26.11.2015 11:30 - in: Liga Champions S

      Statistik #JuveCity

      Share with:
      • 1
      • 3
      • 2
      Bianconeri membuktikan bahwa penguasaan bola bukanlah segalanya dalam laga yang dimenangkan Juve 1-0 atas Manchester City Rabu malam untuk mempertahankan catatan 16 laga tak terkalahkan di kancah Eropa di Juventus Stadium.

      “Performa kami di Eropa, mencapai babak final tahun lalu dan memulai musim ini dengan semangat yang sama dengan mengalahkan pesaing-pesaing kami Manchester City dan Sevilla menunjukkan bahwa kami merasa nyaman di kompetisi ini. Di Eropa kami merasa berada di rumah sendiri.”

      Inilah kata-kata Claudio Marchisio pada Rabu malam saat Juve menang 1-0 atas Manchester City di Juventus Stadium dan tentu saja, Sang Nyonya Tua atas nama sepakbola Italia menghasilkan penampilan meyakinkan dan percaya diri di kasta Eropa untuk menyalip City di puncak klasemen Grup D.

      Sebagai hasilnya, amanlah mengatakan bahwa Marchisio dan kawan-kawan mulai membangun suatu momentum: kemenangan semalam adalah kemenangan Bianconeri kesepuluh dalam 16 laga kandang terakhir di kompetisi Eropa, enam lainnya berakhir imbang, kemenangan kedua dalam dua bulan terakhir melawan Manchester City dan keempat secara beruntun di semua kompetisi.

      Seperti telah didiskusikan dalam ulasan pra-laga, sebuah hasil imbang cukup untuk mengamankan tiket lolos Juve ke babak 16 besar untuk ketujuh kalinya dalam sembilan keikutsertaan di Liga Champions.

      Namun, gol kedua Mario Mandzukic dalam tiga laga Liga Champions terakhir (Anak asuh Massimiliano Allegri menang setiap kali pemain Kroasia itu mencetak gol musim ini), memastikan tugas terlaksana dengan sempurna dengan cara yang keren.

      Meski tim tamu mendominasi penguasaan bola malam itu, dengan persentase 58,9% selama 90 menit, namun Juve yang mencetak gol melalui Mandzukic untuk meneruskan tren kemenangan mereka di seluruh delapan pertandingan terakhir dimana mereka unggul lebih dulu.

      Sejak itu, setelah kemudian sempat terancam oleh Fernandinho dan Raheem Sterling, Bianconeri menjadi tim yang secara bertahap semakin percaya diri dan mengancam di lini depan.

      Mengundang tim tamu mereka menjaga penguasaan bola di area-area yang tak berbahaya dan kemudian memilih menyerang balik di waktu-waktu yang tepat secara bijak, tim asuhan Allegri mencatatkan lima tembakan tepat ke target dibanding dua tembakan City, seluruhnya 11 tembakan di area penalti Citizens.

      Manchester City (kanan) menguasai bola di dua paruh lapangan dan di kotak penalti Juve namun jarang mendapatkan bola di belakang lini belakang Bianconeri

      Di antara sejumlah tembakan itu, gol kemenangan pada laga itu tentunya, datang lagi-lagi dari assist Alex Sandro, sumbangan ketiga pemain Brazil tersebut dalam tiga penampilannya setelah melakukan hal serupa saat melawan Torino dan Milan dalam tiga pekan lalu.

      Insting kreatif sang bek sayap hanya dilebihi oleh Paul Pogba (empat assist) musim ini, meski aksi pemain Perancis yang jauh menggiring bola itulah yang membuat pemain berumur 24 tahun itu (Sandro) menemukan keleluasaan di sisi kiri dalam membangun gol pembuka Mandzukic.

      Ditambahkan dengan penampilan ke-100 Gianluigi Buffon dan Patrice Evra di Liga Champions, dimana Evra menjadi Pemain Perancis kedua yang dapat melakukannya setelah Thierry Henry, maka ada banyak alasan untuk berpesta buat Bianconeri di Juventus Stadium semalam.

      Share with:
      • 1
      • 3
      • 2
      Information on the use of cookies
      This website uses cookies and, in some cases, third-party cookies for marketing purposes and to provide services in line with your preferences.
      If you want to know more about our cookie policy click here.
      By clicking OK, or closing this banner, or browsing the website you agree to our use of cookies in accordance with our cookie policy.
      OK