01.11.2014 18:00 - in: Tim S

    Profil Empoli

    Share with:
    • 1
    • 3
    • 2
    Didirikan pada 1920, Azzurri mengakhiri enam tahun diluar kasta teratas sepak bola Italia setelah menjadi runner up Serie B musim lalu

    Klub

    Didirikan pada 1920, Empoli memainkan laga resmi pertama mereka sebagai klub sepak bola profesional satu tahun setelah mereka bergabung dengan divisi amatir Terza Categoria Toscana.

    Setelah menjalani awal yang cukup tenang di divisi terbawah liga Italia, mereka membuat lonjakan ke Serie B pada 1948 namun kembali degradasi dua musim kemudian.

    Tiga puluh tiga tahun berlalu sebelum mereka kembali ke divisi kedua liga Italia sepanjang 1980an, dan pada 1986 tim asal kota kecil ini membuat kejutan dengan promosi ke Serie A.

    Empoli menjalani laga kandang pertama mereka di Florence dan memenangkan laga perdana mereka di Serie A 1-0 atas Inter namun mereka kemudian mengalami penurunan dengan hanya meraih 20 poin sepanjang musim. Dibantu dengan pengurangan poin Udinese sebanyak sembilan poin, mereka berhasil bertahan dengan hanya 13 gol dicetak dalam 30 laga.

    Mereka akhirnya terdegradasi setahun kemudian, meskipun terdapat perbaikan performa klub tidak dapat menyelamatkan diri mereka dengan terdegradasi ke divisi ketiga liga Italia pada 1989.

    Perlu hingga tahun 1996 bagi tim asal Tuscan tersebut untuk kembali ke Serie B dan mereka memperoleh promosi kembali ke Serie A setahun kemudian dan mengakhiri penantian lama mereka ke divisi teratas sepak bola Italia.

    Di bawah kepelatihan mantan pemain Luciano Spalletti, mereka berhasil mencapai posisi 12 di musim pertama mereka kembali ke Serie A namun kembali terdegradasi pada 1999. Setelah menghabiskan tiga musim di Serie B dan bersamaan dengan itu, klub pun mulai dikenal dengan kemampuannya mendidik talenta muda yang berbakat luar biasa.

    Dijuluki Azzurri karena seragam biru muda yang mereka kenakan, Empoli kembali menikmati promosi ke Serie A pada 2002 dan 2005. Setelah musim 2006/07 yang luar biasa, mereka lolos kualifikasi Piala UEFA dan memperkuat skuad mereka dengan meminjam bintang muda Juventus saat itu: Sebastian Giovinco, Claudio Marchisio serta lulusan akademi Bianconeri lainnya Rej Volpato.

    Musim yang mengecewakan di Eropa kemudian diikuti dengan kembali degradasi ke Serie B pada 2008, dimana mereka bertahan di sana hingga musim lalu.

    Klub mengakhiri enam musim mereka absen di Serie A dengan berakhir sebagai runner up dari Palermo pada kompetisi Serie B musim lalu.

     

    Stadion

    Stadion Carlo Castellani telah menjadi kandang Empoli sejak peresmiannya pada 1965 dan berlokasi di Viale delle Olimpiadi.

    Dengan total kapasitas sebanyak 19,847 penonton, stadion ini merupakan tempat multiguna yang dibentuk dengan dua tribun dan dua curva, dan seringnya digunakan untuk pertandingan sepak bola maupun atletik.

    Arena ini didedikasikan untuk Carlo Castellani, mantan pesepakbola dari tim lokal Montelupo Fiorentino, yang meninggal di usia muda usai dideportasi ke kamp konsentrasi Mauthausen pada 1944. Ia memegang rekor pencetak gol terbanyak klub selama 60 tahun hingga Francesco Tavano mengambil alih rekor tersebut pada 2012.

     

    Aktivitas Transfer

    Kiper berusia 23 tahun Luigi Sepe tiba ke Stadio Carlo Castellani dengan status pinjaman dari Napoli selama satu musim. Mantan pemain Italia U-19 ini menjalani debut Serie A nya pada Januari 2009 bagi Partenopei saat kalah 2-1 dari Fiorentina dan akan berusaha menembus tim utama Empoli serta menjadikan dirinya sebagai pilihan reguler dari tim.

    Kapten Italia U-21 Matteo Bianchetti bergabung dengan Empoli dengan status pinjaman dari Hellas Verona selama musim 2014/15. Bek tengah ini, yang menjalani empat musim di akademi Inter, telah diberikan seragam dengan nomor punggung 22 namun belum menjalani laga bersama tim utama the Azzurri.

    Bek Romano Perticone telah berkelana antara Serie A dan Serie B semenjak menjalani debut profesionalnya bersama Milan sekitar 10 musim lalu. Pemain berusia 28 tahun ini, yang ditransfer dari Novara, berusaha untuk mengembalikan karirnya di Empoli setelah selalu dipinjamkan ke berbagai klub dalam beberapa tahun.

    Pemain serba guna asal Uruguay Matias Vecino dipinjamkan oleh Fiorentina selama satu musim. Mampu bermain di lapangan tengah maupun dalam peran ‘nomor 10’ di belakang para penyerang, pemain berusia 23 tahun ini telah nyaman bermain di lapangan tengah. Vecino sering menjatuhkan lawannya dan melakukan tendangan dari jarak jauh.

    Gelandang muda yang dimiliki Inter Diego Laxalt menghabiskan musim lalu bersama Bologna di Serie A. Terkenal dengan kekuatannya untuk menahan lawan dari bola, ia juga sangat cepat dan mampu bermain di berbagai posisi.

