25.08.2015 20:00 - in: Tim S

      Cuadrado, pencetak gol dan pemberi umpan

      Share with:
      • 1
      • 3
      • 2
      Sering terlihat berkeliaran ke kanan, pemain asal Kolombia menawarkan sebuah pertunjukkan kualitas dalam menyerang dan juga fleksibilitas untuk membuat hal positif dari posisi yang berbeda

      Setelah memulai karirnya sebagai bek kanan untuk tim asal Kolombia Independiente Medellin dan di Udinese, Juan Cuadrado pertama kali di dorong lebih ke ke depan saat ia memperkuat Lecce, di mana ia menjalani transformasi penting yang telah membuat permainannya semakin meningkat sejak saat itu.

      Perpindahan posisi dari barisan belakang untuk posisi yang lebih maju di Puglia, terutama sebagai bek sayap kanan dalam formasi 3-5-2, Cuadrado mampu mengambil keuntungan yang lebih besar dari kualitas yang tak diragukan lagi saat ia menyerang, mencetak gol pertamanya di Serie A ( tiga) selama satu musim dengan Giallorossi.

      Sebuah langkah besar kemudian dilakukannya untuk Fiorentina, di mana pemain asal Kolombia yang baru saja berkembang pada tahun sebelumnya dengan cepat menjadi pemain kunci dari pusat serangan tim asuhan Vincenzo Montella.

      Setelah musim debutnya di Tuscany yang mengesankan dengan catatan lima gol dan tujuh assist, pelatih Viola kemudian memilih untuk mendorong Cuadrado lebih jauh ke depan, menempatkannya di sisi kanan lini depan dalam formasi tiga penyerang.

      Langkah tersebut tergolong sukses besar, pemain berusia 27 tahun tersebut mencetak gol tiga kali lipat dari musim sebelumnya (15), sementara itu Ia juga sukses memberikan delapan assist pada musim 2013/14.

      Musim panas itu ia juga akan menjadi bintang untuk negaranya selama Piala Dunia di Brasil, Ia menorehkan empat assist dan juga mencatatkan namanya di papan skor dalam permainan Kolombia yang menghibur, permainan menyerang yang harus terhenti di babak perempat final turnamen.

       

      Cuadrado mengesankan dalam menyerang

      Juan Cuadrado mencatatkan statistik yang mengesankan selama tiga tahun terakhir di Italia

      Dalam tiga tahun di Fiorentina, ia memberikan rata-rata 2,5 assist per laga daripada gelandang lain di Serie A, menciptakan dua kali lipat jumlah peluang mencetak gol. Catatan pemain asal Kolombia untuk urusan memberikan assist di sepertiga akhir tidak diragukan lagi akan terdengar ke telinga Mario Mandzukic, Alvaro Morata, Fernando Llorente, Paulo Dybala dan Simone Zaza.

      Sementara ia juga memiliki fleksibilitas yang juga bisa membuatnya ditempatkan di sayap kiri atau sebagai penyerang bayangan, Cuadrado tahu bagaimana mengalahkan pemain lawan, Ia  berhasil menggiring bola melewati pengawalnya dengan cerdik - sesuatu yang ia tunjukkan juga saat memperkuat Chelsea selama satu tahun terakhir.

      Sangat penting, bagaimanapun juga, bagi Juventus membawa seseorang yang akan melengkapi mereka di lini serang dengan jaminan gol lebih banyak, sebagai pemain multi talenta maka Ia akan memperlihatkan untuk kembali meniru catatan mengesankan dari mencetak gol satu kali setiap empat pertandingan dari catatan musim terakhirnya yang sangat sukses di Italia.

      Share with:
      • 1
      • 3
      • 2
      Information on the use of cookies
      This website uses cookies and, in some cases, third-party cookies for marketing purposes and to provide services in line with your preferences.
      If you want to know more about our cookie policy click here.
      By clicking OK, or closing this banner, or browsing the website you agree to our use of cookies in accordance with our cookie policy.
      OK