24.07.2015 14:00 - in: Kegiatan S

      #OnThisDay pada tahun 1994, kisah cinta Lippi dan Juve dimulai

      Share with:
      • 1
      • 3
      • 2
      Tepat 21 tahun yang lalu, kemenangan 6-1 atas Buochs menandai awal petualangan Marcelo Lippi bersama Bianconeri

      Pada hari ini di tahun 1994, salah satu manajer paling sukses Juventus sepanjang masa mengarungi pertandingan pertamanya bersama klub asal Turin.

      Dalam delapan tahun di bawah kendalinya, di dua periode terpisah, pelatih asal Tuscan memimpin Bianconeri meraih 13 piala, termasuk lima gelar liga, Liga Champions dan Piala Intercontinental.

      Kemenangan melawan tim asal Swiss, Buochs, melalui gol-gol yang dicetak oleh Didier Deschamps dengan dua gol, sementara Fabrizio Ravanelli, Gianluca Vialli, Alessio Tacchinardi dan Alessandro Del Piero masing-masing mencetak satu gol.

      Semua yang disebutkan di atas kemudian menjadi pilar andalan tim Lippi yang kemudian merajai tanah Italia dan Eropa di Pertengahan tahun sembilan puluhan.

      "Saya tradisionalis, tetapi ini tidak berarti bahwa saya memiliki gaya zaman batu. Yang paling penting dari semua, pelatih perlu membangun hubungan yang kuat dengan para pemainnya."

      Komentar pertamanya untuk Hurra Juventus setibanya pada bulan Juli 1994, pelatih kelahiran Viareggio sudah memberikan kedekatan hebat bagi beberapa anggota skuad yang kemudian akan menaklukkan semua ajang.

      Mengenai Deschamps, Lippi akan menggambarkan dia sebagai "gelandang klasik, fleksibel dan selalu pintar untuk membantu seluruh tim."

      Sang gelandang Prancis memang akan muncul sebagai roda penggerak penting dari tim arahan Lippi. Seorang pengatur poros lini tengah yang sangat fungsional tapi berkelas, yang akan memberikan perlindungan yang diperlukan oleh seorang manajer dalam pola yang sangat ofensif 4-3-3, dipelopori oleh Ravanelli, Vialli dan Roberto Baggio.

      Yang terakhir akan memberi jalan kepada bakat luar biasa Alessandro Del Piero, pemain yang memiliki kemampuan untuk bermain sebagai penghubung lini serang dalam era Lippi yang memainkan sepak bola elegan.

      "Saya tradisionalis, tetapi ini tidak berarti bahwa saya memiliki gaya zaman batu. Dengan cara yang sama, orang yang percaya hanya dalam zona marking bisa membuat serangan. Yang paling penting dari semua, pelatih perlu membangun hubungan yang kuat dengan para pemainnya."

      Keberhasilan Lippi adalah bukti bahwa kemenangan sering dapat ditemukan dalam melakukan hal-hal sederhana dengan benar. Membangun unit tim kolektif, menggabungkan dengan benar bakat individu yang luar biasa, adalah resep yang tepat untuk membawa kejayaan untuk Juventus.

      Share with:
      • 1
      • 3
      • 2
      Information on the use of cookies
      This website uses cookies and, in some cases, third-party cookies for marketing purposes and to provide services in line with your preferences.
      If you want to know more about our cookie policy click here.
      By clicking OK, or closing this banner, or browsing the website you agree to our use of cookies in accordance with our cookie policy.
      OK