mampu membalas dua gol Carlos Tevez di babak pertama dan akhirnya laga berakhir imbang 2-2 di Stadion Bentegodi pada bulan Februari 2014.

    Disokong oleh kemenangan dalam Derby’d’Italia atas Inter di Turin pada pekan sebelumnya, Juventus yang memuncaki klasemen tiba di Verona pada Minggu sore yang cerah di bulan Februari 2014, sementara tim Hellas – kembali ke liga utama setelah 11 tahun absen – membuktikan diri sebagai lawan yang berat.

    Sementara Bianconeri berupaya meneruskan laju mereka untuk meraih kemenangan ketiga secara beruntun, anak asuh Andrea Mandorlini saat itu sedang tampil bagus-bagusnya di Serie A selama setengah musim sebelumnya dan mencoba mempertahankan performa di tahun baru.

    Si Nyonya Tua memulai laga seperti kereta api dan mampu menciptakan peluang tembakan ke arah gawang pertama setelah laga berjalan 120 detik di Stadion Marc’Antonio Bentegodi. Pencetak gol terbanyak Juve, Carlos Tevez, menerima tendangan bebas jitu Andrea Pirlo namun sundulannya mampu ditepis Rafael ke atas mistar gawang.

    Namun, tidak butuh waktu lama bagi Bianconeri untuk unggul, ketika Kwadwo Asamoah merangsek masuk menggiring bola melewati pemain-pemain belakang Hellas, sebelum kemudian melepaskan tendangan terukur yang dapat ditangkis Rafael hingga bola jatuh ke kaki Tevez yang kemudian dengan santai menjebloskan bola ke gawang di menit keempat.

     

    Setelah terus-terusan ditekan Juventus yang nampaknya telah mampu mengatasi serangan-serangan balik, Verona justru semakin tertinggal 2-0 di menit ke-21 setelah Paul Pogba mengirim umpan ke arah Tevez yang berlari masuk hingga L’Apache tanpa kesalahan mengarahkan bola melewati selangkang kaki Rafael dan masuk ke gawang.

     

    Dengan keunggulan yang nampak nyaman, tim tamu menjalani babak kedua dengan percaya diri, sembari menyadari bahwa sebuah gol di awal babak kedua dapat menyelesaikan tugas mereka secara penuh.

    Namun bukannya mengunci kemenangan dan menguasai laga atas lawan mereka, justru Verona-lah yang menembakkan semua peluru. Dan hal itu terbayar ketika sosok yang tak asing bagi para supporter tim tamu memperkecil ketinggalan di menit ke-52.

    Gelandang Juventus saat ini, Romulo, mengirimkan bola mati dimana mantan punggawa Bianconeri, Luca Toni, menyambut dan menyundul bola melewati Gigi Buffon untuk merubah skor menjadi 2-1.

     

    Juventus merespon dengan menggantikan Fernando Llorente dengan Dani Osvaldo saat laga berjalan satu jam. Mantan striker Roma itu tampil pertama kalinya berbaju hitam-putih sejak bergabung dari Southamptom dengan status pinjaman di jendela transfer bulan Januari.

    Masuknya Osvaldo langsung menghasilkan peluang ketika ia menyambut umpan lambung cantik spektakuler Andrea Pirlo, melepaskan tendangan menukiknya ke arah Rafael namun upaya sangat baiknya itu hanya melenceng dari gawang.

    Dengan 10 menit lagi tersisa, Buffon harus waspada untuk bisa mengamankan dengan luar biasa upaya Toni dari bahaya setelah terjadinya tendangan bola mati dari Verona.

    Di ujung lapangan lain, Arturo Vidal hampir saja memastikan tiga poin bagi tim tamu dalam sebuah serangan balik, namun tendangan kerasnya melambung ke atas mistar gawang Rafael saat waktu laga hampir berakhir.

    Namun segera setelah gagalnya usaha pemain Chile itu, pemain pengganti Verona, Juanito Gomez, menjadi pahlawan setelah menerima umpan akurat Romulo lain dan mengarahkan bola ke gawang Gigi di waktu tambahan babak kedua.

     

    Meski hasil laga membuat Si Nyonya Tua kehilangan dua poin, hasil laga Roma dengan skor kacamata melawan rival Derby della Capitale-nya, Lazio, menempatkan Juventus tetap unggul sembilan poin di musim kompetisi tertinggi Liga Italia itu.

     

    Pasca laga, Tevez – yang mencetak dua gol pertamanya selama berbaju hitam-putih di Bentegodi – adalah satu-satunya pemain yang menyampaikan komentar pasca-laga di pinggir lapangan.

    Dan L’Apache memuji dukungan penuh para supporter Bianconeri di musim pertamanya bersama tim juara bertahan.

    Tevez: “Saya terharu dengan dukungan para fans Juventus dan saya selalu berusaha membuat mereka semua gembira akan penampilan saya di atas lapangan.”

     

    Cuplikan-cuplikan pertandingan di Verona itu bisa disaksikan di sini:

     

     

     

    Share with:
    • 1
    • 3
    • 2
    Information on the use of cookies
    This website uses cookies and, in some cases, third-party cookies for marketing purposes and to provide services in line with your preferences.
    If you want to know more about our cookie policy click here.
    By clicking OK, or closing this banner, or browsing the website you agree to our use of cookies in accordance with our cookie policy.
    OK