06.01.2015 08:30 - in: Tim S

    Profil Inter

    Share with:
    • 1
    • 3
    • 2
    Nerazzurri berbagi kandang di San Siro dengan saingan sekota mereka Milan, lalu terakhir kali memenangkan gelar Serie A pada tahun 2010 dan sekarang dilatih oleh Roberto Mancini

    Klub

    Internazionale didirikan ketika sekelompok orang Swiss yang tidak senang dengan dominasi Italia di Milan Cricket dan Football Club memutuskan untuk memisahkan diri dan membentuk klub sendiri dengan penerimaan yang lebih besar dari pemain internasional.

    Setelah memenangkan gelar Scudetto pada tahun 1910 dan 1920, Inter dipaksa kerjasama selama era fasis dan berganti nama menjadi Societa Sportiva Ambrosiana. Namun, pada akhir Perang Dunia II, ia kembali muncul dengan nama FC Internazionale Milano dan melanjutkan untuk meraih gelar liga secara beruntun pada tahun 1953 dan 1954.

    Kedatangan Helenio Herrera pada tahun 1960, bersamaan dengan pengenalan 'sweeper' defensif yang ditemukannya, memicu era keemasan di mana tim yang sekarang dikenal sebagai "Grande Inter" memenangkan Piala Eropa berturut-turut pada tahun 1964 dan 1965. 

    Meskipun memecahkan rekor transfer dunia untuk menandatangkan Ronaldo dan Christian Vieri, tahun 1990-an adalah masa sulit, satu-satunya dekade dalam sejarah klub di mana mereka tidak memenangkan satupun gelar liga.

    Tapi Roberto Mancini mengawali kebangkitan tim, membimbing Nerazzurri ke tangga sukses kejayaan di Serie A.

    Itu adalah prestasi besar, namun ia masih dikalahkan oleh keberhasilan yang luar biasa dari pelatih yang menggantikannya, Jose Mourinho. Selain memberikan gelar Scudetto keempat secara berturut-turut, pada 2009/10 tim Inter asuhannya menjadi tim Italia pertama yang pernah memenangkan treble.

    Klub telah melalui sedikit fase suram setelah manajer asal Portugis tersebut meninggalkan Inter setelah musim yang berjaya. Enam manajer telah datang dan pergi untuk mencoba dan mendapatkan Inter kembali ke masa kejayaan mereka di tahun 2000-an, tetapi sejauh ini belum ada yang mampu melakukannya.

    Musim lalu merka finis kelima dan Inter mendapatkan satu tempat di play-off Europa League 2014/15  tetapi itu berarti mereka mengakhiri musim dengan selisih 42 poin di belakang rival Derby d'Italia dan sang juara Juventus.

    Selama sejarah terkenal mereka, Nerazzurri telah mengklaim 18 gelar Serie A, tujuh piala Coppa Italia, lima Piala Super, tiga Liga Champions, tiga Piala UEFA, dua Piala Intercontinental dan satu FIFA Club World Cup.

     

    Stadion

    Inter berbagi penggunaan stadion berkapasitas  80.018 kursi, Stadio Giuseppe Meazza, lebih dikenal sebagai San Siro bagi AC Milan. Mengikuti gaya stadion di Inggris - dengan sepakbola sebagai tujuan tunggal dan karena itu tidak ada lintasan lari - telah dibuat untuk suasana yang tak terlupakan.

    Stadion ini diresmikan pada 19 September 1926 dengan Milan derby menghasilkan hujan gol, Inter menang dengan skor 6-3. Pada saat itu, stadion dimiliki oleh AC Milan, namun Inter kemudian menjadi penyewa bersama pada tahun 1947.

    San Siro telah menyelenggarakan tiga final Liga Champions, terakhir pada tahun 2001, dan baru-baru ini ditunjuk kembali sebagai tempat pagelaran final tahun depan.

    Lapangan ini juga pernah digunakan tim rugby Italia, saat pertandingan melawan Selandia Baru pada tahun 2009 dan sebuah rekor dengan 80.000 pendukung ternyata menonton mereka beraksi.

     

    Tim saat ini 

    Pemain belakang Andrea Ranocchia menjadi pengganti dari legenda  klub Javier Zanetti sebagai kapten Nerazzurri setelah pemain asal Argentina mengakhiri karirnya musim panas lalu. Pemain Internasional Italia berusia 26 tahun sekarang menjalani musim keempatnya dengan tim yang berbasis di Milan dan telah membuat lebih dari seratus penampilan. Diberkati dengan kemampuan duel udara, ia adalah favorit para penggemar di San Siro. 

