17.02.2016 17:30 - in: Kegiatan S

    Pelajaran melatih bersama Massimiliano Allegri

    Share with:
    • 1
    • 3
    • 2
    Massimiliano Allegri mengisi sebuah forum kepelatihan bagi para staf teknik Juventus dalam rangka mendiskusikan metode-metode pelatihan dan filosofi melatihnya sendiri.

    Aktivitas di Vinovo pada pagi Rabu (17/2) dimulai dengan sebuah sesi yang sebenarnya tidak asing tapi dilangsungkan dengan cara berbeda yang diperuntukkan bagi seluruh staf teknik dan pelatih.

    Seperti biasa, taktik dan persiapan pertandingan menjadi topik diskusi tapi bukannya dimulai dengan turun langsung ke lapangan, justru seluruh anggota staf tersebut duduk bersama bos Bianconeri, Massimiliano Allegri, dengan sebuah papan tulis di sampingnya.

    Digagas oleh kepala Kajian Kepelatihan dan Olahraga, Roberto Sassi dan digelar di ruang media di pusat pelatihan Bianconeri, kuliah taktis Allegri menjadi yang terakhir dari serangkaian pembicaraan yang ditujukan untuk memperluas pengetahuan para staf klub, berbagi pengalaman dari para anggotanya yang lebih senior dan memastikan bahwa metode-metode latihan dan strategi yang diterapkan seragam dari tim utama sampai ke tim-tim junior.

    Menyajikan paparan visi teknik dan metode latihannya sendiri, pesan utama yang didapat dari pembahasan oleh pria Tuscany itu adalah pentingnya memiliki skuad yang cerdas dan sensitif terhadap taktik, mampu berfikir bebas dan bereaksi dengan baik terhadap segala situasi yang terjadi dalam pertandingan.

    Ia memulai: “sebelum mulai berpikir mengenai strategi dan bagaimana menyiapkan tim anda, tentunya penting bahwa anda mengajari pemain-pemain anda menginterpretasi dan bereaksi sendiri terhadap berbagai situasi pertandingan.”

    “Pastinya para pemain hebat tahu persis apa yang harus dilakukan ketika diperlukan dan mampu menjadikan segala hal yang rumit terlihat sederhana; misalnya tatkala pemain-pemain biasa akan mengumpan bola dengan kecepatan 30 km per jam, mereka melakukannya dengan kecepatan 100 km per jam.”

    Bagi Allegri, sebelum mulai memikirkan bagaimana membangun sebuah strategi dan formasi efektif bagi sebuah tim, seorang pelatih harus memastikan para pemainnya cukup bagus secara teknis agar dapat tampil dengan peran beragam di atas lapangan dan mampu menjadikan pertandingan berjalan sesederhana mungkin.

    “Vital bagi anda mendorong para pemain anda untuk berpikir sendiri. Sesungguhnya sepakbola adalah olahraga yang sangat sederhana jika didekati dengan pemikiran dan inisiatif yang sepadan.”

    Dengan demikian, ambisi pribadi pria 48 tahun itu dalam sisa musim ini adalah sebagai berikut: memastikan bahwa setiap pemain di dalam skuatnya berkembang dalam setiap aspek permainan mereka.

    “Hasrat saya adalah melatih dan segala hasil yang didapat Juventus tergantung pada diri saya,” tuturnya. “Saya akan menengok kembali pekerjaan saya selama setahun ke belakang dengan penuh rasa bangga jika saya mampu meningkatkan pengetahuan teknik dan taktik setiap pemain dalam skuat saya.”

    Share with:
    • 1
    • 3
    • 2
    Information on the use of cookies
    This website uses cookies and, in some cases, third-party cookies for marketing purposes and to provide services in line with your preferences.
    If you want to know more about our cookie policy click here.
    By clicking OK, or closing this banner, or browsing the website you agree to our use of cookies in accordance with our cookie policy.
    OK