22.09.2015 12:00 - in: Serie A S

    Tiga pemain kunci Frosinone

    Share with:
    • 1
    • 3
    • 2
    Menengok tiga pemain Frosinone yang harus diwaspadai dalam musim debut mereka di kasta tertinggi kompetisi Italia.

    Manajer Frosinone, Roberto Stellone, telah merekrut beberapa pemain cerdas di musim panas ini, menambah pemain-pemain lulusan Serie A untuk melengkapi susunan pemain yang membantu tim asal Lazio itu promosi dua kali secara beruntun dari Lega Pro hingga Serie A.

    Hasilnya adalah skuad dengan campuran pemain muda dan pemain berpengalaman, mulai dari pemain pinjaman Nicola Leali, Samuele Longo dan Daniele Verde (masing-masing dari Juventus, Inter dan Roma) hingga pemain-pemain berbakat seperti sang defender Modibo Diakite dan Aleandro Rosi, juga pemain yang sudah bermain untuk klub itu selama tiga musim, termasuk sang kapten dan mantan Bianconero Alessandro Frara.

    Juventus.com mengulas tiga pemain yang akan menjadi sorotan dalam musim perdana klub itu di Divisi utama Liga Italia.

    NICOLA LEALI, 22, PENJAGA GAWANG

    Nicola Leali mungkin menjadi pemain satu-satunya yang pernah bermain di Serie A untuk musim keduanya secara beruntun, namun pemain pinjaman dari Juventus itu tumbuh sebagai pemain yang tampil konsisten di antara tiang-tiang gawang, menjadikannya salah satu penjaga gawang terbaik di Serie A.

    Pemain 22 tahun itu telah menyelamatkan tiga tembakan penalti sejak awal musim 2014/15, dua diantaranya untuk keuntungan mantan klubnya Cesena (termasuk saat menahan tendangan Arturo Vidal) dimana yang terakhir terjadi di akhir pekan kedua musim ini ketika ia menggagalkan tembakan Mauricio Pinilla untuk Atalanta dari jarak 11 meter. Rekor ini menempatkan Leali satu tingkat di bawah Samir Handanovic sebagai kiper terbaik dalam hal memblok tendangan penalti.

    Selain penyelamatan penalti, Leali telah menjadi pemain yang sibuk sejak bergabung bersama Frosinone di musim panas ini. Dalam empat penampilannya di liga untuk tim asuhan Roberto Stellone, ia telah membuat 15 penyelamatan, tertinggi kelima di Serie A.

    Hal ini menunjukkan suksesnya pengiriman sang kiper selama empat musim sebagai pinjaman sejak bergabung bersama Bianconeri dari Brescia pada 2012. Sebelum menghabiskan musim lalu bersama Cesena, mantan pemain timnas Italia U-21 itu sempat bermain untuk tim-tim Serie B, Virtus Lanciano dan Spezia.

    ALEANDRO ROSI, 28, BEK KANAN

    Pemain yang direkrut di musim panas dari Fiorentina, Aleandro Rosi membawa segudang pengalamannya di Serie A bagi tim yang baru promosi itu, dimana musim 2015/16 adalah musim kesepuluhnya di Serie A sejak melakukan debutnya untuk Roma pada 2005.

    Pemain 28 tahun itu sempat tampil 99 kali untuk Giallorosso, sementara Parma, Siena, Genoa, Sassuolo, Chievo dan Livorno terhitung sebagai mantan-mantan klubnya, dimana kiprahnya bersama dua klub terakhir dilakukan saat masih divisi kedua liga Italia.

    Rosi telah memulai musim baru ini dengan baik untuk tim barunya. Ditaruh di posisi bek kanan favoritnya, pemain kelahiran Roma itu sangat kuat bertahan sembari juga memberi ancaman di garis pertahanan lawan.

    Mantan pemain tim nasional muda Italia itu telah membuat banyak pencurian bola dan tekel sejauh ini untuk anak asuh Roberti Stellone: masing-masing 13 dan tujuh kali.

    Sementara itu, di lini depan ia telah menghasilkan umpan silang lebih banyak dari rekan-rekan setimnya yang lain (11) dan mengirim jumlah operan sempurna yang tinggi dengan 86%. Ketika tiba saatnya dirinya membangun permainan dari lini belakang, Rosi adalah pemain penghantar bola dan sebagai catatannya j=ia telah membuat 228 kali sentuhan bola yang menguasai jumlah rata-rata sentuhan bola timnya dengan 112 kali sejauh ini di musim ini.

    DANILO SODDIMO, 27, SAYAP KIRI

    Frosinone harus berterima kasih kepada Danilo Soddimo untuk gol pertama dan satu-satunya sejauh ini dalam sejarah mereka di Serie A. Golnya di menit ketujuh di laga pembuka di kandang mereka ke gawang Torino adalah sekelebat mimpi dan memberi harapan kepada para suporter klub berbasis di Lazio itu untuk meraih poin pertama mereka di musim ini.

    Meski tak terwujud, Soddimo telah menunjukkan kegigihannya dalam berusaha membobol gawang lawan. Kedelapan percobaannya ke arah gawang adalah jumlah tertinggi bagi klub daripada striker-striker lain seperti Daniel Ciofani dan Federico Dionisi, sementara ia juga menciptakan jumlah peluang mencetak gol terbesar bagi rekan-rekan setimnya (tujuh kali).

    Soddimo berperan sangat penting dalam promosi Frosinone ke Serie A dengan tiga assist dan empat gol yang ia cetak, mengokohkan dirinya sebagai pemain yang terus bermain untuk tim Roberto Stellone.

    Lulus dari akademi muda Sampdoria, pemain asal Roma ini melakukan debutnya di Serie A sepuluh tahun yang lalu bersama Blucerchiati, namun setelah itu pindah ke liga ke kasta lebih rendah bersama Ancona, Salernitana, Grossetto dan Pescara.

    Soddimo membantu tim terakhir tadi menaik dua divisi dari Lega Pro ke kasta tertinggi Liga Italia hanya dalam tiga tahun bersama tim tersebut.

    Share with:
    • 1
    • 3
    • 2
    Information on the use of cookies
    This website uses cookies and, in some cases, third-party cookies for marketing purposes and to provide services in line with your preferences.
    If you want to know more about our cookie policy click here.
    By clicking OK, or closing this banner, or browsing the website you agree to our use of cookies in accordance with our cookie policy.
    OK