09.01.2016 20:30 - in: Serie A S

      Kisah dari setengah musim

      Share with:
      • 1
      • 3
      • 2
      Bianconeri bersiap-siap untuk memainkan pertandingan terakhir putaran pertama dari musim ini melawan Sampdoria, Juventus.com melihat kembali bagaimana kisah lainnya dari Bianconeri pada setengah musim Serie A sebelumnya

      Sejak diperkenalkannya tiga poin untuk diberikan bagi yang menang dalam pertandingan, Juventus telah membuat kebiasaan untuk meraih poin tertinggi pada tahap setengah musim kompetisi. Memang, rekor mereka bermain pada jadwal di tahap ini di Serie A telah mencatatkan 10 kemenangan, lima imbang dan banyak kekalahan.

      Apa yang menjadi lebihnya?, jika dua tahun terakhir adalah patokannya, pasukan Massimiliano Allegri dapat menuju ke Marassi dengan tingkat optimisme tertentu, setelah mencetak empat gol di masing-masing pertandingan pekan ke- 19 mereka.

      Yang terkini dari jadwal pertandingan ini adalah menghadapi lawan yang sama seperti Rabu lalu, Verona, dimana Bianconeri unggul melalui dua gol Carlos Tevez, serta masing-masing dari Paul Pogba dan Roberto Pereyra.

      Ini adalah cerita yang sama dalam musim sebelumnya, dimana dua gol Fernando Llorente membantu Bianconeri meraih kemenangan yang meyakinkan melawan Cagliari, yang, bagaimanapun, mereka masih tetap berhasil membobol gawang Juve melalui Mauricio Pinilla. Claudio Marchisio dan Stephan Lichtsteiner juga mencetak gol pada hari itu.

      Sardinia telah menjadi tempat yang paling umum bagi Bianconeri menjalani jadwal pertandingan setengah musim. Pada kesempatan pertama pada tahun 1995, Rossoblu menang 3-0, sementara pada tahun 2005 di Stadion Sant'Elia, gol Gianfranco Zola menggagalkan gol perdana Emerson di liga sejak pindah dari Roma ke Turin pada musim panas sebelumnya.

      Catatan sejarah menunjukkan Bergamo menjadi tempat kedua paling populer di matchday 19. Nyonya Tua telah bernasib sedikit lebih baik dari rata-rata berkat kemenangan 2-0 pada tahun 2012, mengusir kenangan dari kekalahan 2-1 di Stadio Atleti Azzurri d'Italia pada tahun 2001. Swiss Express mencetak gol pembuka pada pertandingan ini sebelum Emanuele Giaccherini memastikan tiga poin dibawa pulang ke Turin.

      Pada tahun 1998, Nerazzurri juga menjadi lawan Bianconeri dan kemenangan kandang 3-1 untuk tim asuhan Marcello Lippi. Zinedine Zidane adalah pahlawan pada hari itu, mencetak dua gol terakhir setelah gol pembuka dicetak oleh Antonio Conte.

      Klub ketiga yang memiliki jadwal pertandingan menghadapi Juve pada tengah musim ini adalah Sampdoria, namun apa yang dibuat oleh mereka sangat kurang menyenangkan bagi Bianconeri. Setelah tahun 2008 berakhir imbang tanpa gol, Mauro Icardi, sekarang bermain di Inter, menginspirasi Blucerchiati untuk meraih kemenangan 2-1 di Juventus Stadium pada tahun 2013.

      Dua tim lainnya yang mengalahkan Juve secara berturut-turut pada jadwal pertengahan musim adalah Milan (2010) dan Napoli (2011).

      Namun, seperti yang disebutkan sebelumnya, poin maksimal pada setengah musim ini adalah 50 persen dari poin di akhir musim dan itu terjadi cukup sering, dengan cara spektakuler, sebagai kemenangan yang tercatat antara tahun 2002 dan 2004 melawan Udinese (3-0), Chievo (4-1 ) dan Siena (4-2).

      Dalam pertandingan yang disebut terakhir , Alessandro Del Piero merayakan hat-trick nya dan David Trezeguet mencetak satu gol diatas lapangan bersalju di Stadio Delle Alpi.

      2003 adalah giliran Chievo yang merasakan kekuatan duo penyerang brilian Juve, tapi kali ini giliran Trezeguet yang mencetak tiga gol, sedangkan Del Piero tidak membuat kesalahan dari titik penalti.

      Tahun sebelumnya, semua gol Juve lahir dari sisi sayap melalui Gianluca Zambrotta, Pavel Nedved dan Edgar Davids, tepat empat bulan sebelum merebut gelar melawan tim yang sama, Udinese, di pertandingan terakhir yang benar-benar dramatis pada musim 2001/02.

      Meskipun musim 1999/2000 tidak berakhir dalam keadaan bahagia, Bianconeri berhasil mengunci kemenangan pada pertengahan musim, dengan gol-gol dari Del Piero, Zidane dan Darko Kovacevic sukses mengalahkan Perugia.

      Lazio dan Reggina adalah dua tim lainnya yang tersisa di ujung pertengahan musim dingin yang dikalahkan oleh Juventus. Michele Padovano menjarah ibukota dengan dua gol yang mengesankan pada tahun 1997. Sementara menghadapi Tim asal Calabria, Del Piero mencetak gol ke 186 dalam jersey hitam dan putih setelah melakukan kerjasama yang baik dengan Trezeguet. Kemenangan itu membawa pasukan Fabio Capello meraih 52 poin pada setengah musim kompetisi 2005/06. 

      Imbang adalah hasil yang sangat jarang, tapi tetap saja, bukan tanpa insiden yang menarik, selain yang telah disebutkan sebelumnya hasil imbang di Cagliari dan 0-0 dengan Sampdoria, Fabrizio Ravanelli, Daniel Fonseca, dan Olof Mellberg semua nama tersebut muncul sebagai pencetak gol dalam tiga pertandingan yang berakhir 1-1 saat melawan Bari (1996), Venezia (1999) dan Lazio (2009).

      Share with:
      • 1
      • 3
      • 2
      Information on the use of cookies
      This website uses cookies and, in some cases, third-party cookies for marketing purposes and to provide services in line with your preferences.
      If you want to know more about our cookie policy click here.
      By clicking OK, or closing this banner, or browsing the website you agree to our use of cookies in accordance with our cookie policy.
      OK