17.12.2015 11:00 - in: Coppa Italia S

    Data laga Derby

    Share with:
    • 1
    • 3
    • 2
    Meski empat gol yang diborong Bianconeri Kamis dini hari lalu adalah angka yang sebenarnya, Juventus.com mengulas angka-angka dan statistik penting lainnya dari laga babak 16 besar Coppa Italia melawan Torino.

    Di malam yang nampaknya tak akan lebih baik lagi bagi para pemain, fans dan pelatih Juventus, jelas bukan suatu kejutan jika statistik dan angka-angka kunci yang diraih saat menjungkalkan Torino di ajang Coppa Italia berpihak pada kubu Bianconeri.

    Lebih penting lagi, kemenangan kedua dalam Derby della Mole dalam jangka dua bulan menghadirkan kelanjutan dari kebangkitan pasukan Massimiliano Allegri di pekan-pekan terkahir ini.

    Sejak kalah 1-0 dari Sassuolo Oktober lalu, sang juara bertahan menang tujuh dari delapan laga terakhir mereka di semua kompetisi, termasuk enam kemenangan beruntun di Serie A, rentetan kemenangan terpanjang di kasta tertinggi sepakbola Italia sejauh ini di musim ini.

    Bersamaan dengan itu, Bianconeri tak pernah kalah setiap kali Sami Khedira dan Claudio Marchisio memulai laga bersama-sama di lini tengah, menang empat kali dan imbang dua kali.

    Pemian lain yang mendapat keuntungan dari stabilnya kombinasi kedua pemain itu adalah tentu saja Paulo Dybala, yang tendangan melengkungnya di Juventus Stadium menjadi gol kesepuluhnya musim ini dan gol ketiga dari empat penampilan terakhir.

    Pemain lain rekrutan musim panas lalu yang baru-baru ini mencetak gol-gol adalah Simone Zaza, yang dua gol indahnya di kedua babak pada Kamis dini hari menjadi dua gol perdananya sejak Mei lalu saat masih bermain untuk Sassuolo. Dua gol itu menggenapkan koleksi golnya menjadi lima. Dua gol dalam derby berarti pemain depan itu kini meraih rata-rata satu gol setiap 91 menit pada musim ini.

    Melihat statistik pertandingan itu sendiri, jelas bahwa anak asuh Allegri jauh lebih baik pada malam itu dalam hal penguasaan bola dan cara mereka mengancam lini pertahanan Torino.

    Artinya adalah dominasi mereka di lapangan tengah, menghasilkan hampir tiga kali lipat jumlah operan (691 banding 277) dari yang dihasilkan tim tamu, sembari memenangkan 89% tekel sempurna.

    Tekanan konstan dan mengalirkan bola semacam itu di wilayah Torino memastikan Bianconeri tetap unggul dalam permainan sejak awal hingga akhir, khususnya dikeluarkannya Cristian Molinaro di babak kedua karena mendapat dua kartu kuning.

    Kontrol bola menjadi hal terpenting dalam sepakbola modern sehingga memudahkan pasukan Allegri menyerbu rival sekota mereka tanpa henti dari setiap sudut.

    Dengan hadirnya dua bek sayap Alex Sandro dan Stephan Lichtsteiner yang memberi kelebaran di kedua sayap, pasukan Allegri mampu mengalirkan permainan secara cepat dan mudah. Aliran serangan terfokus 33,7% dari sisi kiri, 36,8% dari kanan dan 29,5% dari tengah, area dimana gol cantik Dybala lahir sebagai gol ketiga tim tuan rumah.

    Akan tetapi, kata-kata terakhir harus dianugerahkan kepada Marchisio yang kontribusinya semalam mengilustrasikan dengan tepat mengapa timnya belum terkalahkan musim ini setiap kali dia turun sebagai basis lini tengah.

    Pengatur permainan kelahiran Turin itu melakukan 105 sentuhan bola, terbanyak di laga itu, 100% gocekan sempurna dan 97,1% umpan akurat, sekaligus menciptakan dua peluang mencetak gol di lini depan.

    Secara keseluruhan, sebuah penampilan yang sangat memuaskan dari para pemain berseragam hitam-putih.

    Share with:
    • 1
    • 3
    • 2
    Information on the use of cookies
    This website uses cookies and, in some cases, third-party cookies for marketing purposes and to provide services in line with your preferences.
    If you want to know more about our cookie policy click here.
    By clicking OK, or closing this banner, or browsing the website you agree to our use of cookies in accordance with our cookie policy.
    OK