13.12.2015 23:30 - in: Serie A S

    Juve melawan balik untuk kalahkan Fiorentina

    Share with:
    • 1
    • 3
    • 2
    Gol-gol oleh Juan Cuadrado, Mario Mandzukic dan Paulo Dybala melengkapi kebangkitan impresif Bianconeri saat melawan Fiorentina pada Minggu malam di Juventus Stadium

    Kesempatan terbuka untuk mempersempit jarak dengan pimpinan klasemen malam ini dan Bianconeri berada di sana untuk menjawabnya. Sempat tertinggal di awal, gol-gol dari Juan Cuadrado, Mario Mandzukic dan Paulo Dybala memperlihatkan bangkit kembali dengan cara luar biasa untuk mencatatkan kemenanga kelima di Serie A atas Fiorentina di Juventus Stadium dan naik ke posisi keempat di klasemen Serie A.

    Awal yang eksplosif dari pertandingan memperlihatkan tim tamu memperoleh keunggulan terlebih dulu di menit ketiga ketika Josip Ilicic mengkonversikan penalti keenamnya musim ini ketika Giorgio Chiellini dinyatakan telah menjatuhkan Federico Bernardeschi di kotak penalti.

    Akan tetapi Bianconeri tidak tertinggal cukup lama, ketika Cuadrado mencetak gol penyeimbang atas mantan klubnya melalui sundulan memanfaatkan umpan silang Patrice Evra beberapa menit kemudian.

    Dybala memaksa kiper lawan Ciprian Tatarusanu melakukan beberapa penyelamatan di 20 menit selanjutnya, namun peluang bagi kedua tim untuk mengambil keunggulan di babak pertama hanya sedikit dan babak pertama harus berakhir seimbang.

    Peluang-peluang untuk mencari keunggulan menjadi lebih sedikit di babak kedua, namun gol-gol dari Mandzukic dan Dybala di 12 menit terakhir pada akhirnya menentukan laga menjadi milik tuan rumah, yang merayakan kemenangan ke-71 di Serie A melawan Viola, yang juga mengangkat mereka ke posisi keempat di klasemen dengan enam poin di belakang pimpinan sementara Inter.

    Fiorentina memasuki laga sebagai tim pencetak gol terbanyak-gabungan di Serie A, dengan enam dari 30 gol mereka lahir dari titik penalti dan mereka menjadikannya tujuh di awal laga saat Chiellini menjatuhkan Bernardeschi di kotak penalti di menit ketiga. Setelah berkonsultasi dengan hakim garis gawang, wasit Daniele Orsato menghadiahkan tendangan penalti dan Ilicic tanpa kesalahan menaklukkan Gigi Buffon.

    Hanya tiga menit kemudian, akan tetapi, kekecewaaan dari kebobolan di awal akhirnya hilang, saat serangan yang dibangun dengan rapi di sisi kiri memperlihatkan Evra melepaskan umpan silang mematikan untuk Cuadrado yang kemudian menyundulnya dengan kuat melewati Tatarusanu untuk menyeimbangkan kedudukan.

    Gol yang melecutkan semangat Bianconeri untuk keluar dari tekanan, dimana Dybala hampir saja membuat keunggulan bagi timnya di menit 14, namun Tatarusanu membuat penyelamatan ringan untuk menghentikan tembakan terarah pemain Argentina tersebut.

    Kiper Rumania tersebut menjadi lebih waspada terhadap percobaan Dybala selanjutnya sepuluh menit kemudian, sang penyerang melepaskan tembakan melewati beberapa pemain untuk membuat penyelamatan cerdas dari lini pertahanan terakhir Fiorentina.

    Pasukan Paulo Sousa memainkan laga dengan penguasaan bola tinggi yang menggambarkan dengan jelas musim mereka (menikmati 59.9% penguasaan bola sebelum jeda), namun mereka tidak mampu menerobos lini belakang Juventus untuk menyulitkan Gigi Buffon hingga akhir babak pertama.

    Dan sesungguhnya, adalah tim tuan rumah yang memberikan ancaman lebih besar di depan, sebagaimana Viola harus waspada dengan sejumlah umpan silang yang dilepaskan oleh pemberi assist Evra.

    Meskipun demikian, peluang-peluang bersih untuk memperoleh keunggulan datang menjelang jeda, saat Paul Pogba dan Leonardo Bonucci melepaskan tendangan jarak jauh yang masih melebar. Sebaliknya Fiorentina, memasuki jeda dengan hanya melakukan satu tembakan mengarah target.

    Babak kedua berjalan dengan pola yang sama, dengan tim tamu menekan melalui permainan umpan mereka yang rapi dan Bianconeri, sekali lagi, memiliki peluang mencetak gol yang lebih baik.

    Mendekati menit 60, Dybala memanfaatkan satu bola dari Evra ke dalam kotak penalti seelum tendangannya menyamping tipis di gawang Tatarusanu.

    Sebagaimana Juve mulai memaksa tim tamu mundur bertahan, Mandzukic melompat tinggi untuk menyambut tendangan bebas Dybala di menit 70, namun sundulannya masih belum menemui target.

    Akan tetapi, sepuluh menit kemudian, penyerang Kroasia tersebut akhirnya bersuka cita, setelah menunjukkan segala kualitas pembunuhnya yang membuatnya mencetak gol keempatnya dalam enam laga terakhir.

    Pergerakan dimulai ketika Pogba mengirimkan umpan terobosan yang pas ke Dybala. Tatarusanu berhasil menahan tembakan La Joya, namun Mandzukic tiba dengan cepat untuk menyamar bola liar dan menyarangkannya ke gawang kiper Viola tersebut.

    Kiper Viola itu melakukan penyelamatan yang baik untuk menggagalkan sundulan Stefano Sturaro satu menit kemudian, saat tim tuan rumah menekan dengan menggebu-gebu untuk gol ketiga malam itu.

    Dan itulah yang sungguh-sungguh terjadi di menit kedua tambahan waktu, saat Dybala menutup penampilan pribadi lainnya yang cerdas dengan melaju melewati barisan pertahanan Fiorentina dan melakukan penyelesaian yang klinis dengan menipu Tatarusanu dan membuat ribuan tifosi dalam balutan hitam dan putih bersorak.

    Kemenangan ini membuat Bianconeri bangkit ke posisi keempat dengan 30 poin, dua poin di belakang pasukan Sousa dan enam poin dari Inter di puncak klasemen Serie A.

    Share with:
    • 1
    • 3
    • 2
    Information on the use of cookies
    This website uses cookies and, in some cases, third-party cookies for marketing purposes and to provide services in line with your preferences.
    If you want to know more about our cookie policy click here.
    By clicking OK, or closing this banner, or browsing the website you agree to our use of cookies in accordance with our cookie policy.
    OK