15.07.2016 19:00 - dalam: Laporan Resmi S

    Benatia: memperkuat barisan belakang Bianconeri

    Share with:
    • 1
    • 3
    • 2
    Ketenangan, kecermatan, pintar menempatkan diri, kekuatan fisik, dan naluri mencetak gol adalah di antara kelebihan-kelebihan yang membuat Medhi Benatia menjadi bagian dari pasukan pemain belakang Juventus musim ini.

    Dengan disepakatinya kepindahan Medhi Benatia dari Bayern Munich dengan status pinjaman selama semusim maka datanglah satu kekuatan pertahanan yang telah teruji di dunia sepakbola dan Eropa bahkan dunia.

    Lahir di sebuah kota di Perancis bernama Courcoronnes, Benatia mengawali karirnya bersama Tours dan Lorient sebelum pindah ke Clemont pada musim panas 2008. 

    Dua golnya dalam dua musimnya bersama tim Ligue 2 itu menjadi awal rangkaian gol selama karirnya dimana ia telah mencetak gol di setiap satu musim (total 15 lesatan) sejak kedatangannya di Clemont-Ferrand delapan tahun yang lalu - bukan jumlah yang kecil bagi seorang bek tengah.

    Pada tahun 2010, kapten tim nasional Maroko ini pindah dari Perancis ke timur laut Italia Udinese, menempatkan dirinya sebagai tumpuan lini belakang Zebrete, dengan tujuh gol atas namanya dalam 97 penampilan.

    Penampilan-penampilan yang secara konsisten impresif sepanjang tiga tahunnya di Friuli membuat klub besar Serie A, Roma, membutuhkan jasanya pada musim panas 2013. Lima gol Benatia dan 210 sapuan di liga menjadikannya berperan penting dalam membantu klub ibukota tersebut meraih total poin tertinggi mereka sepanjang sejarah (85) dan hanya kebobolan 25 kali di sepanjang musim - hanya lebih banyak dua gol dari sang juara musim 2013/2014, Juventus.

    Berkembang menjadi salah satu pemain bertahan paling lengkap di sepakbola Eropa, Benatia memilih untuk mengetes keahliannya di negara ketiga tempatnya berkarir pada tahun 2014, kali ini bergabung dengan tim raksasa Jerman, Bayern Munich.

    Selama dua musim bersama Bavaria, pemain 29 tahun ini meraih dua gelar Bundesliga dan Piala Jerman secara beruntun, tampil sebanyak 46 kali, menyarangkan tiga gol dan mengirimkan jumlah umpan berbuah gol yang sama.

    Dianugerahi kaki kanan yang kuat, ketenangan Benatia, kecermatan dan naluri menemukan posisi, belum lagi kekuatan fisik dan kemampuannya mengancam di depan gawang dari bola-bola mati, semua itu mewakili karakteristik-karakteristik yang siap menjadikannya salah satu anggota pasukan pertahanan Bianconeri yang menjanjikan di musin yang akan segera bergulir.

    Share with:
    • 1
    • 3
    • 2
    Information on the use of cookies
    This website uses cookies and, in some cases, third-party cookies for marketing purposes and to provide services in line with your preferences.
    If you want to know more about our cookie policy click here.
    By clicking OK, or closing this banner, or browsing the website you agree to our use of cookies in accordance with our cookie policy.
    OK