    Penyerang Rodrigo Aguirre menjadi pemain ketiga asal Uruguay yang direkrut musim panas ini, setelah dipinjam selama satu musim dari Udinese. Pemain berusia 20 tahun ini terkenal saat bermain bersama Liverpool FC di Montevideo Uruguay, mencetak 17 gol bagi klub tersebut selama tiga musim.

     

    Pemain saat ini

    Kapten Davide Moro telah menjadi andalan di klub sejak bergabung dengan sektor muda pada tahun 1999. Di awal, Ia dipinjamkan untuk pengembangan, gelandang tengah itu kini telah membuat lebih dari 300 penampilan untuk Empoli dan memiliki gelar Serie B.

    Kiper Davide Bassi berada di tim Azzurri yang menahan Juventus 0-0 dikandang pada pertemuan terakhir kedua tim di Serie A. Kiper berusia 29 tahun itu adalah bagian dari skuad sepak bola Italia di Olimpiade 2008 dan juga menjalani musim dengan saingan sekota Torino selama musim 2010/11.

    Pemain pinjaman dari Juventus, Daniele Rugani terus menerima pujian untuk kinerja baik nya di jantung lini pertahanan Empoli. Bek berusia 20-tahun, yang bergabung dengan Bianconeri pada tahun 2012 namun telah menghabiskan dua musim terakhir dengan dipinjamkan ke Azzurri, telah berkembang dan memiliki ketegasan di kakinya.

    Pemain veteran Massimo Maccarone sekarang dalam musim kedua dengan Empoli pernah menjadi berita utama di klub pada bulan Maret 2002 ketika ia menjadi pemain pertama Serie B dalam 20 tahun yang akan dipilih untuk tim nasional Italia. Pemain berusia 35-tahun itu menghabiskan lima musim dengan Middlesbrough di Liga Premier, memenangkan Piala Liga, dan juga mencetak dua gol kemenangan di menit terakhir di final Piala UEFA 2006.

    Penyerang Francesco Tavano menjadi idola Azzurri. Dia telah mencetak lebih dari seratus gol untuk Empoli dan terus memimpin tim dan menyebabkan masalah bagi pemain belakang lawan pada usianya yang sudah 35 tahun. Tavano dikenal karena kecepatan kakinya dan bakat untuk berada di tempat yang tepat pada waktu yang tepat. Ia juga memenangkan gelar Coppa Italia selama dipinjamkan dengan Roma pada tahun 2007. 

    Pemain berusia dua puluh tiga tahun Manuel Pucciarelli telah memulai musim ini dengan baik dan akan menjadi ancaman bagi pertahanan Juventus pada Sabtu malam. Mampu bermain baik sebagai striker kedua atau gelandang serang, ia sudah menciptakan tiga gol  dan sangat jauh dari egois sehingga telah menciptakan lima peluang untuk rekan satu timnya musim ini.

     

    Pelatih

    Maurizio Sarri memulai karir kepelatihan di sepakbola Italia pada tahun 1990 setelah tidak pernah bermain pada tingkat profesional.

    Manajer berusia 55 tahun tersebut awalnya memulai karir di Tuscan termasuk Stia, Faellese, Cavriglia, Antella, Valdema dan Tegoleto dalam masa selama satu dekade yang membuatnya mendapatkan keberhasilan kecil di tingkat amatir.

    Sansovino menjadi pilihannya pada tahun 2000 sebelum ia pindah ke Sangiovannese tiga tahun kemudian, mendapatkan promosi ke Serie C1 pada musim pertamanya.

    Pada tahun 2005 dia ditunjuk untuk melatih di Serie B bersama Pescara tapi setelah hanya mampu membawa mereka berada di papan tengah musim pertama, ia bergabung dengan Arezzo setahun kemudian.

    Sarri kemudian melintasi beberapa klub Serie B dan Serie C1 termasuk Avellino, Verona, Perugia dan Grossetto sebelum menjadi pelatih kepala Lega Pro Prima Divisione klub Alessandria pada tahun 2010.

    Dia pindah sekali lagi musim berikutnya dan hanya berlangsung empat bulan di Sorrento sebelum dipecat pada Desember 2011, meskipun Campania menikmati Lega Pro Prima Divisione dengan berhasil di posisi keempat.

    Kerugian Sorrento adalah keuntungan Empoli, dan Sarri sekarang dalam musim ketiganya  dengan tim asal Tuscan setelah mengambil alih tim dari Alfredo Aglietti pada awal musim 2012/13.

    Dia mengarahkan Azzurri finish di posisi keempat di Serie B selama tahun pertama yang kemudian melakukan laga final playoff promosi dengan Livorno, kalah agregat 2-1.

    Itu tidak menghalangi Sarri, timnya menghilangkan kenangan buruk akhir musim sebelumnya dengan mendapatkan promosi kembali ke Serie A untuk pertama kalinya dalam enam tahun.

    Empoli saat ini duduk di posisi 17 di liga setelah memulai musim 2014/15 ini dengan satu kemenangan, empat imbang dan empat kekalahan. Kemenangan mereka datang di kandang melawan Palermo, yang mereka kalahkan 3-0 pada awal Oktober.

     

    Share with:
    • 1
    • 3
    • 2
    Information on the use of cookies
    This website uses cookies and, in some cases, third-party cookies for marketing purposes and to provide services in line with your preferences.
    If you want to know more about our cookie policy click here.
    By clicking OK, or closing this banner, or browsing the website you agree to our use of cookies in accordance with our cookie policy.
    OK