25.09.2015 17:00 - in: Serie A S

      Lima kemenangan di San Paolo

      Share with:
      • 1
      • 3
      • 2
      Bianconeri bertekad untuk mengklaim kemenangan ke- 22 di Naples pada Sabtu malam, Juventus.com melihat kembali lima kemenangan mengesankan di kandang Partenopei 

      Perjalanan ke Naples secara tradisional selalu menyajikan pertemuan yang menarik dan kadang-kadang tercipta skor besar dengan total 166 gol dalam 69 pertandingan Serie A yang dimainkan di kandang Partenopei, yang sejak tahun 1959 telah menjadi San Paolo.

      Rekor Bianconeri dalam pertandingan di Naples mencatatkan 21 kemenangan, 26 hasil imbang dan 22 kekalahan, sehingga Sabtu ini merupakan kesempatan untuk menyamakan jumlah kemenangan dengan pasukan Maurizio Sarri. Grafik mencetak gol juga sangat menarik dan ketat, Nyonya Tua telah mencetak 81 gol sedangkan Napoli 85 gol.

      Juventus.com melihat lebih dekat pada lima dari kemenangan terbaik saat kedua tim terlibat pertarungan di San Paolo.

      NAPOLI 2-6 JUVENTUS, 15 DESEMBER 1974

      "Di.. Klub tenis San Paolo, Juventus mengalahkan Napoli 6-2." Ini adalah judul tabloid Hurra Juventus dari malam yang luar biasa di Campania.

      Apa yang membuat prestasi itu terasa mengesankan adalah bahwa tuan rumah tidak terkalahkan selama empat bulan pertama musim sampai pertandingan ini.

      Tiga gol dalam waktu 14 menit babak pertama, melalui dua gol Jose Altafini dan Oscar Damiani dibabak pertama, menempatkan Bianconeri unggul 3-0 dan dalam posisi yang sangat jumawa saat jeda istirahat.

      Dan tuan rumah menambahkan gol keempat hanya tujuh menit setelah rehat ketika Roberto Bettega dengan elegan mengecoh mantan Bek Juve Pietro Carmignani.

      Sergio Clerici membalaskan satu gol untuk Partenopei sebelum Franco Causio mengembalikan Nyonya Tua kembali unggul dengan selisih empat gol.

      Clerici mencatatkan namanya sekali lagi di papan skor pada menit ke-74 sebelum ia gagal memanfaatkan kesempatan emas untuk membuat skor menjadi 5-3 hanya 60 detik kemudian dari titik penalti.

      Gol keenam datang untuk tim tamu ketika tendangan bebas menemukan Fernando Viola di daerah penalti dan ia mengambil satu sentuhan sebelum melakukan sepakan rendah yang melewati Carmignani dengan lima menit waktu tersisa.

      NAPOLI 2-4 JUVENTUS, 1 APRIL 1989

      Juventus menang 4-2 di San Paolo pada April Mop 1989 mereka merobohkan lawan yang memiliki harapan untuk mengklaim Scudetto kedua dalam tiga musim.

      Tim tuan rumah mulai dengan permainan terbaik ketika Fernando De Napoli membuat mereka unggul dengan tendangan setengah voli saat waktu baru memasuki lima menit. Juventus, bagaimanapun, menyamakan kedudukan melalui Nicolò Napoli.

      Dan Renato Buso mencetak gol bagi tim tamu pada saat memasuki setengah jam untuk memastikan bahwa mereka memimpin 2-1 menuju jeda.

      Napoli mengembalikan keadaan berimbang hanya empat menit setelah rehat melalui penyerang asal Brasil Careca, pertandingan kembali hidup bagi tuan rumah.

      Bianconeri tampaknya tak tinggal diam, Buso mencetak gol kedua nya dalam pertandingan ini untuk menempatkan Juve unggul kembali. Kemudian, Partonopei terus menekan untuk menyamakan kedudukan, Juventus mengeksploitasi celah yang ditinggalkan pertahanan lawan untuk mendapatkan penalti di menit akhir, Marino Magrin sukses mengkonversi penalti tersebut menjadi gol untuk menutup kemenangan mengesankan melawan runner-up Serie A.

