12.09.2015 13:00 - in: Serie A S

      Tiga pemain kunci untuk Chievo

      Share with:
      • 1
      • 3
      • 2
      Setelah mengawali musim ini dengan dua kemenangan dan tujuh gol, Juventus.com memilih tiga pemain di lini serang Chievo sebagai pemain yang harus diwaspadai

      Chievo membuat jalan mereka ke Juventus Stadium malam ini dengan catatan mengesankan, tidak hanya dalam hal posisi pertama di liga tetapi juga karena menjadi tim yang paling banyak mencetak gol di Serie A sejauh ini.

      Juventus.com menampilkan tiga pemain di lini serang Gialloblu, yang telah memberikan kontribusi lebih dalam tujuh gol yang telah dicetak oleh tim awal musim 2015/16.

      VALTER BIRSA, 29 TAHUN, GELANDANG SERANG

      Sama seperti seluruh anggota tim, Valter Birsa sedang dalam performa yang hebat di awal musim. Bermain sebagai penyerang lubang tepat di belakang duo penyerang Alberto Paloschi dan Riccardo Meggiorini, Birsa sudah mencetak dua gol dalam pertandingan awal musim ini, sementara itu Ia juga telah mencatatkan tiga assists. Berbahaya di daerah sepertiga akhir, pemain berusia 29 tahun ini sangat mahir dalam meladeni penyerang dari posisi lebih melebar dan ini telah terbukti menjadi bagian besar dari kesuksesan Chievo sejauh ini terutama dalam melakukan serangan balik, strategi yang akan mereka coba terapkan kembali di Juventus Stadium malam ini. Pemain internasional Slovenia adalah spesialis bola mati dan sudah mencetak gol melalui tendangan bebas dalam kemenangan kandang 4-0 atas Lazio.

      Birsa pertama kali bermain di klub kota kelahirannya Gorica, di mana ia berhasil mencetak 26 gol dalam 63 penampilan, statistik yang mengesankan untuk seorang gelandang. Di sanalah ia menangkap perhatian dari klub-klub asing dan itu tidak akan lama bagnya bertahan di divisi teratas Slovenia untuk pindah ke klub asal Prancis Sochaux pada tahun 2006, sebelum akhirnya ia pindah ke tim sesama Ligue 1, Auxerre, tiga tahun kemudian. Lima gol dalam tahun terakhirnya bersama Burgundy membuat Birsa pindah ke Genoa dan kemudian menuju Milan, setelah musim yang singkat di Torino. Usai mencetak beberapa gol untuk Rossoneri, Chievo mengamankan jasanya dengan status pinjaman pada musim lalu dan telah beradaptasi dengan cepat bagi tim barunya, sebagai playmaker, pemain yang dominan dengankaki kiri ini telah mengkreasikan lima dari tujuh gol yang dicetak Chievo sejauh ini di musim 2015 / 16.

      RICCARDO MEGGIORINI, 30 TAHUN, PENYERANG

      Riccardo Meggiorini bergabung dengan Birsa total mencetak dua gol sejauh musim ini, Ia mencetak gol pembuka bagi timnya saat meraih kemenangan atas Empoli dan Lazio. Sang penyerang juga telah mencatatkan benyak assists bagi Chievo, dan yang paling mengesankan daris emuanya, Ia memiliki andil besar dalam 10 dari 18 gol terakhir yang dicetak Chievo d Serie A. Secara fisik Ia sangat kuat, pemain berusia 30 tahun ini adalah sosok yang mengesankan dalam duel udara, memenangkan lebih banyak duel udara daripada bek-bek lawan. Pergerakannya sangat efektif bagi poros lini depan Flying Donkeys, Meggiorini mahir dalam membaca pergerakan duetnya di lini depan dan sangat cepat mengisi posisi yang ditinggalkan gelandang serang.

      Setelah memulai tingkat pemuda dengan rival sekota Hellas Verona dan kemudian di Inter, Meggiorini membuat namanya melambung saat memimpin Cittadella, ia rata-rata mencetak lebih dari satu gol setiap tiga pertandingan, membantu mereka promosi ke Serie B pada tahun 2008. Setahun kemudian, karirnya menanjak dan bermain di SerieA bersama Bari. Setelah mencetak lima gol di Puglia, ia kemudian bermain untuk beberapa tim: Bologna, Genoa, Novara (pinjaman) dan Torino sebelum Rolando Maran membawanya ke Chievo musim panas lalu.

      ALBERTO PALOSCHI, 25 TAHUN, PENYERANG

      Alberto Paloschi adalah pencetak gol terbanyak bagi Chievo sejauh musim 2015/16, setelah tiga kali membobol gawang lawan dalam dua laga terakhir Serie A, yang membuatnya menempati posisi kedua sebagai pencetak gol terbanyak sementara di Serie A bersama pemain Inter, Stefan Jovetic dan tertinggal satu gol di belakang penyerang Sampdoria, Eder. Tinggi dan kuat, Paloschi juga merupakan segelintir mimpi buruk bagi pertahanan lawan dan memberikan ancaman gol terutama dari udara, karena Ia telah menciptakan dua gol melalui sundulan pada pembukaan liga musim ini.

      Padausia 25 tahun, performa awal musim Paloschi bisam enjadi indikator bahwa ia sedang memasuki puncak karir yang telah membuatnya mencetak gol secara konsisten baik untuk Chievo dan mantan klubnya Parma. Setelah muncul dari akademi Milan, membuat debut Serie A dan mencetak gol pertamanya di Serie A untuk Rossoneri musim 2007/08, Paloschi pindah ke Parma yang baru terdegradasi  dan memainkan peran kunci dalam promosi langsung mereka ke papan atas Italia, Ia sukses mencetak 11 gol. Setelah beberapa musim di Emilia Romagna dan musim yang singkat dengan Genoa, mantan penyerang ItaliaU-21 pindah ke Chievo pada tahun 2011, di mana ia mencatatkan rata-rata hampir satu gol setiap tiga pertandingan.

      Share with:
      • 1
      • 3
      • 2
      Information on the use of cookies
      This website uses cookies and, in some cases, third-party cookies for marketing purposes and to provide services in line with your preferences.
      If you want to know more about our cookie policy click here.
      By clicking OK, or closing this banner, or browsing the website you agree to our use of cookies in accordance with our cookie policy.
      OK