23.11.2015 16:30 - in: Liga Champions S

      City di laga tandang

      Share with:
      • 1
      • 3
      • 2
      Perjalanan Manchester City ke Turin adalah laga tandang ke-10 di seluruh kompetisi sejauh musim ini. Juventus.com melihat ke sembilan laga sebelumnya
      AWAL YANG SEMPURNA

      Pasukan Manuel Pellegrini memulai musim mereka dengan awal yang sempurna dengan kemenangan-kemenangan di West Brom (3-0), Everton (2-0) dan Crystal Palace (1-0) termasuk dalam rentetan kemenangan lima laga di Agustus dan awal September.

      Yang pertama dari lima kemenangan tersebut, uji coba duet lini tengah dari Yaya Toure dan David Silva mengamuk di The Hawthorns.

      Kekuatan dan energi sang pemain asal Pantai Gading dikombinasikan dengan pergerakan dan operan-operan yang diciptakan oleh sang pemain Spanyol membuat kacau di kandang West Brom, dimana duet mematikan itu masing-masing mencetak satu gol untuk membuat City memimpin 2-0 setelah laga berjalan baru 24 menit, dan kemudian kapten Vincent Kompany menambah gol ketiga menjelang menit 60.

      Berikutnya adalah perjalanan ke Goodison Park, dimana gol-gol dari Aleksander Kolarov dan Samir Nasri membungkus tiga poin bagi Citizens. Meskipun ia tidak mencetak gol, laga tersebut memperlihatkan kebangkitan bagi rekrutan musim panas City Raheem Sterling, yang menciptakan peluang terhadap gol pembuka Kolarov dan memberikan ancaman konsisten bagi lini depan dengan kecepatannya.

      Kemenangan tandang ketiga mereka diperoleh dengan pertarungan yang berat, dimana Crystal Palace juga membuat awal musim yang kuat, dan kemenangan di menit akhir yang ditentukan oleh pemain remaja mereka Kelechi Iheanacho dibutuhkan untuk menggagalkan hasil imbang.

      PELAJARAN DI WHITE HART LANE

      City kembali mencetak gol yang banyak dalam satu laga ketika mereka mengalahkan Sunderland 4-1 dalam babak ketiga Piala Liga di Stadium of Light, namun laga tandang mereka selanjutnya di Liga Primer justru menjadi satu hal yang mengejutkan dan mungkin menjadi titik balik dari performa tandang mereka di liga musim ini.

      Laga akhir September melawan Tottenham tampaknya akan berjalan baik bagi tim tamu. Nyaman dengan penguasaan bola, operan-operan yang tepat, Kevin de Bruyne membuat klub barunya keunggulan yang layak di menit 25. Akan tetapi, gol penyeimbang Eric Dier mendekati waktu jeda memicu kebangkitan dari klub asal London tersebut, dimana tiga gol berikutnya di babak kedua membuat Spurs memenangkan laga dengan skor impresif 4-1 di White Hart Lane.

      Sejak kekalahan tersebut, City harus mengalami dua laga imbang tanpa gol dalam laga tandang mereka di Liga Primer, di Old Trafford dalam derby Manchester dan saat melawan Aston Villa.

      Hasil-hasil yang diraih berbanding terbalik dengan pembantaian-pembantaian terhadap Newcastle (6-1), Bournemouth (5-1) dan Crystal Palace di Piala Liga (5-1) yang kesemuanya diraih di Etihad Stadium.

      Sementara melawan United, kedua tim bermain dengan hati-hati agar tidak kalah dalam laga tersebut, dan hasil imbang 0-0 terakhir di Villa Park lebih kepada disiplin yang ditunjukkan oleh pasukan Remi Garde di laga pertama sang pria Perancis itu menangani Aston Villa dan peluang-peluang emas dari Sterling dan de Bruyne yang terbuang serta usaha Fernando yang membentur mistar gawang.

      PERJALANAN EROPA

      Perjalanan City di kompetisi Eropa, akan tetapi, sejauh ini lebih baik, dengan meraih poin maksima dan lima gol dicatatkan saat melawan Borussia Monchengladbach (2-1) dan Sevilla (3-1).

      Gladbach mungkin dapat menilai diri mereka sendiri kurang beruntung untuk tidak dapat mempertahankan keunggulan yang mereka raih terlebih dahulu di dua laga pertama dan kegagalan mencetak gol penalti sebelum menerima kekalahan dari pasukan Manuel Pellegrini yang berjuang membalikkan keadaan, sebagaimana gol penyama kedudukan dari Nicolas Otamendi dan gol penalti Sergio Aguero di menit 90 membantu tim mereka meraih kemenangan pertama Liga Champions di musim 2015/16.

      Kembalinya Vincent Kompany ke starting line-up memberikan penampilan bertahan yang lebih meyakinkan dalam kemenangan tandang ke Sevilla bulan ini, sementara di bagian lain, tim tamu mencetak tiga gol dalam 36 menit pertama.

      Gol-gol oleh Sterling, Fernandinho dan Wilfried Bony, yang terakhir mengembalikan keunggulan dua gol City usai gol hiburan yang dicetak Benoit Tremoulinas bagi tim Spanyol, membantu City memastikan kelolosan mereka ke fase gugur dengan dua laga grup tersisa – lebih cepat dari seluruh kampanye klub di Liga Champions sebelumnya.

      Laga tandang ketiga dan terakhir di Grup D menunjukkan mereka bertarung melawan Juventus yang juga mencari tempat mereka di babak 16 besar. The Citizens, akan tetapi, menuju laga untuk menjaga tempat teratas di klasemen grup, untuk menghindari pertemuan dengan tim elit Eropa lainnya di babak selanjutnya, setelah tersingkir di fase yang sama oleh Barcelona di empat musim sebelumnya.

      Share with:
      • 1
      • 3
      • 2
      Information on the use of cookies
      This website uses cookies and, in some cases, third-party cookies for marketing purposes and to provide services in line with your preferences.
      If you want to know more about our cookie policy click here.
      By clicking OK, or closing this banner, or browsing the website you agree to our use of cookies in accordance with our cookie policy.
      OK