11.12.2015 17:30 - dalam: Serie A S

    Lima pertandingan banjir gol dalam #JuveFiorentina 

    Share with:
    • 1
    • 3
    • 2
    Banyak gol adalah yang terjadi ketika Bianconeri menjamu Viola. Juventus.com melihat kembali 35 gol dari dari lima pertandingan berikut
    2015: JUVENTUS 3 FIORENTINA 2

    Bianconeri memasuki pertandingan terakhir mereka melawan Fiorentina mengetahui bahwa kemenangan akan membawa mereka meraih gelar Scudetto keempat secara beruntun.

    Tim tamu bertekad untuk merusak catatan tuan rumah dengan memimpin pada menit ke-33 melalui penalti Gonzalo Rodriguez yang diberikan setelah Andrea Pirlo melanggar Joaquin di kotak penalti.

    Tuan rumah merespon kuat, dan Pirlo memiliki andil besar dalam gol penyama kedudukan bagi timnya hanya tiga menit kemudian, tendangan bebasnya menemukan Fernando Llorente, yang memenangkan duel dengan Stefan Savic dan sundulannya membobol gawang kawalan Neto.

    Sebuah sundulan lagi-lagi menempatkan Juventus untuk unggul, saat Carlos Tevez menyambut umpan silang Patrice Evra yang menaklukkan kiper asal Brasil, yang sekarang tentu saja merupakan pemain Bianconeri sejak musim panas kemarin.

    Pada menit ke-70, Tevez kembali mencetak gol setelah menerima umpan Claudio Marchisio (yang membuat penampilan ke 300 nya untuk Juventus) sebelum kemudian ia melepaskan sepakan datar ke pojok gawang untuk mencetak gol ke-20 nya musim ini.

    Pasukan Vincenzo Montella mencoba mengejar ketinggalan dan akhirnya mereka sukses mencetak gol melalui tendangan bebas Josip Ilicic di menit ke-90, tetapi pasukan Massimiliano Allegri kemudian bertahan untuk mengunci kemenangan yang menempatkan mereka tinggal selangkah lagi menyentuh gelar liga ke-33, yang akhirnya mereka dapatkan pada pekan berikutnya di Sampdoria.

    1994: JUVENTUS 3 FIORENTINA 2

    Selanjutnya adalah jenis kebangkitan luar biasa yang akan terus hidup lama dalam ingatan kedua kelompok suporter untuk alasan yang sangat berbeda.

    Claudio Ranieri yang baru dipromosikan oleh Fiorentina memainkan mesin gol sejati di antara barisan depan mereka dalam diri Gabriel Omar Batistuta, yang kemudian menjadi pencetak gol terbanyak di liga musim itu dan diikuti gelar yang sama di Copa America.

    Penyerang asal Argentina memang tidak mencetak gol dalam pertandingan tersebut, tapi memainkan peran kunci dalam membangun gol pembuka timnya pada menit 24 melalui Francesco Baiano.

    Sebelas menit kemudian, pendukung tim tamu dibiarkan memimpikan kemenangan mereka setelah upaya Angelo Carbone tak terbendung dan melewati gawang kawalan Angelo Peruzzi.

    Mimpi-mimpi mereka bertahan sampai menit ke-73, ketika trisula penyerang tim tamu dari Gianluca Vialli, Alessandro Del Piero dan Fabrizio Ravanelli menghancurkan mimpi tersebut.

    Nama terakhir, pemain yang kemarin merayakan ulang tahun ke-47, membantu Vialli untuk mencetak gol pertama Bianconeri dan gol ke 100nya di Serie A. Hanya tiga menit kemudian, sang striker berambut putih tersebut kemudian merayakan gol kedua timnya setelah memanfaatkan kemelut di area penalti.

    Merasa bahwa mungkin ada hal lebih yang bisa diperoleh dari waktu yang tersisa, tuan rumah akhirnya menjadi pemenang. Del Piero, melepaskan sebuah sepakan mematikan tepat ke arah sudut atas gawang. Dan beginilah akhirnya...!

    1977: JUVENTUS 5 FIORENTINA 1

    Roberto Boninsegna, Marco Tardelli, Mauro Della Martira (gol bunuh diri), Franco Causio dan Romeo Benetti semuanya mencetak gol dalam salah satu kemenangan terbesar dalam sejarah pertandingan antar kedua tim.

    Bianconeri akan mengakhiri kampanye dengan mengangkat gelar Scudetto ke-18 mereka, sementara Viola mengakhiri musim di posisi 13.

    1953: JUVENTUS 8 FIORENTINA 0

    Kembali ke tahun 1953, pergantian pemain tidak diperbolehkan untuk pemain sayap. Fiorentina harus terjerembap ke dalam peraturan lama yang kini terlupakan, saat mereka menjalani laga tanpa Sergio Cervato dan Renzo Venturi untuk waktu yang lama hingga akhirnya Viola mengalami salah satu kekalahan terbesar di Serie A.

    Giampiero Boniperti (1 ', 68'), Pasquale Vivolo (22 '), Riccardo Carapellese (51', 84 '), John Hansen (60', 75 ') dan Karl Aage Praest (78') mereka semua mencetak gol untuk Bianconeri, kemenangan yang memberikan dorongan besar, tapi mereka akhirnya gagal meraih gelar, yang dimenangkan oleh Inter setelah absen selama 13 tahun.

    Karl Aage Præst merupakan salah satu pencetak gol dalam kemenangan Juve atas Viola di 1953.

    1928: JUVENTUS 11 FIORENTINA 0

    Pertemuan pertama antara Juventus dan Fiorentina memuncak dalam kemenangan telak bagi tuan rumah di divisi pertama nasional, divisi sepakbola papan atas Italia sebelum Serie A dibentuk pada tahun 1929.

    Pertandingan menampilkan tiga hat-trick, masing-masing oleh Federico Munerati, Giuseppe Galluzzi, Antonio Vojak dan dua gol oleh Ignazio Testa.

    Sementara Bianconeri akan merayakan memenangkan gelar pertama mereka di Serie A pada tahun 1931, Viola terus menunggu sampai tahun 1956 sebelum mereka bisa meraih trofi pertama dari dua sukses Scudetto dalam sejarah mereka.

    Saksikan #JuveFiorentina dari masa ke masa dalam daftar putar video ‘Blast From The Past’

    Share with:
    • 1
    • 3
    • 2
    Information on the use of cookies
    This website uses cookies and, in some cases, third-party cookies for marketing purposes and to provide services in line with your preferences.
    If you want to know more about our cookie policy click here.
    By clicking OK, or closing this banner, or browsing the website you agree to our use of cookies in accordance with our cookie policy.
    OK