11.09.2015 17:00 - in: Serie A S

      Sekilas mengenai Chievo

      Share with:
      • 1
      • 3
      • 2
      Chievo akan berkunjung ke Juventus Stadium pada Sabtu malam dengan rekor kemenangan 100% setelah awal yang sempurna mereka jalani pada musim ini

      Didirikan pada 1929, melakukan debut Serie A pada 2001, Chievo telah menjadikan 15 tahun terakhir sebagai tim yang layak diperhatikan di sepak bola Italia, tampil dalam 12 dari 14 edisi terakhir di kompetisi teratas sejak promosi bersejarah mereka di tahun 2000/01.

      Para pendukung Gialloblu tidak diragukan lagi akan berharap awal impresif tim di musim ini, dengan memenangkan dua laga pembuka, dapat menyamai atau bahkan melebihi dari performa tim di awal dan tidak berakhir dengan sia-sia.

      Tim asal Verona ini memasuki Serie A dengan kesungguhan yang luar biasa. Selama lima musim berkesan di awal pergantian abad, Chievo berakhir di posisi tujuh teratas di tiga kesempatan antara 2001/02 dan 2005/06, dua kali hampir saja menembus zona Liga Champions.

      Gol Pellissier yang mengantarkan Chievo ke penghujung Eropa. Masih berada di klub, memegang rekor penampilan terbanyan bersama Gialloblu (422)
      STADION

      Kandang dari dua klub Verona, Hellas dan Chievo, adalah Stadio Marcantonio Bentegodi yang berkapasitas 39,211 penonton.

      Dibangung pada 1963, stadion terbesar kedelapan di Italia adalah satu-satunya arena yang tidak membutuhkan renovasi jelang Piala Dunia 1990, yang menjadi tuan rumah dari seluruh laga dari Grup E, terdiri dari Spanyol, Korea Selatan, Yugoslavia dan Belgia.

      PELATIH

      Pria yang berusaha mengubah tiga posisi papan tengah beruntun di klasemen dalam tiga tahun terakhir (posisi ke-12, ke-13 dan ke-14) adalah Rolando Maran. Mantan pemain bertahan ini kembali ke klub dimana ia tampil sebanyak lebih dari 200 kali sebagai pemain antara 1986 dan 1995 pada Oktober 2014, memimpin Gialloblu ke zona aman dengan lima laga tersisa, sembilan poin di atas zona degradasi.

      Sebelum mengambil alih posisinya di kursi kepelatihan Chievo kurang dari satu tahun lalu, juga menghabiskan satu musim sebagai asisten pelatih di 1990an, Maran juga menikmati musim yang cukup baik bersama Varese, membawa klub asal Lombardy itu ke babak play-off Serie B pada 2011/12, kemudian Catania, mencatatkan rekor total poin Serie A (56) untuk Rossoazzuri pada tahun berikutnya. 

      BAGAIMANA PERJALANAN MEREKA JELANG LAGA SABTU MALAM?

      Dengan rekor sempurna untuk dipertahankan, setelah meraih dua kemenangan beruntun atas Lazio (4-0) dan Empoli (3-1), Chievo tidak mengharapkan lebih dari ini di awal musim ke-14 mereka di Serie A.

      Menjadi ujung tombak tim asal Verona ini sejak 2010 adalah Alberto Paloschi, Valter Birsa dan Riccardo Meggiorini: tiga penyerang Chievo yang telah mencetak ketujuh gol dari tim musim ini hingga saat ini, seperempat dari total gol yang dicetak musim lalu (28).

      Beroperasi di peran gelandang serang Birsa adalah sebuah berkah, mencetak dua gol, pertama melalui kecepatan serangan dan penyelesaian sempurna saat melawan Empoli, dan kedua melalui tendangan bebas melawan Lazio, dan juga memberikan dua assist bagi rekan-rekan penyerangnya.

      Mantan penyerang Milan dan pencetak gol terbanyak klub pada musim lalu, Paloschi, juga telah mencetak tiga gol di dua laga terakhir, hanya satu gol di bawah Eder (4) di daftar pencetak gol terbanyak sementara, dengan gol paling berkesan adalah gol melalui umpan dengan tumit dari Meggiorini di laga terakhir.

      Memberikan amunisi bagi mesin serangan Chievo adalah Simone Pepe. Kunjungan ke Juventus Stadium pada hari Sabtu ini menjadi reuni yang lebih cepat bagi sang pemain sayap, yang bergabung dengan Gialloblu dari Juve pada awal bursa transfer musim panas dengan status bebas transfer usai mencatatkan 76 penampilan (11 gol) bagi sang Nyonya Tua dalam empat musim. 

      Simone Pepe memenangkan empat gelar Scudetto dalam karirnya di Juventus

      Di barisan belakang, kiper veteran Albano Bizzarri memulai musim baru dengan semangat baru sama seperti rekan-rekannya, membuat beberapa penyelamatan penting di dua laga pembuka.

      Meskipun pemuncak sementara klasemen Serie A ini belum pernah menang di 12 pertemuan di kandang juara liga musim lalu ini, pasukan Maran akan memasuki laga Sabtu malam ini dengan kepercayaan diri dan keyakinan bahwa penampilan baik mereka dapat memberikan inspirasi dari sedikit kekurangberuntungan yang ada di Turin dalam periode awal musim ini.

      Share with:
      • 1
      • 3
      • 2
      Information on the use of cookies
      This website uses cookies and, in some cases, third-party cookies for marketing purposes and to provide services in line with your preferences.
      If you want to know more about our cookie policy click here.
      By clicking OK, or closing this banner, or browsing the website you agree to our use of cookies in accordance with our cookie policy.
      OK