26.01.2016 15:30 - in: Coppa Italia S

    Laga-laga klasik #JuveInter di Coppa Italia

    Share with:
    • 1
    • 3
    • 2
    Bianconeri siap menjamu Nerazzurri untuk ke-13 kalinya dalam sejarah Piala Italia. Untuk itu Juventus.com mengulas balik peristiwa-peristiwa dari pertemuan-pertemuan sebelumnya di Piedmont.
    AWAL GEMILANG

    Kemenangan perdana Juve atas Inter di Piala Italia terjadi di Milan pada 1936, namun mereka hanya harus menunggu dua tahun sebelum mengalahkan Nerazzurri di Turin, ketika Ernesto Tomasi dan Alfredo Foni (dari titik penalti) membawa Juve menang di semifinal di Stadio Mussolini pada 21 April 1938. Mereka kemudian terus menang melawan rival sekota Torino di final untuk mengangkat trofi Coppa Italia untuk pertama kalinya dalam sejarah.

    Alfredo Foni mencetak gol dalam semifinal tahun 1938 melawan Inter

    Meski tidak dilangsungkan di Turin, patut juga disebut di sini bahwa pada 1959, Carlo Parola membawa Sang Nyonya Tua menjadi juara Coppa dengan penampilan memukau di San Siro yang berakhir 4-1 bagi pasukan hitam-putih. John Charles, Omar Sivori dan dua gol Sergio Cervato menuntaskan permainan kelas tinggi hingga meraih trofi ketiga kalinya sejak klub berdiri.

    RENTETAN PERTANDINGAN DAN GOL

    Antara tahun 1972 dan 1980, Juve dan Inter memainkan total 13 pertandingan melawan satu sama lain di ajang Coppa, enam diantaranya dilaksanakan di Turin. Empat laga pertama di Stadio Comunale terjadi dalam apa yang disebut “laga terakhir fase grup” sebab di tahun-tahun itu gelaran Piala Italia menggunakan format tersebut.

    Dua gol Adriano Novellini membantu tim asuhan Cestmir Vycpalek menaklukkan tamu mereka 2-1 pada Juni 1972. Musim panas berikutnya, pelatih Ceko itu membawa pasukannya meraih kemenangan kedua atas Nerazzurri dua musim berturut-turut (skor akhir 4-2), dua gol telat Pietro Anastasi menjadi penentu ketika skor laga masih 2-2. Franco Causio dan Silvio Longobucco mencetak gol-gol awal Juve.

    Namun Bianconeri tidak beruntung di dua pertemuan kedua tim di Piedmont, sebab Inter memenangkan pertandingan di tahun 1975 dan 1977, masing-masing dengan skor 2-1 dan 1-0.

    Kemudian, pergantian format kompetisi dengan sistem gugur mengubah nasib, ketika tim asuhan Giovanni Trapattoni membawa Juventus menaklukkan Inter 3-1 pda perempat final 1979. Pencetak gol ketika itu adalah Marco Tardelli, Sergio Brio dan pahlawan di Coppa, Causio, yang akhirnya mencetak gol penentu kemenangan timnya di waktu tambahan dalam laga final tahun tersebut melawan Palermo, yang saat itu Juve merengkuh gelar Piala Italia keenam.

    Sementara itu pada laga delapan besar tahun 1980 yang berakhir tanpa gol, namun cukup untuk mengirim tuan rumah ke semifinal setelah pada leg sebelumnya mereka menang 2-1 di San Siro.

    SURGA KETUJUH

    Delapan menit yang menyengat pada leg pertama semifinal tahun 1983 akhirnya berakhir dengan gelar juara Piala Italia untuk ketujuh kalinya. Gol bunuh diri Giuseppe Baresi dan gol cermat Giuseppe Galderisi memberi keunggulan 2-0 bagi pasukan Giovanni Trapattoni, yang kemudian ditipiskan oleh sundulan kuat Graziano Bini yang melewati Luciano Bodini.

    Sementara itu di antara tiang gawang tim tamu, Walter Zenga beraksi mencegah Sang Nyonya Tua menambah keunggulan mereka, melakukan sejumlah penyelamatan, namun tak mampu menahan tendangan penalti Paolo Rossi di penghujung waktu.

    Empat hari kemudian, Juve tetap kokoh di Milan, bermain imbang 0-0 sehingga dapat mengamankan lolosnya mereka kepada pertandingan ganda dramatis melawan Verona, yang berakhir dengan kekalahan 2-0 dari Gialloblu di leg pertama dan kemenangan 3-0 di leg kedua, gelar ketujuh pun diraih.

    TAMBAHAN WAKTU DAN ADU PENALTI

    Dua pertandingan terkahir ketika Juve menyingkirkan Inter dari Piala Italia adalah laga yang membuat mereka yang pulang lebih dulu sebelum laga usai menyesali keputusan mereka.

    Pada Februari 1992, catatan indah Trapattoni atas Nerazzurri berlanjut, dimana gol Paolo Di Canio tak lama pasca turun minum menjadikan laga leg kedua di San Siro akan berjalan menarik.

    Di sana, dua gol Roberto Baggio di waktu tambahan nampaknya cukup untuk mengamankan laga semi final melawan Milan setelah Massimo Ciocci sebelumnya menyeimbangkan agregat bagi Nerazzurri.

    Marco Di Vaio menjadi pahlawan Juve di leg pertama semifinal melawan Inter pada tahun 2004.

    Dua belas tahun kemudian, kedua tim menampilkan pertandingan hebat dalam semifinal tahun 2004, ketika dua gol Marco Di Vaio membalas gol-gol Adriano bagi Inter asuhan Alberto Zaccheroni dalam laga yang berakhir imbang 2-2 di Stadio Delle Alpi.

    Leg berikutnya di Milan tak kalah menariknya. Saat itu Adriano membuka skor sebelum gol-gol dari Alessandro Del Piero dan Igor Tudor yang nampaknya memuluskan jalan Juve ke Final, tapi kemudian gol penyeimbang Daniele Adani di menit ke-95 memaksa pertandingan dilanjutkan dengan waktu tambahan dan kemudian adu penalti.

    Del Piero, Enzo Maresca, Pavel Nedved, Nicola Legrottaglie dan Fabrizio Miccoli berhasil menyarangkan bola lewat titik 12 pas demi merengkuh hasil akhir adu penalti 5-4 dan satu tempat di final Piala Italia, yang sayangnya dimenangkan oleh Lazio.

    Alessandro Del Piero tanpa kesalahan mencetak gol lewat titik putih saat Bianconeri menang adu penalti atas Inter pada leg kedua semifinal tahun 2004 di San Siro.

    Tepatnya 12 tahun kemudian, setelah mengalahkan Biancocelesti di perempat final, target dipancang untuk kembali meraih juara, dimuali dengan sebuah kemenangan atas pasukan Roberto Mancini pada Kamis dini hari ini.

    Share with:
    • 1
    • 3
    • 2
    Information on the use of cookies
    This website uses cookies and, in some cases, third-party cookies for marketing purposes and to provide services in line with your preferences.
    If you want to know more about our cookie policy click here.
    By clicking OK, or closing this banner, or browsing the website you agree to our use of cookies in accordance with our cookie policy.
    OK