07.03.2016 11:30 - in: Serie A S

    #AtalantaJuve dalam angka-angka

    Share with:
    • 1
    • 3
    • 2
    Kemenangan 2-0 Bianconeri di Bergamo memberikan berita baik dalam hal serangan dan pertahanan. Juventus.com menganalisis kemenangan tersebut secara detail.
    KEGEMILANGAN BUFFON

    Jika menjaga gawang tanpa kebobolan menjadi faktor utama dalam memenangkan gelar (seperti yang dibuktikan melalui fakta bahwa sembilan dari sepuluh musim terakhir, tim dengan pertahanan terbaik berhasil memenangkan gelar liga), maka Bianconeri saat ini berada di jalur yang tepat.

    Kemenangan 2-0 hari Minggu di Bergamo merupakan laga kesembilan beruntun di Serie A tanpa kebobolan, menyamai rekor klub dan tim divisi teratas Italia lainnya, sementara bagi kapten klub Gianluigi Buffon terdapat tambahan kebahagiaan dengan mencatatkan kembali namanya dalam buku sejarah karirnya: 

    KEBANGKITAN FENOMENAL

    Pasukan Massimiliano Allegri berhasil mengumpulkan 52 poin dari kemungkinan 54 poin dalam 18 laga liga terakhir mereka (hampir separuh musim), sejak mengalami kekalahan dari lawan hari Jumat nanti Sassuolo pada pekan 10.

    Tak perlu dikatakan lagi, kebangkitan klub sejak kepedihan malam itu di Reggio Emilia merupakan satu hal yang luar biasa, melihat mereka sebelumnya hanya meraih 12 poin dari kemungkinan 30 poin hingga saat itu.

    Satu dari sekian banyak rahasia kebangkitan Juve dari beberapa bulan terakhir adalah kemampuan untuk terus berjuang hingga menit akhir. Gol Mario Lemina merupakan gol ke-14 tim yang dicetak di 15 menit terakhir laga. Hanya Lazio (15) yang mencetak lebih banyak gol di 15 menit terakhir laga.

    PENTINGNYA AKURASI

    Salah satu perbedaan besar yang dapat ditarik dari penampilan-penampilan Atalanta dan Juventus adalah ketepatan dari masing-masing tembakan dan operan mereka.

    Sementara tuan rumah lebih banyak melakukan usaha di depan gawang (13) dari pada Bianconeri (sembilan), mereka hanya mengarah target tiga kali berbanding lima milik tim tamu.

    Pasukan Allegri juga terbukti lebij akurat dari pada pasukan Edy Reja dalam hal distribusi, mengangkiri pertandingan dengan rasio operan sukses yang impresif yaitu 79.4% dibandingkan dengan 69.5% milik Nerazzurri.

    Menariknya, Atalanta meningkatkan hal ini usai jeda, mengoper dengan ketepatan yang lebih besar dari pada Juventus di sepanjang babak kedua (75% dibandingkan 73.5%), namun mereka pada akhirnya tidak mampu mengoptimalkan tekanan mereka ketika dan di saat itu sangat dibutuhkan.

    CANTIK DALAM MERAH MUDA

    Memang terdapat sedikit déjà vu tentang gol Andrea Barzagli di menit 24. Bukan hanya sang bek merayakan gol sebelumnya melawan tim yang sama 46 bulan yang lalu, namun juga karena ia mengenakan seragam berwarna merah muda yang sama, yang merupakan seragam kedua di musim 2011/12.

    Sementara itu, penyelesaian indah Lemina pada menit 86 merupakan tambahan yang sempurna dari gol liga perdananya yang terjadi lebih dari empat bulan lalu sejak kembali dari cedera.

    Kontribusi lainnya pada Minggu malam tersebut hadir dalam diri Mario Mandzukic. Penyerang Kroasia tersebut menciptakan peluang dari kedua gol timya, memberikan bola enam kali kepada rekan-rekannya, melepaskan tiga umpan silang dan memenangkan dua tekel.

    Paulo Dybala juga memvbuat kehadirannya dirasakan, dilanggar lima kali oleh tim lawan dan melakukan delapan dribel sukses, sementara Claudio Marchisio memperkuat reputasinya sebagai distributor paling akurat di Bianconeri, dengan 61 operannya sukses mencapai pemain lainnya dengan seragam merah muda.

    Share with:
    • 1
    • 3
    • 2
    Information on the use of cookies
    This website uses cookies and, in some cases, third-party cookies for marketing purposes and to provide services in line with your preferences.
    If you want to know more about our cookie policy click here.
    By clicking OK, or closing this banner, or browsing the website you agree to our use of cookies in accordance with our cookie policy.
    OK