06.11.2015 12:00 - in: Serie A S

      10 hal yang perlu diketahui tentang #EmpoliJuve

      Share with:
      • 1
      • 3
      • 2
      Karena Bianconeri akan bertandang ke Stadio Carlo Castellani hanya untuk kesepuluh kalinya pada hari Minggu ini, Juventus.com mengulas sepuluh fakta penting dan unik untuk diketahui tentang klub asal Tuscany itu.
      1) SANG PANGERAN... TUSCANY?

      Apakah itu Claudio Marchisio tanpa mengenakan seragam hitam-putih? 

      Benar, jangan ubah layar anda. Marchisio menghabiskan delapan dari sembilan musimnya sebagai pemain profesional, belum lagi keseluruhan karirnya di tim junior, sebagai seorang Bianconero tapi Empoli menjadi tim satu-satunya tempat Sang Pangeran Muda pernah bermain. 

      Claudio tampil sebanyak 26 kali untuk Empoli dengan status pinjaman selama semusim pada musim 2007/08 sebelum kembali pulang untuk terus berusaha mendapat tempat di susunan pemain utama Juve pada tahun berikutnya. Sisanya, seperti banyak orang katakan, adalah sejarah.

      2) KONEKSI BIANCONERO

      Namun Marchisio bukanlah satu-satunya alumni J-Academy yang dikirim ke klub Tuscany itu untuk menimba pengalaman sebab pemain tim nasional Liechtenstein Marcel Buchel sedang berada di sana.

       

      Sang gelandang kelahiran Austria itu, yang pernah tampil untuk Juve dalam hanya dua kesempatan di ajang Europa League musim 2010/11, mengumumkan kedatangannya di rumah barunya itu dengan sebuah gol cantik buah kaki kirinya saat kalah 3-1 dari Roma pada Oktober lalu. Itulah penampilan pertamanya di Serie A.

      Koneksi Bianconero lainnya tentu saja Daniele Rugani. Bek tengah elegan itu pernah menjadi pemain kunci Empoli tahun lalu, bermain di setiap menit, tepatnya 3.240 menit, di musim kompetisi 2014/15. 

      Namun, pemain muda itu belum jua tampil untuk Sang Nyonya Tua di Serie A kecuali saat ia masuk di menit-menit akhir laga yang berakhir dengan kemenangan 2-0 atas Sevilla.

      3) JANGAN BIARKAN MACCARONE MENCETAK GOL

      Kenapa? Azzurri tak penah kalah dalam satu pun laga Serie A ketika Massimo Maccarone mencetak gol, menang tujuh kali dan imbang empat kali.

      Faktanya, mantan striker Middlesbrough itu adalah satu dari dua pemain Empoli saat ini yang pernah mencetak gol ke gawang Bianconeri, pemain lainnya adalah pemain depan asal Georgia Levan Mchedlidze saat berseragam Palermo pada Oktober 2008. Tapi pasti anda sudah tahu itu.

      4) TEMPATKAN PEMAIN BESAR DI DEPAN

      Agenda latihan di Vinovo antara hari ini hingga Minggu nanti? Bola mati dan sepak pojok.

      Pada 11 laga pembuka di musim baru Serie A ini, tak ada tim yang kebobolan dari gol sundulan (enam gol) atau dari sepak pojok (empat gol) lebih dari anak asuh Giampaolo itu; berita bagus buat Mario Mandzukic, Giorgio Chiellini dan Leonardo Bonucci.

      Adapun eksekusi bola mati Bianconeri yang sukses hanyalah tiga tembakan penalti Paulo Dybala dan Paul Pogba di musim 2015/16 ini.

      5) SUPER SAPONARA

      Persoalan taktis penting kedua sebagai rujukan bagi staf kepelatihan Massimilano Allegri sekarang ini dan di akhir pekan ini adalah membatasi pengaruh playmaker Azzurri dan gelandang tangguh Riccardo Saponara.

      Kehilangan pemain kunci seperti Elseid Hysaj dan Mirko Valdifiori yang hijrah ke Napoli pada musim panas lalu, belum lagi Daniele Rugani di bagian tengah lini pertahanan, Saponara maju sebagai tumpuan Empoli musim ini, memainkan peran dengan persentasi 58% dari keseluruhan raihan gol timnya (empat gol dan tiga assist).

