21.09.2015 13:00 - in: Serie A S

    Statistik #GenoaJuve

    Share with:
    • 1
    • 3
    • 2
    Petang kemarin Bianconeri tampil sangat baik di Liguria agar tetap dapat bersaing mempertahankan gelar. Juventus.com mengulas hasil statistik dari laga yang dimenangkan Sang Nyonya Tua itu.

    Penampilan yang bagus pada Minggu sore di Liguria: clean sheet pertama di liga musim ini, gol perdana di babak pertama, gol pertama Paul Pogba dari titik putih selama karirnya, kali pertama Juve unggul lebih dulu dalam sebuah laga, namun yang paling utama adalah kemenangan pembuka pada musim ini bagi Bianconeri dan yang keempat dalam lima pertemuan terakhir dengan Genoa.

    Pada laga tersebut, pasukan Massimiliano Allegri meraih kemenangan kedua beruntun agar nasib mereka di kancah domestik tetap terjaga setelah laga tampil cemerlang pada Selasa malam lalu di Manchester.

    GOL BUNUH DIRI DAN PENALTI

    Sementara gol penalti Paul Pogba adalah gol penalti pertamanya di Serie A dan gol penalti kedua Bianconeri dalam dua laga liga secara berturut-turut setelah gol penyeimbang Pauolo Dybala saat melawan Chievo, gol bunuh diri Eugenio Lamanna adalah yang pertama di dapat Juve sejak 30 Agustus 2014, Cristiano Biraghi sangat tidak beruntung melakukan itu.

    Bola yang memantul tubuh Lamanna adalah gol ketiga yang salah masuk gawang dalam pertemuan antara kedua tim dalam sepuluh tahun terakhir, dimana yang lainnya lahir dari gol bunuh diri Sokratis Papasthopoulos dan Marco Rossi pada November 2008 dan April 2011, keduanya menghasilkan kemenangan bagi Bianconeri.

    PERTAHANAN SOLID, SERANGAN BERBAHAYA

    Penalti Pogba dan tendangan volinya yang memaksa kiper Genoa membuat kesalahan menentukan laga yang secara keseluruhan seimbang itu.

    Meski Juventus sedikit unggul dalam penguasaan bola, 50,2%, jumlah yang secara signifikan meningkat di babak kedua ketika Rossoblu bermain dengan 10 orang, kedua tim melakukan percobaan dengan jumlah yang tidak terlalu berbeda dalam hal operan bola (Genoa 450 dan Juve 460), begitu pula dalam hal mencuri bola (tuan rumah 18 dan tim tamu 15).

    Di samping kejadian-kejadian penting yang membawa Bianconeri unggul dua gol, pembeda paling penting yang terjadi di wilayah sepertiga akhir dimana Sang Nyonya Tua lebih efisien dan lebih mengancam terlihat dalam tabel statistik pertandingan di bawah ini.

    Pasukan Massimiliano Allegri jelas lebih diuntungkan dengan keunggulan jumlah pemain setelah Armando Izzo diusir keluar pada menit ke-43, membuat dribel sempurna lebih banyak dari tuan rumah (17 banding 15), dua kali lebih banyak dari aksi positif di area penalti lawan (16 banding 7) dan tembakan ke arah gawang tiga kali lebih banyak dari dalam kotak penalti lawan (9).

    Dari penampilan individual, pemain paling konsisten pada laga itu adalah Andrea Barzagli, empat kali mencuri bola dan tujuh kali mengamankan zona pertahanan dan melakukan 62 operan sempurna sepanjang 90 menit, sebuah catatan statistik yang tinggi bagi pemain tim nasional Italia itu.

    Di lini depan, Juan Cuadrado adalah ancaman utama di lini serang, menciptakan dua peluang mencetak gol, dilengkai dengan empat dribel dan 58 kali sentuhan bola. Ini menunjukkan penampilan positif lagi oleh sang pemain Kolombia selama berseragam hitam-putih.

    Share with:
    • 1
    • 3
    • 2
    Information on the use of cookies
    This website uses cookies and, in some cases, third-party cookies for marketing purposes and to provide services in line with your preferences.
    If you want to know more about our cookie policy click here.
    By clicking OK, or closing this banner, or browsing the website you agree to our use of cookies in accordance with our cookie policy.
    OK