20.09.2014 00:26 - in: Tim S

      San Siro membara

      Share with:
      • 1
      • 3
      • 2
      Laga penuh gol seringkali terjadi ketika Bianconeri dan Milan saling bertempur, dan Juventus.com mengingatkan kembali beberapa laga terbaik antara Juventus dan Milan yang akan berlangsung akhir pekan ini.

      Milan dan Juventus sudah saling bertemu lebih dari seratus tahun dimana laga yang membosankan sangat langka terjadi.

      Laga pertama yang melibatkan kedua tim di Milan terjadi pada musim 1902/03 ketika Bianconeri berhasil menang dengan skor 2-0 melalui gol dari Umberto dan Malvano.

      Sejak saat itu, sebanyak 78 kali duel telah dimainkan di San Siro antara dua tim Italia yang paling banyak memperoleh gelar tersebut, dimana Milan telah memenangkan 27 laga, delapan laga lebih banyak dari Juventus yang baru 19 kali menang di San Siro. Jika dipasangkan dengan laga di Turin, maka jumlah gol yang dicetak sepertinya tidak bisa ditahan, dengan rasio rata-rata 2.70 gol dihasilkan per laga.

      Laga pertama dengan jumlah gol yang tinggi terjadi pada 1936, ketika hat-trick Felice Borel dan satu gol Guigliemo Gabetta mengakhiri laga tandang yang menegangkan tersebut dengan skor akhir 3-4.

      Pada tahun 1971, Old Lady kembali mengamuk di Milan dengan gol backheel Roberto Bettega yang memastikan kemenangan 4-1 untuk Bianconeri.

      Kemenangan 3-0 di tahun 1984 menjadikan San Siro sebagai arena berburu yang menyenangkan bagi Michel Platini, Paolo Rossi dan Beniamino Vignola saat tim asuhan Giovanni Trapattoni mengalahkan 10 orang pemain Milan yang saat itu dijaga oleh dua pemain bertahan terbaik dalam sejarah Serie A - Franco Baresi and Mauro Tassotti.

      Milan di era 90an merupakan tim terbaik dalam sejarah klub, mendominasi di tanah Italia serta Eropa. Namun ketika Juventus bertamu ke San Siro pada 1993, dibutuhkan performa spesial untuk meruntuhkan pertahanan juara bertahan asuhan Fabio Capello, dimana mereka sangat tidak mudah untuk ditundukkan.

      Marco Simone membuat tim tuan rumah memimpin enam menit setelah kick off namun penampilan penuh inspirasi dari Roberto Baggio, dimana Ia juga memberikan assist dari dua gol Andreas Moller selain mencatatkan namanya sendiri di papan skor, memastikan pasukan Giovanni Trapattoni menang 3-1 atas Rossoneri dan membawa pulang tiga poin dari Milan.

      Empat tahun kemudian, pada tahun 1997, Juventus asuhan Marcello Lippi mengakibatkan sebuah kekalahan terburuk bagi Milan di kandang mereka sendiri sepanjang sejarah, dengan membantai Milan 6-1 di San Siro. Vladimir Jugovic dan Christian Vieri masing-masing mencetak dua gol sementara Zinedine Zidane dan Nicola Amoruso menyumbangkan masing-masing satu gol dan menyebabkan jalan Old Lady menggapai gelar liga ke-24 mereka semakin mulus.

      Kunjungan terakhir Juventus ke Milan berakhir dengan skor 2-0 dimana gol dari Fernando Llorente dan  Carlos Tevez memberikan tiga poin penting yang memastikan Bianconeri semakin mendekati gelar Serie A ketiga beruntun mereka.

      Share with:
      • 1
      • 3
      • 2
      Information on the use of cookies
      This website uses cookies and, in some cases, third-party cookies for marketing purposes and to provide services in line with your preferences.
      If you want to know more about our cookie policy click here.
      By clicking OK, or closing this banner, or browsing the website you agree to our use of cookies in accordance with our cookie policy.
      OK