04.02.2016 11:00 - in: Serie A S

      Angka-angka penting dari Rabu malam

      Share with:
      • 1
      • 3
      • 2
      Kemenangan 1-0 atas Genoa kemarin malam merupakan kemenangan ke-13 Juventus secara berturut-turut di Serie A dan ke-16 dari 17 laga yang mereka menangkan setelah unggu terlbih dulu

      Tiga belas: angka ketidakberuntungan bagi beberapa orang, angka pemecah rekor bagi Juventus

      Hanya ada satu tempat logis untuk memulai rangkuman statistik dari kemenangan tipis 1-0 hari Rabu malam atas Genoa dan itu adalah kemenangan liga ke-13 Bianconeri secara beruntun sejak mengalahkan Torino pada 31 Oktober, rekor terbaik terbaru bagi juara bertahan.

      Seolah ditakdirkan, adalah gol telat Juan Cuadrado yang menjadi penentu kemenangan melawan Torino pada malam Hallowen yang mengawali catatan menakjubkan ini dan sang pemain Kolombia tersebut pula yang memberikan kontribusi kembali pada kemarin malam terhadap apa yang telah ia mulai, mengirimkan tembakan rendah mendatar melewati kiper Mattia Perin setelah sebelumnya membentur Sebastian De Maio.

      Berkat intervensi jarak dekat dari Cuadrado, era Massimiliano Allegri saat ini bukan hanya dapat mencatatkan rekor kemenangan beruntun klub namun juga catatan mencetak gol aktif terpanjang di Serie A, selalu mencetak gol di 13 laga beruntun.

      Bersamaan dengan itu, usaha defleksi pemain pinjaman dari Chelsea ini, yang kemudian dikonfirmasikan sebagai gol bunuh diri kedua yang dicetak Genoa untuk Juventus musim ini, memastikan bahwa pasukan Allegri memperpanjang statistik impresif dengan memenangkan 17 dari 18 laga dimana mereka unggul lebih dulu pada musim ini, sekali lagi, sebuah rekor terbaik di Serie A.

      Pada malam dimana hanya sedikit terjadi peluang gol dan juga sedikit aksi di kotak penalti, tidak mengejutkan lagi bahwa lini pertahanan Bianconeri sekali lagi memberikan kekuatan penuh. Clean sheet kemarin malam merupakan yang kelima dari enam laga dan menjaga status mereka sebagai lini pertahanan terkejam di Serie A, hanya kebobolan 15 kali musim ini.

      Rahasia dari luar biasanya barisan pertahanan Nyonya Tua kali ini adalah kemampuan Leonardo Bonucci, Andrea Barzagli dan pemain belakang lainnya untuk mencegah pemain lawan melepaskan tembakan. Bukan pertama kalinya dalam musim ini, Juve membatasi tim tamu mereka dengan hanya melepaskan satu tembakan mengarah target sepanjang 90 menit, sementara tanpa sengaja mencetak dua gol di wilayah mereka sendiri.

      Maju lebih ke depan, trio gelandang Claudio Marchisio, Paul Pogba dan Simone Padoin sama tangguh dan kompetitifnya seperti yang diharapkan tiap orang. Meskipun bekerja dalam ruang yang lebih terbatas di sepertiga akhir – yang mana harus diberikan pujian terhadap tim Genoa yang terorganisir dengan baik – Pogba berhasil melakukan 42 operan sukses dan tiga tembakan, tiga tekel serta enam kali mengambil alih penguasaan bola.

      Di lini depan, tidak terdapat eksploitasi lebih banyak dari pemain yang sedang dalam performa terbaik Paulo Dybala, Alvaro Morata serta penyerang Rossoblu Leonardo Pavoletti. Sementara Dybalam menghasilkan tiga peluang gol, pemain Argentina ini secara mengejutkan tidak mampu melepaskan tembakan mengarah target. Dari ketiga pemain tersebut, hanya Pavoletti yang berhasil melakukannya.

      Share with:
      • 1
      • 3
      • 2
      Information on the use of cookies
      This website uses cookies and, in some cases, third-party cookies for marketing purposes and to provide services in line with your preferences.
      If you want to know more about our cookie policy click here.
      By clicking OK, or closing this banner, or browsing the website you agree to our use of cookies in accordance with our cookie policy.
      OK