16.10.2015 17:30 - in: Kegiatan S

      J-Village resmi diumumkan

      Share with:
      • 1
      • 3
      • 2
      CEO Juventus Aldo Mazzia mengungkapkan rencana pembangunan fasilitas multi-fungsi Bianconeri yang baru dalam sebuah konferensi pers, secara detail menyampaikan aspek-aspek utama proyek tersebut.

      Sebenarnya, proyek untuk membangun kembali dan memodernisasi area Continassa telah diluncurkan di Juventus Stadium. Dalam bahasa Kepala Pejabat Keuangan Aldo Mazzia, ini adalah “langkah logis selanjutnya”.

      Pagi ini, CEO Bianconeri Aldo Mazzia mengungkapkan rencana-rencana untuk J-Village dalam sebuah konferensi pers di ruang Klub Gianni dan Umberto Agnelli di stadion klub yang bernilai seni itu: sebuah wilayah yang telah menerima 3,9 juta suporter dalam jangka waktu empat tahun.

      “Regenerasi dan pembangunan area Continassa mewakili evolusi logis dari proyek stadion ini.” 

      Aldo Mazzia 16/10/2015

      Sebagaimana dijelaskan Mazzia, pembukaan pusat aktivitas baru bersama dengan Juventus Stadium, yang disebut-sebut sebagai “sebuah langkah besar ke depan” dalam sejarah Juventus, akan membangun kembali bangunan yang tak lagi digunakan, sembari melindungi investasi yang telah dibuat dalam lima tahun terakhir (155 Juta Euro).

      Proyek ini akan mengkonsentrasikan seluruh kegiatan klub dalam satu kawasan tunggal dan memberikan sumbangsih kepada kota Turin baik dalam hal investasi (sekitar 100 Juta Euro) maupun penyediaan lapangan-lapangan pekerjaan baru.

      Sang CEO memetakan tahapan kunci proyek ini sejak studi bangunan yang dilakukan pada Januari 2012 adalah penyerahan hak lahan seluas 147.000 meter persegi kepada J-Village Fund (termasuk 34.830 meter persegi hal membangun).

      hari terungkap bahwa markas baru Juventus dapat dibangun dalam bentuk rehabilitasi bangunan yang dulunya adalah rumah petani Continassa. Pekerjaan konstruksi terhadap bangunan tersebut bertujuan untuk memastikan keselamatan dan kelangsungan pembangunannya yang telah dimulai sejak Agustus lalu.

      “Stadion ini telah menjadi contoh bagi kota-kota lain dan tim-tim di Italia”, komentar Stefano Lo Russo, Menteri Perencanaan Kota di dewan kota Turin, pagi ini.

      “Kami melihat proyek kedua ini sebagai sebuah pencapaian besar, sebuah hasil dari kolaborasi yang sangat baik antara para aktor utama di balik proses ini. Hubungan positif antara Juventus dan Kota Turin telah menghasilkan sebuah proyek yang akan memberi kehidupan baru di wilayah di kota ini. Pusat kegiatan ini akan menjadi salah satu denyut jantung kota Turin dan tujuan pariwisata menarik bagi mereka yang mengunjungi ibukota Piedmont ini.”

      Pidatonya dilanjutkan dengan pembacaan sebuah surat dari Walikota Fassino, yang menekankan bahwa, berkat J-Village, “para penduduk di pinggiran kota diberikan warna hidup yang baru dan akan menjadi salah satu kebanggaan kota kita. Berinvestasi di Turin dan wilayah sekitarnya adalah sebuah pesan yang sangat positif dan sebuah kesempatan bagi setiap orang.”

      Albero Bollea kemudian mendapat giliran berbicara. CEO Accademian SGR S.p.A., sebuah perusahaan simpan-pinjam di bawah Banca del Sempione S.A, itu lebih menerangkan bagaimana proyek ini dibiayai secara rapi.

      “Pembiayaan proyek real estate ini melibatkan sejumlah investor, yakni Juventus (yang memiliki area Continassa dan hak-haknya) dan bank-bank – Unicredit (50%) dan UbiBanca (50%) dengan jumlah total investasi 64,5 Juta Euro.”

