29.08.2015 21:00 - in: Serie A S

    Tiga kemenangan di Ibukota

    Share with:
    • 1
    • 3
    • 2
    Bianconeri memiliki kenangan indah dari beberapa pertandingan di ibukota. Juventus.com memperlihatkan tiga kemenangan penting di kandang Giallorossi

    Bianconeri telah memenangkan 25 pertemuan mereka sebelumnya melawan Roma di Stadion Olimpico.

     

    Juventus.com mengingat tiga kemenangan yang spesial, khususnya dari sepuluh tahun terakhir.

     

    ROMA 1-4 JUVENTUS, 19 NOVEMBER 2005

    Empat gol hanya dalam waktu 15 menit mempertegas kemenangan Bianconeri atas tuan rumah pada 19 November 2005. Pavel Nedved melompat tinggi untuk menyundul bola setelah menerima umpan silang Mauro Camoranesi untuk memberikan Juventus keunggulan di injury time babak pertama. Duet penyerang Zlatan Ibrahimovic dan David Trezeguet kemudian menambah keunggulan hanya dalam hitungan beberapa menit setelah babak kedua dimulai. Penyerang Swedia menunjukkan kemampuan, kekuatan dan kecepatan dalam sebuah solo run dengan 'menjentikkan' bola melewati Samuel Kuffour dari garis tengah sebelum berlari menuju gawang dan melepaskan tendangan yang membobol gawang kawalan Doni.

    Duet lini depannya asal Perancis kemudian beraksi di saat-saat akhir dengan mencetak dua gol, gol pertama lahir melalui sundulan setelah menyambut umpan silang Gianluca Zambrotta dari sisi kanan sebelum Trezeguet memanfaatkan umpan datar Ibrahimovic untuk kembali mencatatkan namanya di papan skor. Tendangan keras Francesco Totti menjadi satu-satunya gol bagi Giallorossi, pasukan Fabio Capello kemudian sukses mempertahankan keunggulan untuk membawa pulang tiga poin.

    ROMA 1-4 JUVENTUS, 21 MARET 2009

    Dua gol Vincenzo Iaquinta diikuti oleh gol dari Olof Mellberg dan Pavel Nedved mengunci kemenangan 4-1 atas Roma di Stadio Olimpico pada tanggal 21 Maret 2009. Roma memulai serangan, John Arne Riise melepaskan tendangan keras yang masih melebar sebelum Giorgio Chiellini menahan usaha jarak dekat dari Max Tonetto. Bianconeri segera keluar dari tekanan hingga akhirnya sukses memimpin pertandingan pada menit ke-34. Sebastian Giovinco memberikan umpan matang kepada Iaquinta di dalam kotak penalti dan sentuhan pertama dari sang penyerang sukses mengecoh Simone Loria sebelum melepaskan tendangan yang gagal dihalau oleh Doni. Namun, tuan rumah hanya membutuhkan tiga menit pada babak kedua untuk menyamakan kedudukan, bek Giallorossi Loria sukses memanfaatkan tendangan pojok dari Jeremy Menez.

    Juventus segera kembali memimpin pertandingan melalui sundulan Iaquinta menyambut umpan silang Zdenek Grygera dari sisi kanan. Riise kemudian sukses memblok tendangan Alessandro Del Piero untuk mencegah Nyonya Tua memperbesar keunggulan, tapi ikon Juventus tersebut langsung terlibat dalam gol ketiga Juve, eksekusi sepak pojoknya menemukan Mellberg dan Bek asal Swedia tersebut tidak membuang kesempatan dengan sundulannya untuk menambah keunggulan. Tim tamu kemudian menambah gol keempat mereka di menit ke-74. Christian Panucci membuang bola dari dalam kotak penalti, bola kemudian melayang jauh melewati area penalti, akan tetapi Pavel Nedved menyambar bola tersebut dengan tendangan voli yang sempurna dari jarak 25 meter untuk mengakhiri penampilan yang mendominasi di ibukota.

    ROMA 0-1 JUVENTUS, 11 MEI 2014

    Pablo Daniel Osvaldo mencetak gol kemenangan di injury time melawan mantan klubnya untuk membantu Juventus meraih rekor total poin terbanyak dalam sejarah di Serie A, 99 poin (mereka menyelesaikan musim dengan 102 poin setelah kemenangan di pekan terakhir atas Cagliari). Pada babak pertama Bianconeri menciptakan peluang lebih baik, tendangan Kwadwo Asamoah masih melebar dari sasaran dan Fernando Llorente harus memaksa Łukasz Skorupski untuk membuat dua penyelamatan gemilang. Setelah Marco Storari sukses menggagalkan usaha jarak dekat dari Gervinho, kiper asal Polandia ini pantas mendapatkan ucapan terima kasih dari Roma setelah kali ini menggagalkan usaha Paul Pogba hingga akhirnya mengakhiri babak pertama dengan level yang sama.

    Tuan rumah menggebu-gebu setelah istirahat, Storari sukses menghalau peluang Vasilis Torosidis sebelum membuat penyelamatan ganda yang mengesankan untuk menahan peluang Radja Nainggolan dan Alessandro Florenzi. Setelah pertandingan yang tampaknya akan berakhir tanpa gol, Pogba memberikan umpan kepada Stephan Lichtsteiner di sayap kanan dan bek asal Swiss langsung mengirim bola menuju area kotak penalti dan Osvaldo yang berada disana sukses menyambut bola dan mencetak gol kemenangan yang membuat sejarah di papan atas Italia.

     

    Share with:
    • 1
    • 3
    • 2
    Information on the use of cookies
    This website uses cookies and, in some cases, third-party cookies for marketing purposes and to provide services in line with your preferences.
    If you want to know more about our cookie policy click here.
    By clicking OK, or closing this banner, or browsing the website you agree to our use of cookies in accordance with our cookie policy.
    OK