02.02.2015 17:24 - in: Tim S

      Semoga sukses, Seba!

      Share with:
      • 1
      • 3
      • 2
      Bianconero sejak kecil, Sebastian Giovinco, telah meninggalkan klub untuk memulai petualangan barunya di Kanada dengan tim MLS, FC Toronto

      Sebastian Giovinco hari ini mengakhiri waktunya di Turin dan meresmikan kepindahannya ke klub MLS yaitu FC Toronto.

      Lulusan akademi Bianconeri bersama Claudio Marchisio dan Paolo De Ceglie, Giovinco pertama kali menjadi perhatian fans pada Mei 2007, saat ia masuk dari bangku cadangan dan memberikan assist kepada David Trezeguet dalam debut Serie A melawan Bologna.

      Pengalaman bersama tim utama kemudian hadir bagi sang penyerang bersama rekannya Marchisio, dengan bergabung bersama Empoli pada musim 2007/08.

      Kembali ke Juventus pada musim berikutnya, Giovinco memberikan pertanda kepada para suporter bahwa hal hebat akan datang darinya ketika ia melesakkan gol dengan tendangan bebas, gol pertamanya dalam seragam hitam dan putih, untuk membawa tim tamu memenangkan laga 2-1 atas Lecce di Stadio Via Del Mare oada Desember 2008.

      Delapan belas bulan kemudian ia kembali meninggalkan klub, untuk bergabung dengan Parma dengan perjanjian kepemilikan bersama. Performa impresifnya di Stadio Tardini, dimana ia mencetak 23 gol dan 22 assist dalam 70 penampilan, membuat Bianconeri kembali memanggilnya pada musim panas 2012.

      Ia masuk ke dalam skuad juara bertahan dari Antonio Conte dengan ketenangan yang sempurna, membentuk pemahaman yang baik dengan cepat bersama Mirko Vucinic. Pasangan ini langsung memberikan hasil pada laga kedua musim tersebut, saat mengalahkan Udinese 4-1 di Friuli dimana Giovinco mencetak dua gol.

      Di Eropa, Giovinco membantu Juventus dalam perjalanan menuju perempat-final Liga Champions, dengan mencetak gol pada kemenangan atas Nordsjaelland (4-0) dan Chelsea (3-0).

      Kedatangan Carlos Teve dan Fernando Llorente pada musim panas berikutnya membuat waktu bermain baginya secara reguler menjadi sulit untuk diraih, namun ia selalu memberikan yang terbaik dan berkontribusi saat dipanggil.

      Penampilan terakhirnya, adalah saat ia menjadi pemain terbaik dalam laga Coppa Italia babak 16 besar ketika Bianconeri menghancurkan Hellas Verona dengan skor 6-1 pada 15 Januari di Juventus Stadium, yang benar-benar menjadi laga yang tepat untuk melepaskan pemain yang selalu membawa warna hitam dan putih di hatinya.

      Segenap keluarga besar Juventus Football Club mengucapkan terima kasih banyak atas semua usaha yang ia berikan dan mendoakan kesuksesan di petualangan barunya di Kanada.

       

      Galeri Foto

       

       

       

      Share with:
      • 1
      • 3
      • 2
      Information on the use of cookies
      This website uses cookies and, in some cases, third-party cookies for marketing purposes and to provide services in line with your preferences.
      If you want to know more about our cookie policy click here.
      By clicking OK, or closing this banner, or browsing the website you agree to our use of cookies in accordance with our cookie policy.
      OK