27.09.2014 11:05 - in: Tim S

      Profil Atalanta

      Share with:
      • 1
      • 3
      • 2
      Didirikan pada 1907, Nerazzurri menjadi tim dengan performa yang solid sejak kembalinya mereka di kompetisi teratas sepakbola Italia pada 2010.

      Klub

      Atalanta (secara resmi bernama Atalanta Bergamasca Calcio) berasal dari kota yang tidak jauh dari Turin yaitu di Lombardy, dan mengenakan sergam berwarna biru-hitam, serta bermarkas di Stadio Atleti Azzurri d’Italia.

      Sebanyak 52 musim yang telah mereka habiskan di Serie A merupakan yang terbanyak dari klub lain di kota yang bahkan bukan ibukota regional, angka yang menjadi dasar julukan lain mereka “Regina delle Provinciali” (Sang Ratu dari Provinsi).

      Didirikan pada 1907 oleh sekelompok siswa sekolah Liceo, para pemuda ini menamai klub mereka dengan nama dewi pemburu dari mitologi Yunani.

      Kompetisi liga pertama mereka ikuti pada 1914/15 yaotu Lombardy Championship, dan usai restrukturisasi sepakbola Italia, mereka kemudian masuk ke Serie B.

      Setelah menjalani tujuh musim beruntun di Serie B, Nerazzurri meraih promosi bersejarah mereka ke Serie A pada 1937, namun kembali ke Serie B lagi tahun berikutnya.

      Atalanta kemudian menjalani 10 musim di Serie A mulai 1940 dan seterusnya, perjalanan terlama mereka di Serie A hingga saat ini. Termasuk juga posisi tertinggi yang mereka raih di akhir musim: posisi lima pada 1948. Dan pada tahun tersebut juga, Giuseppe Casari dan Giacomo Mari menjadi pemain Atalanta pertama yang dipanggil oleh tim nasional.

      Awal 1960 klub membawa pemain internasional yang cukup penting seperti Bengt Gustavvson, yang tergabung dalam tim nasional Swedia saat dikalahkan Brazil dengan Pele nya pada final Piala Dunia 1958, dan pemain baru tersebut membantu Atalanta meraih satu-satunya kesuksesan terbesar mereka: Coppa Italia tahun 1963.

      Kemudian serangkaian promosi dan relegasi berkali-kali dialami oleh klub, sebuah periode sulit yang semakin diperparah dengan wafatnya Daniele Turani, presiden klub yang memberikan kesuksesan di tahun-tahun terakhir mereka. Poin terendah pun dicapai Atalanta pada 1981, bermain di Serie C1.

      Namun musim 1987/88 menjadi momen bersejarah lainnya saat Nerazzurri, klub dari kota kecil, menikmati perjalanan luar biasa di Piala Winners, dimana petualangan mereka di kompetisi Eropa berakhir di babak semi final.

      Menjadi pemimpin klasemen Serie B musim 2010/11 berkat performa dari mantan pemain Bianconero Federico Peluso dan bintang saat ini Simone Padoin, Atalanta mengamankan promosi ke Serie A mereka untuk yang ke-12 kalinya.

      Musim lalu Nerazzurri finis di posisi 11 dimana mereka hanya terpisah delapan poin dari jatah Liga Eropa.

       

      Stadion

      Atalanta bermain di Stadio Atleti Azzurri d’Italia, stadion berbentuk oval dengan kapasitas 26,542 suporter yang juga berbagi dengan klub Lega Pro, Albinoleffe.

      Disaat stadion tersebut diresmikan pada 1928, terdapat kolam renang dan lapangan tenis di ujung masing-masing curva, serta  lintasan lari yang kemudian dihilangkan pada 1983.

      Bendera biru-hitam raksasa yang disebut “Bandierù” menutupi seluruh Curva Nord pada beberapa laga-laga penting.

