07.02.2015 08:59 - in: Tim S

      Statistik penting: #JuveMilan

      Share with:
      • 1
      • 3
      • 2
      Juventus.com menganalisa enam area menarik yang dapat memberikan andil penting terhadap duel antar tim raksasa pada hari Sabtu di Juventus Stadium

      Juventus dan Milan telah menjadi lawan terbaik sejak saling berseteru pada Campionato Federale di 1901, ketika Rossoneri mengalahkan Bianconeri 3-2 di Campo di Piazza d’Armi.

      Banyak hal yang telah berubah sepanjang 114 tahun yang terlewati setelah pertemuan pertama antara kedua tim namun mereka tetap membuat nadi berdenyut kencang kapanpun mereka saling bertempur dan Juventus v Milan selalu menjadi pertemuan dari kekuatan klasik yang berimbang.

      Diluar tujuh posisi dan 21 poin saat ini memisahkan keduanya di klasemen Serie A, buku panduan tidak akan berguna saat peluit pertama dibunyikan di Juventus Stadium.

      Dalam rangka menambah pengetahuan jelang laga akbar di Turin hari Sabtu ini, Juventus.com memberikan pandangan terhadap area krusial yang dapat menentukan hasil akhir:

      Kehilangan poin

      Mempertahankan keunggulan tampaknya menjadi isu penting bagi Milan, yang telah kehilangan 14 poin dari posisi yang seharusnya bisa menang pada musim ini. Hanya Udinese (16) dan Palermo (15) yang lebih banyak membiarkan keunggulan mereka harus terlepas dari genggaman.

      Saatnya Tevez beraksi kembali?

      Pemain berkebangsaan Argentina ini akan memanfaatkan kesempatan untuk dapat mencetak gol kembali melawan Rossoneri, setelah mencetak dua gol dalam tiga laga melawan Milan. Kedua gol ini – dengan penyelesaian hebat yang membuka kesuksesan pada 2013 dan 2014 – dicetak di San Siro.

      Saatnya untuk gol pertama di Juventus Stadium?

      Angkat kepalamu lebih tinggi!

      Milan adalah tim kedua yang paling banyak kebobolan melalui sundulan di Serie A – enam sepanjang musim ini, satu angka dibelakang Cesena (7).

      Apakah ini menjadi waktu yang tepat bagi kemampuan udara Fernando Llorente?

      Rasio konversi yang tinggi

      Pasukan Filippo Inzaghi memiliki rasio konversi yang kuat dari keseluruhan peluang yang tercipta, mencetak 31 gol dari 194 tembakan (16.1%). Angka ini kedua lebih baik dari Palermo, yang memiliki persentase 16.5.

      Sasaran tembak

      Semenjak tahun baru, Milan telah menerima tembakan ke arah gawangnya sebanyak 81 kali, kedua terbanyak di Serie A. Hanya Chievo yang menerima lebih banyak (86).

      Akankah Juventus, penendang paling sering musim ini (277), akan dapat mengambil keuntungan?

      Raja penalti

      Rossoneri memuncaki daftar teratas Serie A untuk penalti yang berhasil dikonversikan musim ini, dengan enam penalti. Juventus telah mencetak empat gol penalti dari empat hadiah penalti, yang terbagi rata antara Carlos Tevez dan Arturo Vidal.

       

      Share with:
      • 1
      • 3
      • 2
      Information on the use of cookies
      This website uses cookies and, in some cases, third-party cookies for marketing purposes and to provide services in line with your preferences.
      If you want to know more about our cookie policy click here.
      By clicking OK, or closing this banner, or browsing the website you agree to our use of cookies in accordance with our cookie policy.
      OK