    Namanya muncul dalam ajang Oscar del Calcio Serie A dalam dua tahun yaitu pada musim 2010/11 dan 2012/13, penjaga gawang Slovenia Samir Handanovic adalah pemain kunci dari tim Inter saat ini. Bermain 74 kali untuk negara asalnya, pemain berusia 30 tahun ini terkenal pintar dalam membaca tendangan penalti lawan dan sampai November 2014 telah menyelamatkan setidaknya enam tendangan penalti.

    Pemain serbaguna Yuto Nagatomo bergabung dengan Inter dari Cesena pada Januari 2011 dan sekarang menjabat sebagai wakil kapten untuk Nerazzurri. Biasanya ditempatkan di bek kiri, pemain berusia 28 tahun adalah seorang yang mengandalkan kecepatan dan sering mengalahkan lawan dengan mudah. Menjadi juara AFC Cup Asia 2011 di bawah kendali mantan bos Bianconeri Alberto Zaccheroni, pemain internasional Jepang ini juga mewakili negaranya dua Piala Dunia FIFA 2010 dan 2014.

    Bakat menarik Mateo Kovacic pasti akan menjadi bintang besar di masa depan dan sudah mulai menunjukkan sinarnya di San Siro sejak tiba dari Dinamo Zagreb pada bulan Januari 2013. Dengan nomor 10 di punggungnya, pemuda Kroasia berusia 20 tahun adalah playmaker yang menyediakan permainan kreatif dan menyerang serta berada tepat di belakang striker. Para pemain belakang Juventus harus waspada terhadap pemain ini karena ia bisa membuktikan menjadi faktor kunci Inter pada laga Selasa malam.

    Pemain berusia dua puluh sembilan tahun, Anderson Hernanes de Carvalho Viana Lima, umumnya dikenal sebagai Hernanes, adalah pemain Brasil yang mahir memainkan bola dengan kedua kakinya. Ia terkenal sebagai sedikit dari spesialis bola mati, gelandang yang didatangkan dari Lazio ini juga memiliki tendangan jarak jauh yang spektakuler sebagai senjatanya. Hernanes bisa bermain di berbagai posisi di tengah yang bisa menyoroti kualitas nya.

    Mantan striker Sampdoria Mauro Icardi adalah tipe penyerang klasik yang memiliki bakat untuk mencetak gol. Sering terlihat di tempat yang tepat pada waktu yang tepat, pemain berusia 21 tahun telah mencatatkan delapan gol untuk namanya musim ini - kurang dari satu golnya untuk seluruh musim 2013/14. Penyerang mungil Argentina ini memiliki masa depan yang sangat cerah di masa depan.

    Biasanya dipandang sebagai sumber gol bagi timnya, Rodrigo Palacio telah gagal untuk kembali menemukan performa bintangnya seperti musim lalu dan baru menciptakan satu gol bersih musim ini di Serie A sampai sejauh ini. Penyerang 32 tahun memulai karirnya di Italia dengan Genoa pada tahun 2009 sebelum memutuskan pindah ke Inter tiga tahun kemudian. Bagian dari skuad Argentina yang menempati posisi runner-up atas Jerman di Piala Dunia musim panas lalu di Brazil, Palacio duduk sebagai pemain pengganti selama turnamen.


    Aktivitas transfer

    Penjaga gawang berusia tiga puluh satu tahun Tommaso Berni telah bergabung dengan status bebas transfer dari rival sekota Bianconeri, Torino, sebagai pelapis dari Handanovic dan Juan Pablo Carrizo. Penjaga gawang kelahiran Florence ini dalam karirnya sudah pernah bermain untuk tim Primavera Inter pada tahun 1999-2001.

    Bek Serbia Nemanja Vidic menambah banyak pengalaman ke barisan belakang Nerazzurri yang kebobolan 39 gol musim lalu. Pernah merasakan juara Premier League dan Liga Champions bersama Manchester United di tahun 2000-an, pemain berusia 33 tahun memberikan mentalitas pemenang untuk tim Inter yang terakhir kali mencicipi sukses di Coppa Italia pada tahun 2011.

    Bek kiri Jose Rodolfo Pires Ribeiro (Dodo) telah didatangkan dengan status pinjaman dari Roma. Bek berusia 22 tahun dibawa untuk melapis posisi Nagatamo dalam pertahanan dan sejauh ini ia telah membuat 16 penampilan pada musim ini.

    Gelandang yang sangat didambakan Yann M'Vila adalah karakter yang kuat, tokoh yang sentral di lini tengah. Terkenal karena pintar menjaga posisi dan ahli dalam merebut bola, pemain berusia 24-tahun yang kontraknya berakhir dengan klub Rusia, Rubin Kazan pindah ke Inter Juli lalu.

    Setelah menjadi perhatian sebagai salah satu pemain yang bermain fleksibel di Piala Dunia lalu, Gary Medel meninggalkan Divisi Championship di Inggris untuk bermain di divisi utama Italia setelah bermain baik dari turnamen di Brasil. Pemain asal Chili telah 34 kali tampil untuk Cardiff selama musim yang sulit di mana mereka terdegradasi tetapi Ia adalah salah satu pemain bintang mereka yang menonjol dan akhirnya pergi meninggalkan klub.