      NAPOLI 1-2 JUVENTUS, 9 NOVEMBER 1997

      Daniel Fonseca adalah pahlawan kemenangan dalam laga ini, sebagai pengganti babak kedua ia sukses mencetak gol kemenangan pada menit ke-87 di kandang klub yang pernah ia bela antara tahun 1992 dan 1994.

      Zinedine Zidane memberikan keunggulan bagi pasukan Marcello Lippi hanya tujuh menit pertandingan berjalan ketika ia dengan tenang mengecoh penjaga gawang GiuseppeTaglialatela.

      Tiga belas menit setelah rehat Claudio Bellucci menyamakan kedudukan bagi tuan rumah, kemudian Lippi membuat keputusan untuk memainkan Fonseca dan pemain asal Uruguay tersebut langsung membayar kepercayaan itu, pemain yang didatangkan musim panas itu dari Roma, mencetak gol pertamanya bersama tim hitam dan putih untuk mengamankan poin penuh bagi sang juara bertahan.

      Berbicara setelah pertandingan, Lippi, yang akan pergi untuk membawa Bianconeri meraih Scudetto 24 mereka musim itu, mengatakan: "Saya senang dengan kemenangan ini, tetapi terutama untuk Fonseca dan ia mencetak gol. Setelah awal yang sulit, Daniel menunjukkan dia pemain yang sangat berbakat."

      NAPOLI 1-2 JUVENTUS, 30 SEPTEMBER 2000

      Bianconeri kembali menang dengan skor yang sama tiga musim kemudian pada hari pembukaan musim 2000/01, yang menandai kembalinya tuan rumah ke Serie A setelah absen selama dua tahun.

      Napoli unggul lebih dulu ketika Roberto Stellone mencetak gol dari jarak dekat sebelum Darko Kovacevic menyambut umpan silang Zidane untuk menyamakan kedudukan pada pertengahan babak kedua.

      Kemudian dengan 16 menit tersisa, Alessandro Del Piero mencetak gol brilian dari jarak 25 yard, mengirimkan tendangan melengkung yang indah.

      Kemenangan terakhir bagi Juventus di San Paolo selama hampir 15 tahun hingga kemenangan tak terlupakan datang pada Sabtu 11 Januari 2015.

      NAPOLI 1-3 JUVENTUS, 11 JANUARI 2015

      Kemenangan musim lalu di San Paolo, yang pertama dalam delapan pertemuan sebelumnya, membentuk momen kunci dari lonjakan Bianconeri menuju gelar liga ke-33 dalam debut Massimiliano Allegri sebagai arsitek klub.

      Gonzalo Higuain gagal memanfaatkan kesempatan emas untuk membuat Napoli memimpin, ketika sepakannya mengenai tiang setelah serangan bagus yang dipimpin oleh Marek Hamsik.

      Tuan rumah menyesali peluang yang terlewatkan tersebut ketika di menit ke-29, tembakan Carlos Tevez diblok dan berputar di udara hingga tepat menuju Paul Pogba yang menghasilkan momen ajaib untuk melakukan sepakan voli yang sempurna, menukik tajam ke arah tiang jauh.

      Miguel Britos memanfaatkan sepak pojok untuk mencetak gol pada menit 64 yang menyamakan kedudukan, namun dalam waktu lima menit Juve kembali memimpin mereka ketika Martin Caceres memanfaatkan tendangan bebas Andrea Pirlo.

      Tuan rumah terlihat putus asa untuk menyamakan kedudukan malam itu, Alvaro Morata mengeksploitasi ruang yang dibuka di depannya untuk berlari dengan cepat di sayap kiri sebelum bola menuju kepada Arturo Vidal, yang tidak membuat kesalahan dengan sepakan kaki kiri yang indah dari luar kotak penalti yang melewati Rafael Cabral dan menuju ke gawang untuk mengamankan poin penuh bagi pasukan Allegri.

      Share with:
      • 1
      • 3
      • 2
      Information on the use of cookies
      This website uses cookies and, in some cases, third-party cookies for marketing purposes and to provide services in line with your preferences.
      If you want to know more about our cookie policy click here.
      By clicking OK, or closing this banner, or browsing the website you agree to our use of cookies in accordance with our cookie policy.
      OK