22.02.2016 19:30 - in: Liga Champions S

    Guardiola: "Laga penuh intrik menanti"

    Share with:
    • 1
    • 3
    • 2
    Pelatih Bayern Munich Pep Guardiola prediksikan pertempuran Liga Champions yang ketat pada Selasa malam di Juventus Stadium

    Pep Guardiola mungkin belum pernah menghadapi Bianconeri sebelumnya dalam karir kepelatihannya yang berlangsung selama hampir satu dekade, namun ia tampaknya memahami dengan jelas bahwa prestasi Nyonya Tua dalam empat setengah musim terakhir tidak lepas dari perhatiannya.

    Berbicara di hadapan media yang memenuhi ruang konferensi pers di Juventus Stadium, pelatih Bayern Munich ini mengawali: “Saya mengagumi kinerja yang dilakukan Juventus dalam beberapa tahun terakhir. Mereka tidak mengawali musim ini dengan baik, namun kini mereka menujukkan kualitas tim yang hebat kembali dan ini, tidak diragukan lagi, akan menjadi laga yang menarik.

    “Mereka memiliki kekuatan yang tidak bisa diremehkan di seluruh lini dan memiliki banyak pengalaman terutama di lini belakang mereka. Dalam banyak cara, mereka merupakan perwujudan dari kualitas olah raga Italia dalam hal ketekunan, determinasi dan tanggung jawab untuk bertahan jika diperlukan.

    Sementara menerima fakta bahwa pertemuan Selasa malam melawan pasukan Massimiliano Allegri akan menjadi tantangan yang signifikan, “layaknya semua laga di 16 besar Liga Champion,” ia sangat sadar tentang tujuannya di putaran pertama di Turin.

    “Kami bersiap untuk bermain baik, mencetak beberapa gol dan membawa pulang hasil yang memberikan kami peluang terbaik untuk memenangkan laga di Munich.

    “Oleh karena itu, kami mengetahui ini tidak akan mudah, mengingat performa akhir-akhir ini dari Juve. Mereka sangat jarang kebobolan. Pastinya, tujuh laga telah terlewati sejak terakhir kali mereka kemasukan gol.

    “Kami karenanya telah berpikir mengenai memberikan alternatif dari pendekatan kami untuk dapat melewati kekuatan pertahanan mereka dan untuk mengatasi masalah cedera di lini belakang kami.”

    Mengenai banyak absennya pemain bertahan Bayern, tanpa adanya bek tengah yang dikenal cukup bugar untuk menghadapi Bianconeri besok, Guardiola menekankan pada fleksibilitas taktis dan teknis dari para pemainnya, membuat mereka mampu menjalankan berbagai peran di lapangan – sesuatu yang telah menjadi bukti dari kinerja terbaru Joshua Kimmich dan David Alaba di jantung pertahanan.

    Satu pemain lainnya yang dikenal dengan fleksibilitasnya adalah mantan Bianconero Arturo Vidal, yang ditegaskan oleh Guardiola sebagai opsi di lini pertahanan.

    “Tentu saja posisi terbaik Arturo adalah di lini tengah, namun ia memiliki kemampuan untuk bertukar peran di antara lini dan sangat memungkinkan bahwa ia akan dapat bermain lebih ke belakang dari pada biasanya.”

    Ditanya bagaiamana ia mengharapkan Juventus mendekati pertandingan, Guardiola prediksikan sebuah laga dengan tekanan yang solid, terutama jika mantan penyerang Bayern Mario Mandzukic terlibat di lini depan, sebuah ancaman yang ia klaim bahwa timnya sekarang lebih lengkap untuk menahannya dari pada di 2014/15.”

    Ia menyimpulkan: “Perbedaan dari tim Bayern saat ini dan tahun lalu adalah bahwa saat ini kami memiliki kedalaman skuat yang lebih besar. Melawan Barcelona di semi-final musim lalu, kami hampir tidak memiliki pemain dalam skuat kami untuk mengalahkan pemain mereka dalam situasi satu-lawan-satu.

    "Kini, kami memiliki lebih banyak pemain yang mampu untuk melakukannya. Dan setelahnya, kami menjadi lebih sulit diprediksi dalam hal cara bermain kami.”

    Share with:
    • 1
    • 3
    • 2
    Information on the use of cookies
    This website uses cookies and, in some cases, third-party cookies for marketing purposes and to provide services in line with your preferences.
    If you want to know more about our cookie policy click here.
    By clicking OK, or closing this banner, or browsing the website you agree to our use of cookies in accordance with our cookie policy.
    OK