27.08.2015 21:00 - in: Liga Champions S

      Melihat pesaing Bianconeri di grup D

      Share with:
      • 1
      • 3
      • 2
      Manchester City (Inggris), Sevilla (Spanyol) dan Borussia Monchengladbach (Jerman) semua akan memberikan tantangan yang menarik untuk Juventus di Grup D

      Pasukan Massimiliano Allegri harus berada dalam performa terbaik mereka untuk melaju ke tahap sistem gugur pada musim kedua di bawah kepemimpinannya. Bianconeri tergabung di Grup D bersama Manchester City, Sevilla dan Borussia Monchengladbach yang semua masuk Liga Champions musim ini dengan keinginan untuk membuktikan diri di kompetisi utama klub Eropa.

      MANCHESTER CITY 

      Setelah menaklukkan tanah Inggris dua kali pada musim 2010/11 dan 2013/14, Liga Champions adalah satu-satunya bagian signifikan yang belum terdapat di lemari piala Tim Biru Langit. 

      Sang runner up Liga Primer musim lalu memecahkan rekor kehadiran suporter mereka (54331) dalam kemenangan 3-0 atas pesaing peraih gelar Chelsea pekan lalu dan City of Manchester Stadium menanti sepakbola Eropa dengan antusiasme yang besar untuk musim keenam secara berturut-turut.

      The Citizens ingin melangkah setidaknya satu atau dua langkah lebih jauh dari musim sebelumnya di mana mereka tersingkir di babak sistem gugur pertama di tangan Barcelona, ​​menyamai pencapaian terbaik mereka dalam kompetisi tersebut. Bos asal Chili Manuel Pellegrini akan mengandalkan bintang Argentina Sergio Aguero, yang mencetak enam gol musim lalu, membantu timnya keluar dari babak grup untuk sekali lagi. 

      Juventus akan bertemu Manchester City untuk kali kelima dan keenam di Eropa, namun duel mereka mendatang akan menjadi yang pertama di Liga Champions. Kedua tim terakhir bertemu di babak grup Liga Europa musim 2010/2011: skor imbang 1-1 adalah hasil pada pertemuan itu.

      SEVILLA

      Sebuah perputaran nasib, hasil undian malam ini mengatur reuni awal yang menarik dengan Fernando Llorente, yang kepindahannya ke bagian selatan Spanyol diselesaikan pada hari sebelumnya. 

      Kemenangan 3-2 atas klub Ukraina Dnipro di Warsawa pada bulan Mei membuat Sevilla menjadi tim pertama yang lolos ke Liga Champions sebagai juara Liga Eropa dan mereka akan bertujuan untuk melanjutkan keberhasilan dalam penampilan ketiga di babak sistem gugur.

      Tim Andalusia akan bersaing di kompetisi top Eropa untuk keempat kalinya dan pasukan Unai Emery memiliki peluang besar di Grup D, setelah menghadapi Barcelona dalam laga resmi sebelum kompetisi liga dimulai dengan kekalahan 5-4 dalam laga mendebarkan di Piala Super Eropa bulan Agustus di Tblisi. 

      Meski kehilangan penyerang asal Kolombia Carlos Bacca ke Milan, yang golnya membawa mereka meraih trofi Liga Eropa musim lalu, pelatih asal Spanyol, Emery, masih memiliki banyak pilihan dinamis dan energik dalam menyerang yaitu Kevin Gameiro, Yevhen Konoplyanka dan Ciro Immobile.

      Dalam membawa timnya ke Spanyol, Massimiliano Allegri akan menjadi manajer Juventus pertama yang mengunjungi atmosfer 45.000 penonton Estadio Roman Sanchez Pizjuan setelah kedua klub tidak pernah bertemu dalam sejarah mereka masing-masing.

      BORUSSIA MONCHENGLADBACH 

      Setelah tersingkir dengan agregat 4-2 atas tim asal Jerman dalam pertemuan terakhir mereka di Eropa dalam ajang Piala Winners 1975/76, Bianconeri akan mencari cara untuk membalas dendam terlambat mereka atas Borussia Monchengladbach asuhan Lucien Favre. 

      Bersama Astana dan Gent sebagai salah satu dari tiga debutan di babak grup 2015/16, Mönchengladbach adalah paket kejutan musim lalu di Bundesliga, berakhir di tempat ketiga di belakang Bayern Munich dan Wolfsburg.

      Runner-up musim 1976/77, tim asal Jerman akan melakoni enam pertandingan mendatang dengan tanpa beban. Bertemu dengan kerumunan tuan rumah dengan 54.000 kapasitas Borussia Park, Juventus, Manchester City dan Sevilla akan bekerja ekstra keras untuk meninggalkan tanah Jerman dengan tiga poin. 

      Gladbach sangat luar biasa pada musim 2014/15 mereka memiliki barisan belakang yang kokoh dengan hanya kebobolan 26 gol di liga, kedua terbaik setelah sang juara Bayern.

      Jadi untuk lolos ke babak sistem gugur di musim perdananya di Liga Champions, manajer Swiss, Favre akan membutuhkan tokoh-tokoh kunci di lini belakang nya seperti Oscar Wendt, Yann Sommer dan Tony Jantschke untuk mengulangi stabilitas dan konsistensi pertahanan mereka musim lalu.

      Lebih jauh ke lini tengah dan depan dipenuhi dengan pencetak gol dan pemberi assist yang terdapat dalam diri Thorgan Hazard, Granit Xhaka, Patrick Hermann dan Raffael yang memiliki potensi untuk menimbulkan masalah bagi semua saingan mereka Grup D.

      Share with:
      • 1
      • 3
      • 2
      Information on the use of cookies
      This website uses cookies and, in some cases, third-party cookies for marketing purposes and to provide services in line with your preferences.
      If you want to know more about our cookie policy click here.
      By clicking OK, or closing this banner, or browsing the website you agree to our use of cookies in accordance with our cookie policy.
      OK