       

      Tim Saat Ini

      Kapten klub Gianpaolo Bellini menghabiskan seluruh karirnya bersama Nerazzurri usai merangkak naik dari Akademi Klub yang cukup memiliki reputasi tersebut dan menjalani debut tim seniornya pada 1998. Sepanjang 16 musim bersama klub, pemain berusia 34 tahun ini telah melakukan 400 penampilan. Sebuah hal yang langka diantara beberapa rekan profesional lainnya, Bellini, yang dapat bermain sebagai bek tengah atau bek sayap kiri, adalah salah satu dari “one club men” yang tersisa di Serie A.

      Kiper berusia 22 tahun Marco Sportiello telah mengukuhkan dirinya sendiri sebagai kiper nomor satu klub setelah menjalani debut bersama Atalanta pada Desember 2013. Setelah menjalani 30 laga bersama Carpi di musim 2012/13, Sportiello mulai mengklaim posisinya sebagai kiper nomor satu klub usai bermain di Coppa Italia melawan Sassuolo, dan menjalani laga Serie A pertamanya pada 12 Januari 2014 melawan Catania. Pemain muda ini juga telah bermain di empat laga pertama klubnya musim ini.

      Dijuluki “Il Professore” (sang profesor) karena visi bermainnya dan sering disamakan dengan bintang Juventus Andrea Pirlo, Luca Cigarini selalu menjaga jantung lapangan tengah Atalanta. Dikenal dengan pemberi assist paling produktif, pemain berusia 28 tahun ini dibesarkan oleh akademi Parma sebelum mencoba peruntungannya bersama Napoli dan raksasa Eropa Sevilla di Spanyol.

      Mantan pemain sayap Bianconeri Marcelo Estigarribia juga akan memberikan ancaman  melalu sisi kanan Nerazzurri. Pemain berusia 27 tahun asal Paraguay ini sering memberikan umpan silang yang memanjakan dan memiliki kemampuan mengolah bola dan melewati para penjaganya. Gol jarang dibuat oleh pria yang pernah menghabiskan satu musim bersama Juventus pada 2011/12, namun saat ini telah mencetak satu gol saat timnya berhasil mengalahkan Cagliari 2-1.

      Gelandang serang bertubuh mungil Maximiliano Moralez mengenakan nomor punggung 10 di Atalanta. Bergabung dengan klub pada 2011, ia menjadi pemain bertubuh paling pendek di liga (1.60 m) namun telah mencetak 13 gol dan 13 assist dari 95 laga. Pemain berkebangsaan Argentina ini merupakan spesialis bola mati dan sering memberikan bola dari sudut sempit,

      Ancaman terbesar bagi benteng pertahanan lawan adalah German Denis. Penyerang asal Argentina ini telah mencetak 48 gol bagi Aralanta di seluruh kompetisi sejak bergabung dari Udinese secara bebas transfer pada 2012 dan menjadi pencetak gol terbanyak klub dalam tiga tahun terakhir. Pemain berusia 33 tahun ini memang belum dapat mencetak gol pada musim ini namun sudah tidak sabar untuk melakukannya melawan sang juara bertahan.

       

      Aktivitas Transfer

      Pemain berpengalaman di Serie A Giuseppe Biava tiba dengan status pemain pinjaman selama satu musim. Setelah menikmati kesuksesan di Palermo dan Lazio (dimana Ia memenangkan Coppa Italia pada 2013), pemain berusia 37 tahun ini akan menambah kekayaan pengalaman dari barisan pertahanan Nerazzurri yang musim lalu kebobolan hingga 51 kali.

      Bek tengah Nicolò Cherubin dikontrak selama dua musim sebagai pemain pinjaman dari klub Serie B Bologna. Pemain berusia 28 tahun ini telah menjadi andalan di barisan pertahanan tim asal Emilia tersebut setelah menjalani dua musim bersama Citadella di Lege Pro Prima Divisione.

