19.09.2015 12:30 - in: Serie A S

      Tiga pemain kunci Genoa

      Share with:
      • 1
      • 3
      • 2
      Setelah cukup sibuk pada jendela transfer, Genoa siap turun dengan susunan pemain yang banyak berbeda tahun ini saat melawan Bianconeri. Juventus.com memantau tiga rekrutan baru Rossoblu untuk diwaspadai pada laga malam ini.

      Seperti halnya Juventus, Genoa sangat aktif pada jendela transfer musim panas tahun ini, sehingga Bianconeri akan menghadapi tim yang berbeda dari tim yang pernah mengalahkan anak asuh Massimiliano Allegri 1-0 Oktober lalu.

      Banyak pergantian di seluruh bagian tim, khususnya di lini depan yang ditinggalkan Mauricio Pinilla ke Atalanta, Iago Falque ke Roma dan M’Baye Niang ke Milan (setelah masa peminjaman pemain terakhir itu di Stadio Luigi Ferraris berakhir) telah membuka kesempatan bagi semua pemain depan untuk mengisi posisi tersebut.

      Dengan demikian, ditambah dengan keinginan untuk melanjutkan tradisi banyaknya gol yang lahir dari laga Genoa vs Juventus dalam sejarah, Juventus.com telah memilih sejumlah pemain baru yang direkrut pelatih Gian Piero Gasperini yang harus diawasi yang mengisi kekosongan di lini depan mereka.

      DIEGO CAPEL, 27, GELANDANG SERANG

      Didatangkan dari Sporting Lisbon, Diego Capel adalah pemain berpengalaman dari kebersamaannya yang panjang dan sukses bersama Sevilla dan Sporting Lisbon.

      Pemain Spanyol itu berposisi di sayap luar, lebih sering beroperasi di sayap kiri, meski ia juga pernah ditempatkan di sisi kanan oleh manajer barunya di Luigi Ferraris.

      Dianugerahi dengan kecepatan, Capel lebih mampu mengalahkan pengawalnya, sementara kreativitas dan umpan silangnya menghasilkan sejumlah kontribusi penting bagi tim asal peninsula Iberia itu.

      Setelah membuat catatan prestasi luar biasa di musim 2007-08 untuk Sevilla, dimana ia mencetak total 11 gol dan menyumbang 19 assist dalam 127 laga, pemain 27 tahun itu menambah stastistiknya setelah pindah ke ibukota Portugal, dimana ia menyarangkan bola 16 kali ke gawang dan menyumbang 30 assist dalam empat tahun dan 19 penampilan lebih kurang dari saat ia bermain untuk mantan timnya.

      Mantan pemain internasional Spanyol itu akan berusaha melampaui jumlah-jumlah ini untuk anak asuh Gasperini, yang tentunya gembira memiliki pemain seperti dirinya yang mampu bermain di kedua sayap, menambah apa yang digadang-gadang sebagai tim dengan lini depan paling dinamik dan fleksibel.

      OLIVIER NTCHAM, 19, GELANDANG SERANG

      Baru berumur 19 tahun, Olivier Ntcham, adalah pemain muda dengan prospek paling menarik dan telah bermain selama 270 menit di laga-laga pembuka Serie A Genoa musim ini.

      Pemain Perancis itu berasal dari akademi Le Havre sebelum pindah ke tim muda Manchester City di tahun 2012.

      Ntcham segera masuk dalam jajaran tim U-21 tim Inggris itu saat masih berumur 16 tahun dan kemudian banyak memberi kontribusi penting bagi timnya, juga di tim U-19 klub itu yang mengikuti UEFA Youth League, mencetak 6 gol dan menyumbang delapan assist untuk kedua tim antara tahun 2013 dan 2015.

      Penampilannya langsung mendapat perhatian Rossoblu, yang merekrutnya musim panas ini dan pemain tim nasional Perancis U-19 itu telah langsung memberi sumbangsing penting dari posisinya di sayap kiri, posisi yang dari sana ia sudah menciptakan peluang terbanyak (9) dan membuat catatan jumlah tendangan terbanyak (19) dari seluruh rekan-rekan setim barunya.

      GORAN PANDEV, 32, PENYERANG

      Pemain rekrutan di musim panas lainnya, Goran Pandev, membawa segudang pengalaman bagi susunan pemain depan dengan tampilan baru Rossoblu.

      Pemain tim nasional Macedonia itu bisa bermain di berbagai posisi, baik diposisikan sebagai striker kedua atau pemain depan tunggal, dan manajer barunya telah mencoba menempatkannya di kedua posisi tersebut di awal musim ini.

      Seorang pembunuh di area penalti lawan, Pandev juga memiliki mata yang tajam untuk mengirim umpan sehingga menjadikannya seorang pengirim assist yang konsisten: dengan 102 gol dan 60 assist, termasuk saat bermain bersama Lazio dan paling terbaru, Napoli, statistiknya itu berdasarkan fakta tersebut.

      Rata-rata pemain 32 tahun itu juga menyarangkan satu gol dalam tiga laga yang dilakoninya untuk tim nasional, dimana ia telah menjadi pemain tetap sejak melakukan debutnya di tahun 2001.

      Share with:
      • 1
      • 3
      • 2
      Information on the use of cookies
      This website uses cookies and, in some cases, third-party cookies for marketing purposes and to provide services in line with your preferences.
      If you want to know more about our cookie policy click here.
      By clicking OK, or closing this banner, or browsing the website you agree to our use of cookies in accordance with our cookie policy.
      OK