13.03.2016 17:00 - in: Liga Champions S

      Bonucci: “Keyakinan tinggi menghadapi Bayern”

      Share with:
      • 1
      • 3
      • 2
      Leonardo Bonucci menatap ke depan dengan penuh optimisme menuju pertandingan Liga Champions pada hari Rabu dengan Bayern Munich: "Kami pergi ke sana dengan penuh semangat dan tekad untuk mencapai babak berikutnya"

      Sangat jarang untuk menemukan pertandingan yang mudah di Liga Champions, tapi perjalanan ke kandang salah satu tim favorit turnamen, Bayern Munich, harus dianggap sebagai salah satu tugas terberat yang mungkin terjadi baik di dalam kompetisi dan dunia sepak bola.

      Sejauh ini Juventus tidak diunggulkan, namun, di mana ada tantangan yang tinggi disana juga terdapat alasan yang lebih besar untuk berdiri dan diperhitungkan. Itu yang terjadi di putaran  pertama pada Februari kemarin di Turin, ketika Bianconeri bangkit dari ketinggalan dua gol untuk menyamakan kedudukan pada babak kedua dengan performa sensasional yang diharapkan bisa kembali di Bavaria pada Rabu nanti dengan optimisme lebih seperti pendapat Leonardo Bonucci.

      Berbicara kepada JTV, sang pemain belakang ini memulai: "Ini akan menjadi pertarungan yang luar biasa dan kami pergi ke Munich dengan penuh semangat dan tekad untuk mencapai babak berikutnya. Kami sepenuhnya menyadari seberapa kuat Bayern, tetapi mereka juga memiliki beberapa titik lemah yang kita akan lihat untuk dieksploitasi.

      "Tidak ada keraguan tentang itu, kami memulai putaran pertama sepenuhnya dengan cara yang salah. Ini tidak ada hubungannya dengan formasi yang kami mainkan, kami tahu bahwa kami harus memberikan lebih. Kami dipertemukan untuk saling berhadapan dan membawa itu pada diri kita sendiri untuk keluar menuju pertempuran, dari titik itu dan seterusnya, kita akan melihat Juventus yang sebenarnya sekali lagi."

      Pusat identitas Nyonya Tua selama bertahun-tahun adalah pertahanan yang solid, kemungkinan juga tidak lebih daripada musim ini, dengan kemenangan 1-0 atas Sassuolo pada Jumat kemarin menandai clean sheet ke-10 berturut-turut di liga. Sementara itu, Gianluigi Buffon hanya membutuhkan waktu empat menit untuk mencatatkan rekor di Serie A untuk jangka waktu terlama tanpa kebobolan (926).

      "Fakta seperti ini membuat kami bangga dan, lebih jauh lagi, membuktikan betapa Gigi adalah kiper nomor satu dalam sejarah sepak bola," tegas Bonucci, yang juga memberikan pujian untuk kemampuan tim untuk melindungi barisan belakang dan memastikan tim tetap kompak dan berbahaya pada serangan balik.

      "Kami terbiasa melihat penyerang kami merebut bola di tepi area penalti kami untuk memulai serangan baru. Ini berarti bahwa setiap orang melakukan bagian mereka dari perspektif pertahanan."

      Tetap dengan topik pertahanan, Bonucci mendukung rekan satu timnya Daniele Rugani untuk terus mengembangkan dan menjadi pemain reguler di barisan belakang Bianconeri, Bek berusia 21 tahun tersebut telah memberikan kinerja terbaiknya terutama pada pertandingan Jumat malam kemarin melawan Sassuolo.

      "Daniele harus yakin bahwa ia memiliki potensi untuk menjadi anggota kunci dari lini belakang di tahun-tahun mendatang. Orang mengkritik penampilannya di Coppa Italia melawan Inter, tapi sebenarnya seluruh tim gagal menampilkan performa terbaik pada hari itu dan kami beruntung bisa bertahan hingga adu penalti dan akhirnya mencapai final. Sekarang tujuan kami adalah untuk pergi ke Roma dan mempertahankan Piala kami, karena masih ada ruang di lemari piala!"

      Selain bertujuan untuk meraih gelar Coppa Italia yang ke-11 dalam sejarah klub, pasukan Massimiliano Allegri juga memiliki pandangan tajam tentang mengamankan gelar Scudetto kelima secara berturut - turut, salah satu hal yang ditekankan oleh Bonucci akan menjadi perjuangan yang paling sulit dalam beberapa waktu, mengingat peningkatan kualitas pesaing mereka musim ini.

      Dia menyimpulkan: "Tahun ini tidak diragukan lagi lebih kompetitif, yang merupakan sesuatu yang mendorong kita untuk bermain untuk yang terbaik dari kemampuan kita. Paket tim yang mengejar kami memainkan sepakbola yang sangat baik, terutama Napoli, Fiorentina dan Roma, yang telah membaik dan mengembalikan kepercayaan diri mereka sejak kembalinya Luciano Spalletti."

      Share with:
      • 1
      • 3
      • 2
      Information on the use of cookies
      This website uses cookies and, in some cases, third-party cookies for marketing purposes and to provide services in line with your preferences.
      If you want to know more about our cookie policy click here.
      By clicking OK, or closing this banner, or browsing the website you agree to our use of cookies in accordance with our cookie policy.
      OK