      Bek kiri Boukary Dramé tiba dari rival Serie A Chievo usai menikmati tiga musim di Verona. Pemain Senegal berusia 29 tahun ini mengisi barisan pertahanan Atalanta dan membantu tim untuk tidak kebobolan pada laga pembuka musim ini melawan Hellas. 

      Bintang muda Bianconeri Leonardo Spinazzola, Valerio Rosseti dan Richmond Boakye juga akan menjalani Serie A musim 2014/15 di Bergamo setelah menandatangani kesepakatan peminjaman selama satu musim. Trio muda ini berharap untuk dapat menunjukkan bakat mereka saat berada di Atalanta.

      Rolando Bianchi tiba di Stadio Atleti Azzurri d’Italia dalam status peminjaman dari Bologna. Penyerang berusia 31 tahun ini menghiasi karir profesionalnya dengan malang melintang di berbagai klub, diawali dari Atalanta sebelum kemudian pindah ke Cagliari dan Reggina (dimana ia membuat namanya mulai dikenal). Satu musim yang kurang sukses di Manchester City membawanya ke Torino dimana ia membangkitkan kembali performanya dengan mencatatkan namanya di posisi 10 pencetak gol terbanyak klub sepanjang masa dengan 77 gol.

      Keluar dari klub, pemain muda Rumania berbakat Constantin Nica akan menjalani musim 2014/15 di Cesena sebagai pemain pinjaman. Bek kanan berusia 21 tahun ini telah memulai debut internasionalnya pada Agustus 2013.

      Bek veteran Mario Yepes tiba dari Rossonori dengan status bebas transfer musim lalu, bergabung dengan klub Argentina San Lorenzo usai bermain impresif di Piala Dunia bersama Kolombia.

      Terakhir, Giacomo Bonaventura bergabung dengan Milan dalam transfer permanen. Gelandang serang berusia 25 tahun ini telah mencetak 19 gol dalam 99 penampilannya bersama Atalanta selama enam musim, dan bergabung dengan tim asuhan Filippo Inzaghi pada saat-saat terakhir jendela transfer musim panas akan ditutup.

       

      Pelatih

      Atalanta diarsiteki oleh salah satu pelatih yang dihormati Stefano Colantuono, mantan bek tengah yang saat ini menjalani periode keduanya sebagai pelatih Atalanta.

      Ia bermain di Italia sebagai bek, juga memenangkan Indoor Futsal Scudetto bersama BNL Roma di pertengahan hingga ujung karirnya, Ia kemudian mengakhirinya saat berada di Sambenedettasi di Marche.

      Dan disanalah, saat Ia masih menjadi pemain, dua pemecatan pelatih secara beruntun dan cepat, memberikannya kesempatan untuk memulai karir kepelatihannya.

      Ia memenangkan sembilan laga saat ia mengambil alih kepelatihan pada akhir 2001/02, sebelum akhirnya Catania hadir untuk menawarkan posisi kepadanya.

      Usai menghabiskan tahun berikutnya di Perugia, Colantuono pertama kali melatih Atalanta pada 2005, memimpin mereka memenangkan Serie B pada musim perdananya, dan posisi 7 di Serie A musim berikutnya.

      Kesuksesan membawanya ke Palermo dan Torino, namun ia bergabung kembali dengan Nerazzurri pada 2010 dan membawa mereka kembali ke Serie A setelah turun ke Serie B saat Ia meninggalkan Atalanta di saat pertama.

      Selain berakhir di babak 16 besar Coppa Italia, Colantuono juga memimpin Atalanta berakhir di posisi 11 musim lalu dan berusaha untuk memperoleh hasil yang lebih baik di musim 2014/15.

       

      Share with:
      • 1
      • 3
      • 2
      Information on the use of cookies
      This website uses cookies and, in some cases, third-party cookies for marketing purposes and to provide services in line with your preferences.
      If you want to know more about our cookie policy click here.
      By clicking OK, or closing this banner, or browsing the website you agree to our use of cookies in accordance with our cookie policy.
      OK