27.02.2016 14:30 - in: Serie A S

    Analisis performa tandang Inter

    Share with:
    • 1
    • 3
    • 2
    Perjalanan Inter ke Turin akan menandai laga tandang mereka yang ke-14 dari Serie A musim ini. Juventus.com melacak kembali tren penampilan mereka di 13 laga tandang sebelumnya
    PERJALANAN SULIT SEJAK DARI NAPLES

    Tidak terkalahkan dalam laga tandang mereka di tiga setengah bulan pertama musim ini, Inter mencatatkan penampilan tandang terbaik di Serie A dengan 14 poin dari enam laga.

    Akan tetapi, sejak meraih kekalahan tandang pertama saat melawan Napoli pada 30 November, pasukan Roberto Mancini hanya mengumpulkan delapan poin dari tujuh laga tandang terakhir mereka, termasuk kekalahan 3-0 dari rival satu kota mereka Milan pada 31 Januari dan kekalahan 2-1 dari Fiorentina di perjalanan mereka.

    Memang, anda harus melacak kembali pada 6 Januari dan laga pertama sejak libur Natal untuk melihat kembali kemenangan terakhir mereka di luar tembok San Siro, kemenangan 1-0 di Empoli.

    KEHEBATAN KIPER

    Inter mencatatkan rekor defensif terbaik ketiga di laga tandang, rata-rata kebobolan 1.1 gol – sama dengan Bologna dan Sassulo serta berada di bawah Juvantus (0.6) dan Napoli (0.9).

    Memainkan peran yang besar dari menjaga gawang mereka dari gol-gol lawan adalah siapa lagi selain Samir Handanovic. Kiper asal Slovenia ini telah melakukan penyelamatan dalam jumlah besar dari tembakan-tembakan yang mengarah kepadanya dibandingkan dengan kiper lainnya (79%), serta menggagalkan dengan jumlah tertinggi keempat dari peluang lawan – 88, jumlah yang signifikan bagi tim yang berada di posisi kelima Serie A.

    Alasan utama mengapa Handanovic selalu dibuat sibuk adalah karena pasukan Mancini membiarkan tuan rumah melakukan tembakan mengarah target 4.8 kali tiap laga – lebih banyak dari sembilan teratas untuk penampilan tandang musim ini.

    GOL TUNGGAL

    Jika Inter mencetak rata-rata 1.4 gol tiap laga pada musim ini di laga tandang mereka maka ini berkat kemenangan 4-0 mereka melawan Udinese dan hasil imbang 3-3 melawan Hellas Verona.

    Pendukung tandang Nerazzurri lebih sering merayakan gol tunggal dari tim mereka musim ini, kemenangan tandang 2-1 atas Carpi merupakan laga lainnya dimana mereka berhasil mengalahkan kiper lawan lebih dari satu kali.

    PEMAIN SAYAP LUAR BIASA

    Fakta bahwa Inter sering menyerang dari sisi sayap bukanlah rahasia. Rata-rata mereka melepaskan 18.5 umpan silang ke area penalti saat di laga tandang mewakili yang terbaik kedua di Serie A setelah Lazio dengan 22.2.

    Sementara itu, 5.8 sepak pojok yang dimenangkan tiap laga juga hanya diungguli oleh pasukan Stefano Pioli Biancocelesti (6.2).

    Dalam laga tandang kedua paling akhir mereka, melawan Hellas Verona (lihat diagram di kiri), terlihat jelas bagaimana Nerazzurri fokus pada mayoritas serangan mereka melalui sisi sayap, terutama di sisi sayap kanan, dimana Yuto Nagatomo, Marcelo Brozovic dan Rodrigo Palacio menjadi penggerak utama.

    AWASI ICARDI

    Mauro Icardi adalah pencetak gol terbanyak Inter di laga-laga tandang musim ini dengan enam gol, terakhir hadir di laga yang sudah disebutkan sebelumnya yaitu laga imbang 3-3 di Verona. Pemain Argentina tersebut juga mencetak dua gol dalam satu laga musim ini saat bermain tandang, ketika mengalahkan Udinese 4-0 bulan Desember.

    Lini pertahanan Bianconeri juga disarankan untuk mengamati rekan senegara dan duet menyerangnya Palacio, yang juga memiliki jumlah assist paling banyak saat bermain tandang (tiga) serta penyerang sayap Serbia Adem Ljajic, yang memiliki angka tertinggi dalam peluang mencetak gol di luar San Siro musim ini (22).

    Share with:
    • 1
    • 3
    • 2
    Information on the use of cookies
    This website uses cookies and, in some cases, third-party cookies for marketing purposes and to provide services in line with your preferences.
    If you want to know more about our cookie policy click here.
    By clicking OK, or closing this banner, or browsing the website you agree to our use of cookies in accordance with our cookie policy.
    OK