      Itu ditambah lagi dengan catatan terbanyak di timnya 28 kali upaya percobaan dan 32 dribble. Tak heran jika pada sore Minggu nanti akan banyak orang berseru “berikan bolanya kepada Ricky!”.

      6) CATATAN BURUK GIAMPAOLO MENGHADAPI BIANCONERI

      Meski ahli taktik tim Tuscany Marco Giampaolo telah menunjukkan harapan bagi anak asuhnya setelah ditinggalkan Maurizio Sarri dengan telah mengoleksi 14 poin, dari raihan sempurna 33 poin musim ini, pria 48 tahun itu memiliki catatan buruk saat bertemu Bianconeri.

      Alasannya adalah bahwa Giampaolo belum tak pernah sekali pun meraih hasil positif bila melawan Bianconeri sebagai seorang pelatih, kalah di tujuh laganya melawan Sang Nyonya Tua selama melatih Ascoli, Cagliari, Catania dan Siena.

      7) KUTUKAN JUVE BAGI EMPOLI

      Stadion Carlo Castellani berkapasitas 16.800 tempat duduk akan menjamu Juventus untuk kesepuluh kalinya sepanjang sejarah pada hari Minggu nanti dan stadion ini menjadi saksi dua kemenangan Empoli atas Bianconeri, keduanya dengan raihan satu gol pada September 1987 dan April 1999.

      Di samping dua kemenangan itu, Azzurri selalu takluk dari Juve, kalah 13 kali dan imbang tiga kali dalam 15 kali pertemuan antara kedua tim.

      Anda mungkin ingat pada lawatan terakhir Juve ke Tuscany saat menyaksikan aksi-aksi Alvaro Morata dan Andrea Pirlo hampir setahun yang lalu. 

      8) JANGAN TERGELINCIR SAAT UNGGUL!

      Ingatkah anda dengan pepatah lama bahwa anda biasanya lengah setelah baru mencetak gol?

      Meski hal itu tidak terlalu faktual, Empoli pada sudut pandang tertentu nampaknya akan setuju ungkapan itu karena hanya Hellas Verona yang tak pernah menang itu kehilangan lebih banyak poin padahal mendominasi penguasaan bola daripada  tim asal Tuscany sejauh ini di musim ini. 

      Bianconeri akan berusaha memusnahkan sebuah statistik buruk di Carlo Castellani nanti, dimana Juve telah tujuh kali kebobolan dari tembakan pertama lawan pada musim ini di seluruh kompetisi.

      9) JUVE HARUS MENCETAK GOL LEBIH AWAL

      Meski anak asuh Giampaolo selalu gagal mempertahankan keunggulan, mereka tak pernah kebobolan satu gol pun di 15 menit terakhir laga di musim ini; bukti, jika memang perlu, bahwa semua kesulitan di latihan pra-musim layak mereka coba.

      Juve di lain pihak tak pernah mencetak gol di 15 menit pertama sejauh ini di musim 2015/16.

      Waktu yang harus diwaspadai anak asuh Allegri mencetak gol adalah di awal babak kedua: Empoli telah menyarangkan 11 gol antara menit ke-45 sampai 65 musim ini.

      10) AGRESI AZZURRI

      Mungkin salah satu alasan di balik solid dan konsistennya penyelesaian Azzurri untuk diperhatikan sampai saat ini adalah fakta bahwa mereka seringkali menyulitkan lawan-lawan mereka dalam 75 menit pertandingan.

      230 pelanggaran yang dilakukan Empoli menempatkan mereka sebagai di puncak klasemen tim Serie-A yang melakukan jumlah pelanggaran.

      Share with:
      • 1
      • 3
      • 2
      Information on the use of cookies
      This website uses cookies and, in some cases, third-party cookies for marketing purposes and to provide services in line with your preferences.
      If you want to know more about our cookie policy click here.
      By clicking OK, or closing this banner, or browsing the website you agree to our use of cookies in accordance with our cookie policy.
      OK