18.04.2015 03:00 - in: Tim S

    Statistik vital: #JuveLazio

    Share with:
    • 1
    • 3
    • 2
    Enam hal yang dapat menjadi pertimbangan jelang laga Serie A hari Sabtu malam yang mempertemukan dua tim teratas Italia di Turin 

    Delapan kemenangan hingga saat ini

    Biancocelesti menuju laga malam ini dengan delapan kemenangan beruntun, rekor yang terakhir mereka catatkan pada April 2007. Kesuksesan lebih lanjut di Juventus Stadium akan menyamakan catatan rekor klub dengan sembilan kemenangan beruntun di Serie A, yang dicatatkan pad musim 98/99.

    Juventus akan berusaha bangkit ke jalur kemenangan segera setelah 20 laga tak terkalahkan mereka berakhir pada akhir pekan lalu saat kalah dari Parma.

    Kebangkitan di paruh musim kedua

    Paruh musim kedua yang sensasional bagi Lazio yang masuk ke dalam perebutan tempat di Liga Champions musim mendatang, dengan melewati Roma ke posisi kedua dengan 58 poin.

    Dalam periode ini mereka terbukti menjadi tim dengan serangan terbaik (25 gol) dan duduk sejajar dengan Juventus dalam pertahanan terbaik (enam gol kebobolan).

    Kalut di akhir

    Lazio adalah tim Serie A yang memiliki catatan terbaik dalam mencetak gol balasan di 15 menit terakhir tiap babak: 14 di akhir babak pertama dan 15 di menjelang laga berakhir.

    Pemain sayap

    Bianconeri harus waspada dengan umpan-umpan silang yang masuk ke dalam area pertahanan mereka, dimana Lazio memimpin rekor di Serie A dengan gol yang berasal dari sisi sayap: 14.

    Juventus dapat mengandalkan supremasi mereka dalam hal mencetak gol dari luar kotak penalti (17 gol), meskipun lawan mereka juga merupakan tim paling efisien kedua dalam gol jarak jauh (10).

    Spesialis bola mati

    Juventus dan Lazio adalah tim paling subur di Serie A dalam hal situasi bola mati. Tim tuan rumah unggul dalam tendangan bebas langsung (tiga), sementara tim tamu sejajar dengan Atalanta dengan lima gol dicetak melalui skenario tendangan bebas tidak langsung. 

    Pangeran area penalti

    Dua ahli di area penalti akan saling berhadapan malam ini: Carlos Tevez dan Miroslav Klose.

    Sang pemain Argentina adalah pencetak gol terbanyak Serie A saat ini dengan 17 gol, sementara pemain Jerman, yang saat ini berada di musim keempatnya dengan klub asal Roma tersebut, mencetak lima gol di enam penampilan terakhirnya di Serie A.

     

    Share with:
    • 1
    • 3
    • 2
    Information on the use of cookies
    This website uses cookies and, in some cases, third-party cookies for marketing purposes and to provide services in line with your preferences.
    If you want to know more about our cookie policy click here.
    By clicking OK, or closing this banner, or browsing the website you agree to our use of cookies in accordance with our cookie policy.
    OK