05.12.2015 01:30 - in: Serie A S

    Dybala: "saya tidak berfikir dua kali sebelum menembak"

    Share with:
    • 1
    • 3
    • 2
    Pekan lainnya, gol penting lainnya untuk pemain depan Juventus Paolo Dybala. Berikut pernyataan pencetak gol terbanyak Bianconeri itu setelah timnya menang 2-0 atas Lazio Sabtu dini hari di Stadio Olimpico.

    Berperan penting bagi terciptanya gol pembuka, sebuah gol ia cetak sendiri menampilkan kualitas luar biasanya dan lagi-lagi penampilan yang tak kenal lelah; pantas kiranya dikatakan banyak hal positif buat Paolo Dybala pada Sabtu dini hari di Stadio Olimpico.

    Namun, dikatakan demikian karakter pemain muda Argentina itu, Dybala cepat menekankan dalam wawancara pasca-laga kepada kamera-kamera Sky bahwa petualangannya bersama Bianconeri baru saja dimulai.

    “Ketika baru tiba saya fikir saya akan bermain sebagai pemain depan tengah seperti saat masih di Palermo. Pelatih justru meminta saya beroperasi lebih sedikit ke dalam dan terlibat dalam permainan sebanyak mungkin.”

    “Saya selalu terlihat tampil tanpa memikirkan tekanan atau segala hal di luar pertandingan. Tujuan satu-satunya saya adalah berkontribusi untuk tim, melakukan yang terbaik dan belajar dari kesalahan-kesalahan. Yang ingin saya lakukan adalah memenangkan pertandingan-pertandingan sepakbola. Saya sangat bahagia di sini, Juventus membantu saya masuk ke tim nasional Argentina. Untuk itu, saya tidak bisa meminta lebih banyak lagi.”

    Di lain pihak, para fans Juventus tak dapat meminta lebih banyak dari striker baru mereka dalam pekan-pekan ini, yang tendangan setengah voli kaki kirinya adalah gol kedelapannya musim ini di semua kompetisi sejak bergabung dari Palermo musim panas lalu, meski ia mengaku bahwa sentuhan pertamanya untuk mencetak gol tersebut tidak sepenuhnya ia niatkan.

    “Sebenarnya saya ingin melakukan sentuhan pertama yang lebih baik! Bola memantul ke atas, menyentuh lutut saya dan kemudian terposisi sempurna untuk saya tembakkan. Ketika ada peluang, saya tidak berfikir dua kali untuk melepas tembakan.”

    Mungkin hal paling positif untuk diambil dari enam kemenangan beruntun Juve tak hanya kontribusi penting Dybala di lini serang tapi juga kompaknya kemitraan sang pemain Argentina dengan sesama penyerang Mario Mandzukic, yang operannya diterima Dybala tanpa terkawal di pinggir kotak penalti Lazio beberapa saat sebelum hadir tembakan kerasnya itu.

    “Kami semakin saling mengerti satu sama lain di setiap pertandingan dan saya mulai belajar kemana dan kapan ia ingin bola diarahkan. Kemampuan fisik Mario sangat krusial, ia membuat bingung pemain-pemain bertahan dan menyeret mereka ke posisi yang bagus buat saya untuk menyerang ruang-ruang kosong yang mereka tinggalkan.”

    “Saya bekerja keras untuk terus berkembang sepanjang waktu dan dengan dukungan rekan-rekan setim dan pelatih, tugas itu bagi saya menjadi semakin mudah.”

    Share with:
    • 1
    • 3
    • 2
    Information on the use of cookies
    This website uses cookies and, in some cases, third-party cookies for marketing purposes and to provide services in line with your preferences.
    If you want to know more about our cookie policy click here.
    By clicking OK, or closing this banner, or browsing the website you agree to our use of cookies in accordance with our cookie policy.
    OK