25.01.2016 23:30 - in: Serie A S

    Dybala pastikan kemenangan ke-11 secara beruntun

    Share with:
    • 1
    • 3
    • 2
    Paulo Dybala cetak gol penentu kemenangan di menit ke-77 demi raihan poin maksimal melawan Roma dan kemenangan ke-11 di liga bagi Bianconeri.

    Paulo Dybala sekali lagi menjadi bintang saat Bianconeri akhirnya berhasil menembus pertahanan Roma untuk mencatatkan kemenangan ke-11 di Serie A pada Senin dini hari (25/1) di Juventus Stadium.

    Dalam pertarungan sengit dengan tim asuhan Luciano Spaletti yang memang nampak harus ditentukan oleh sebuah momen brilian, Dybala, seperti yang terjadi beberapa kali musim ini, mencetak skor di bagian akhir pertandingan sehingga koleksi golnya kini menjadi 14 di semua kompetisi musim ini, sekaligus mengamankan tiga poin penting dalam upaya timnya memburu gelar scudetto kelima secara berturut-turut.

    Namun demikian di babak pertama yang berakhir tanpa gol Bianconeri masih memperlihatkan sejumlah karakter permainan yang secara bebas mengalirkan bola dari sebuah tim yang penuh percaya diri setelah meraih sepuluh kemenangan beruntun. Dybala  seperti biasa tampil dengan naluri membunuhnya dan memaksa Wojciech Szczesny melakukan dua penyelamatan, namun tuan rumah tetap tak mampu menuai hasil dari peluang-peluang berharga yang tercipta sebelum jeda paruh waktu.

    Babak kedua terlihat sama sepinya, meski Juventus bisa saja meraih keunggulan di menit ke-69 ketika Patrice Evra berhadapan satu lawan satu dengan kiper lawan, namun Szczesny dengan baik mengarahkan badannya ke arah bola hasil tendangan sangat keras pemain Perancis itu.

    Namun delapan menit kemudian, publik Juventus Stadium terhenyak ketika umpan cerdas Paul Pogba diterima Dybala, yang dengan dingin mengarahkan bola hingga melewati Szczesny sehingga tuan rumah pun melesat dengan selisih dua poin dari pimpinan liga, Napoli, di tabel klasemen.

    Sebagaimana sering terjadi di pertandingan-pertandingan sepenting ini, kehati-hatian kedua tim melahirkan lima menit pembuka yang ketat sebelum Leonardo Bonucci, pencetak gol kemenangan laga ini tahun lalu, melepas tembakan pertama Bianconeri dari jarak 28 meter, tembakan yang tepat mengarah ke jangkauan Szczesny.

    Juventus kemudian menambah kecepatan, dengan Dybala secara khusus menimpakan sejumlah kesulitan di lini bertahan Roma. Sang pemain depan Argentina membuat Szczesny melakukan penyelamatan kedua dalam waktu singkat melalui sebuah tendangan bebas berbahaya dari pinggir kotak penalti.

    Percobaannya selanjutnya, sebuah bola menggantung cantik di atas kiper asal Polandia itu, hanya menyentuh mistar gawang sebelum hakim garis mengangkat benderanya karena Dybala terlebih dahulu offside.

    Di menit ke-23 Evra juga turut beraksi di area serang, melesakkan dua tembakan yang melintas di depan gawang, yang pertama diblok, yang kedua hampir mampu dijangkau Pogba, hanya saja pemain tim nasional Perancis itu terjebak dalam posisi offside.

    Beberapa saat kemudian, sang gelandang mengarahkan umpan silangnya ke kotak penalti agar dapat diterima Stephan Lichtsteiner yang berlari ke dalam, namun umpannya jauh melambung.

    Setelah 25 menit yang cukup sengit, nampaknya biasa jika kemudian diikuti dengan 15 menit yang lebih tenang, sebab Giallorossi mulai menemukan permainan mereka, namun penyelesaian akhir mereka buruk, ketika Alessandro Florenzi melepas tembakan yang jauh melebar dan melambung padahal posisinya memungkinnya untuk menembak lebih baik lagi.

    Menjelang akhir babak pertama, Dybala hadir dengan tendangan bebas lainnya di wilayah berbahaya, namun tembakan pemuda 22 tahun itu terlalu mengarah ke tengah sehingga tidak menyulitkan Szczesny.

    Babak kedua dimulai dengan kondisi serupa seperti akhir babak pertama, dimana hanya sedikit aksi di mulut gawang hingga, di menit ke-64, Radja Nainggolan melepas tembakan dari dalam kotak penalti yang berubah arah ke atas mistar.

    Baru masuk beberapa detik menggantikan Lichtsteiner, Juan Cuadrado mencoba peruntungannya dari jarak jauh, memaksa Szczesny melakukan hadangan yang baik, yang bahkan di menit ke-69 kembali melakukan penyelamatan impresif terhadap tembakan sangat keras Evra, sang pemain Perancis itu melepaskannya tepat ke gawang setelah pergerakan bola yang manis di sekitar area penalti lawan.

    Peluang terbaik pada laga itu nampak tak kunjung datang, namun Bianconeri terus menekan dan tekanan mereka terbayar delapan menit kemudian, ketika Pogba meluncurkan sebuah umpan sempurna kepada Dybala dan pencetak gol terbanyak Juve itu tanpa kesalahan menggulirkan bola dengan tepat hingga melewati Szczesny yang tak mampu lagi menghadang.

    Ketika sudah unggul, anak asuh Massimiliano Allegri selalu terdorong untuk mempertahankan keunggulan mereka dan, setelah sempat terancam oleh tendangan bebas Miralem Pjanic di menit ke-69 yang ditepis ke atas mistar gawang Buffon, mempertahankan tiga poin penting dalam upaya mereka mempertahankan gelar juara, yang dilanjutkan dengan lawatan hari Minggu depan (31/1) ke markas tim papan tengah, Chievo.

    JUVENTUS

    Buffon; Barzagli, Bonucci, Chiellini; Lichtsteiner (Cuadrado 66), Khedira, Marchisio, Pogba, Evra; Dybala (Morata 84), Mandzukic

    Cadangan: Neto, Audero, Rugani, Caceres, Alex Sandro, Padoin, Sturaro, Asamoah, Hernanes,  Zaza

    Pelatih: Allegri


    ROMA

    Szczesny; Manolas, De Rossi, Rüdiger; Florenzi (Torosidis 90+3), Pjanic, Vainqueur (Keita 71), Digne; Nainggolan, Salah (Sadiq 90); Dzeko

    Pelatih: De Sanctis, Lobont, Emerson, Castan, Gyomber, Iago Falque, Totti

    Cadangan: Spalletti

    Share with:
    • 1
    • 3
    • 2
    Information on the use of cookies
    This website uses cookies and, in some cases, third-party cookies for marketing purposes and to provide services in line with your preferences.
    If you want to know more about our cookie policy click here.
    By clicking OK, or closing this banner, or browsing the website you agree to our use of cookies in accordance with our cookie policy.
    OK