    Mantan bomber Juventus Dani Osvaldo meninggalkan Southampton untuk pindah ke Inter di musim panas ini dengan status pinjaman dan sudah mencatatkan lima gol atas namanya di liga sejauh ini. Dia menghabiskan paruh kedua musim lalu dengan Bianconeri, mencetak tiga gol di semua kompetisi, dan memenangkan gelar Serie A pertama nya.

    Rekrutan bulan Januari Lukas Podolski telah tiba dengan kesepakatan pinjaman hingga akhir musim dari klub Premier League, Arsenal. Pemain berusia 29 tahun ini memiliki kaki kiri yang mematikan dan sangat baik ditempatkan sebagai penyerang atau bermain senbagai sayap. Pemenang Piala Dunia bersama Jerman, Podolski akan berharap untuk memulai musimnya dengan baik setelah Ia sulit menemukan tempat di tim utama The Gunners.

    Setelah 19 tahun bermain bersama Nerazzurri di lapangan, Zanetti menggantung sepatu sebelum diangkat sebagai wakil presiden klub. Di tempat lain, Esteban Cambiasso - yang membuat lebih dari 400 penampilan untuk Inter - telah bergabung klub Inggris Leicester City dengan status bebas transfer.

    Dua pemain Argentina lainnya yang tampil hebat saat meraih treble bersama Inter pada tahun 2010, Walter Samuel dan Diego Milito, telah melanjutkan karir mereka masing-masing ke Basel dan Racing Avellaneda.


    Manajer

    Setelah hanya dapat digambarkan sebagai periode biasa-biasa saja selama empat tahun terakhir, Mancini menggantikan Mazzarri di kursi panas Inter pada bulan November 2014 untuk mencoba dan mendorong klub kembali menuju kejayaan mereka.

    Setelah pada awalnya memulai karir bermainnya dengan Bologna pada tahun 1981, ia kemudian ditransfer ke Sampdoria hanya 12 bulan kemudian dan menjalani karirnya selama 15 tahun dengan penuh kesuksesan. Mancini membentuk duet yang dinamis dengan legenda Juventus Gianluca Vialli dan memacu Blucerchiati pada kejayaan di liga pada tahun 1991, Ia juga memenangkan empat gelar Coppa Italia dan Piala Winners.

    Sebelum pergi ke Lazio dan kemudian Leicester City dengan status pinjaman jangka pendek, mantan striker kreatif ini muncul dalam kekalahan 1-0 Sampdoria atas Barcelona di final Piala Eropa 1992.

    Pelatih berusia 50 tahun ini mengawali masa kepelatihannya dengan Fiorentina pada tahun 2001 sebelum pindah ke Lazio hanya satu musim kemudian. Setelah memimpin Biancocelesti menjuarai Coppa Italia pada tahun 2004, ia kemudian mengambil alih Inter dan keberhasilan adalah yang terjadi.

    Mancini memberikan Nerazzurri gelar domestik perdana mereka sejak tahun 1989 dan ia juga membawa sepakbola menyerang disertai enam trofi lebih selama empat tahun.

    Setelah dibebas tugaskan pada tahun 2008, ia mengambil istirahat dari dunia kepelatihan sebelum ditunjuk sebagai manajer Manchester City. Di bawah bimbingannya, tim Premier League memenangkan gelar pertama mereka dalam 43 tahun (Piala FA) sebelum mengalahkan duo Manchester United / Chelsea dan dinobatkan sebagai juara liga pada tahun 2012.

    Setelah gagal untuk mempertahankan mahkota mereka, ia dipecat sebelum bergabung dengan Galatasaray di mana ia memenangkan liga musim 2013/14 sebelum meninggalkan klub.

    Dianggap sebagai spesialis Piala, Mancini memegang rekor berturut-turut di Coppa Italia dengan tampil di final periode 2004-2008, dengan Lazio sekali pada tahun 2004 dan Inter di masing-masing empat musim masa kerjanya.

    Sekarang dalam periode keduanya di San Siro, tim yang berbeda menanti 'Mancio' saat ia kembali ke Inter yang saat ini duduk di peringkat ke-11 dan sangat membutuhkan poin untuk memperbaiki posisi sehingga mereka setidaknya bisa menjamin kembali ke panggung Eropa untuk musim 2015 /16.

    Share with:
    • 1
    • 3
    • 2
    Information on the use of cookies
    This website uses cookies and, in some cases, third-party cookies for marketing purposes and to provide services in line with your preferences.
    If you want to know more about our cookie policy click here.
    By clicking OK, or closing this banner, or browsing the website you agree to our use of cookies in accordance with our cookie policy.
    OK