      Bollea juga menyebut jangka waktu pekerjaan konstruksi, menekankan bahwa pengerjaan proyek ini “bisa menghormati tenggat waktunya”.

      Konstruksi Pusat Pelatihan Juventus – yang sedianya mulai beroperasi pada musim panas 2017 – dan pekerjaan untuk memperbaiki bekas rumah petani itu dimulai pada September 2015. Di awal 2017 pembangunan infrastruktur kota dan concept store, yang akan dimulai pada bulan Maret 2016,  akan memasuki tahap akhir, sementara J-Hotel, sekolah dan kantor-kantor klub Bianconeri akan selesai pada musim panas 2017.

      Konferensi Pers kemudain benar-benar semakin hangat, ketika Aldo Mazzia menyebutkan bayangan-bayangan masa depan J-Village.

      Presentasi ini dimulai dengan sebuah pandangan terhadap fasilitas pelatihan tim utama (JTC), yang juga akan mengakomodasi tim kedua. Proyek ini akan menghabiskan 34% wilayah total yang digarap dan akan menyediakan empat lapangan latihan, salah satunya akan dibuat artifisial. J-Hotel akan dibangun di sebelahnya, sebuah taman seluas 5.000 meter persegi yang dikelilingi oleh hotel dengan 155 kamar yang berfungsi sebagai markas permanen Juventus. Klub akan menggunakan 32 kamar, sebuah restoran, fasilitas-fasilitas konferensi dan sebuah area bersantai bagi para pemain dan staf kepelatihan. Kamar-kamar lain hanya akan dibedakan dalam hal ukuran dan akan digunakan oleh para pengunjung stadion, museum, kantor-kantor klub (perjalanan bisnis) dan lokasinya terhubung dengan Palace of Venaroa, sebuah situs pariwisata yang sangat populer.

      J-Village juga akan dilengkapi dengan sebuah sekolah internasional (ISE) dengan kurikulum ala Anglo-Saxon. Institusi ini akan mengakomodasi lebih dari 600 pelajar dan dijalankan oleh Sekolah Internasional Eropa, organisasi yang saat ini menjalankan Juventus College di Vinovo untuk tahun keduanya.

      Concept Store akan menjadi tambahan penting lannya bagi proyek yang diumumkan pagi ini. Bangunan tersebut ditujukan kepada para anak muda dan seluruh keluarga dan juga menyajikan area hiburan terbuka, sebuah restoran dan sebuah pusat oleh-oleh dengan perkiraan jumlah pengunjung 750.000 orang per-tahunnya.

      Pembangunan J-Medical sudah berjalan. Diperkirakan akan dibuka pada Januari 2016 dan ini bukan bagian dari proyek J-Village tapi berdiri di salah satu area yang bersebelahan dengan museum. J-Medical adalah sebuah fasilitas yang didesain sebagai pusat pengobatan dan rehabilitasu olahraga yang dibuat khusus untuk tim utama dan akademi pemain muda dan dibuka pula untuk pasien-pasien umum.

      Akhirnya, CEO Bianconeri meluncurkan rencana-rencana pekerjaan infrastruktur perkotaan yang akan menemani proyek ini (termasuk sebuah jalan penghubung baru antara Corso Gaetano Scirea ke Via Traves) dan fasilitas pembangkit tenaga listrik Bosch/Iren yang akan menyuplai seluruh komplek-komplek bangunan.

      Ia menutup konferensi pers dengan berterima kasih kepada semua pihak yang terlibat dalam proyek ini, berterima kasih kepada siapa saja yang akan mewujudkan J-Village menjadi nyata.

      Share with:
      • 1
      • 3
      • 2
      Information on the use of cookies
      This website uses cookies and, in some cases, third-party cookies for marketing purposes and to provide services in line with your preferences.
      If you want to know more about our cookie policy click here.
      By clicking OK, or closing this banner, or browsing the website you agree to our use of cookies in accordance with our cookie policy.
      OK