12.01.2015 08:55 - in: Tim S

    Tiga gol Juve hancurkan kutukan San Paolo dengan gemilang

    Share with:
    • 1
    • 3
    • 2
    Gol-gol dari Paul Pogba, Martin Caceres dan Arturo Vidal hasilkan kemenangan pertama Bianconeri di Napoli dalam 14 tahun terkahir, memberi mereka raihan tiga poin unggul di atas Roma di puncak klasemen Serie A.

    Tendangan fantastis khas Paul Pogba, tendangan dari jarak dekat dari Martin Caceres yang kembali turun berlaga dan aksi memukau Arturo Vidal di akhir waktu menghasilkan kesuksesan di tanah Napoli untuk pertama kalinya sejak tahun 2000 dengan kemenangan telak 3-1 atas Napoli dini hari tadi.

    Berusaha untuk melanjutkan sukses atas tim tamu setelah menjuarai Piala Super di bulan Desember lalu, Napoli dan seluruh pendukung tim tuan rumah di stadion San Paolo dikejutkan oleh tendangan voli ciamik Paul Pogba di menit ke-29.

    Tuan rumah menyamakan kedudukan di pertengahan babak kedua ketika Miguel Britos berhasil mengubah tendangan sudut menjadi gol, namun kenikmatan mereka itu tak bertahan lama ketika Caceres mengkonversi tendangan bebas melambung dari Andrea Pirlo menjadi gol beberapa  saat kemudian.

    Berada di bawah tekanan ketat Napoli di menit-menit akhir, Juventus terpaksa bertahan dan dalam sekali kesempatan menyerang balik, Vidal berhasil sarangkan gol di menit keempat tambahan waktu.

    Hasil ini membawa Bianconeri kembali ke jalur kemenangan dengan cara yang menjanjikan dan, setelah Roma bermain imbang dengan Lazio dalam laga Derby kota Roma kemarin, mengangkat Juve unggul tiga poin di atas penantang terdekat mereka itu di puncak klasemen Serie A.

    Diprediksi menjadi laga yang terbuka, dengan aksi jual-beli serangan sejak peluit pertama dibunyikan, kedua tim saling berusaha menguasai pertandingan, dimana permainan terpusat pada pertarungan di lini tengah.

    Meski Bianconeri nampak lebih mendominasi sejak menit ke-10, menggulirkan bola dengan nyaman, Napoli-lah yang mampu menciptakan peluang pertama ke arah gawang, meski dari situasi yang tak disengaja.

    Sodoran bola Marek Hamsik yang seharusnya diarahkan kepada Jose Callejon, malah mengarah kepada Jonathan de Guzman, yang dengan sekali sentuhan menembakkan bola melenceng ke atas mistar gawang ketika tim tamu sedikit lengah di awal laga.

    Namun aksi tanpa ampun tersaji ketika kesempatan tiba bagi Bianconeri untuk menguji Rafael, Pogba mengirim tendangan voli keras melewati penjaga gawang itu di menit ke-29 setelah menyambut bola muntah hasil tendangan Tevez yang terhalang pemain belakang Napoli.

    Ketika kebuntuan telah pecah oleh gol itu, armada Massimiliano Allegri mulai mengontrol permainan dengan lebih bebas dan hampir mengakhiri babak pertama dengan keunggulan dua gol, Caceres mengarahkan tendangannya tepat ke pelukan Rafael setelah merangsek masuk ke kotak penalti lawan dan menerima umpan terobosan Tevez di menit ke-43.

    Partenopei, yang hanya menderita sekali kekalahan dalam 14 penampilan terakhir mereka,  mencoba bangkit, turun setelah jeda dengan permainan yang lebih baik, melesatkan sepasang tendangan sudut di awal babak kedua dalam upaya mereka menambah tekanan kepada lini belakang tim tamu.

    Kehausan mereka akan gol, yang semakin bertambah menyusul masuknya pemain sayap handal Dries Mertens, menghasilkan gol penyeimbang di menit ke-64, Miguel Britos menerima tendangan sudut pemain pengganti itu dan melepaskan tendangan kaki kiri ke pojok bawah gawang Buffon.

    Akan tetapi, keunggulan permainan ini hanya bertahan beberapa menit, ketika Caceres merayakan kembalinya dirinya beraksi di tim utama berada di posisi dan waktu yang tepat untuk menghantar tendangan bebas Pirlo menjadi gol saat laga tersisa 20 menit lagi.

    Sementara terus berusaha maju mengincar gol penyeimbang, Gonzalo Higuain, momok bagi Bianconeri saat Piala Super lalu, hampir mencetak gol penyeimbang itu saat waktu normal laga tersisa sekitar 6 menit.

    Namun kesialan pemain Argentina itu berubah menjadi keberuntungan bagi Bianconeri, ketika sebuah serangan balik meyakinkan, melibatkan Tevez, Vidal, dan pemain pengganti Alvaro Morata, memudahkan pemain Chile itu mengontrol bola ke pinggir luar kotak penalti lawan sebelum kemudian melesakkan gol ketiganya dalam enam laga untuk memastikan kemenangan yang pantas didapat tim tamu.

     

    Galeri Foto

     

     

    Share with:
    • 1
    • 3
    • 2
    Information on the use of cookies
    This website uses cookies and, in some cases, third-party cookies for marketing purposes and to provide services in line with your preferences.
    If you want to know more about our cookie policy click here.
    By clicking OK, or closing this banner, or browsing the website you agree to our use of cookies in accordance with our cookie policy.
    OK