05.03.2016 16:30 - in: Serie A S

      Reja: “Kami harus mencetak setidaknya satu gol”

      Share with:
      • 1
      • 3
      • 2
      Pelatih Atalanta Edoardo Reja percaya bahwa hanya dengan bermain penuh keyakinan yang akan membuat tim Atalanta asuhannya menghindari kekalahan melawan Juventus pada Minggu sore

      Beberapa saat setelah Massimiliano Allegri menekankan pentingnya kemenangan Juventus dalam konteks perburuan gelar di Vinovo sore ini, hal berlawanan datang dari Edy Reja yang membahas rencana pertempuran Atalanta untuk menghindari kekalahan di tangan sang pemimpin liga yang merajalela.

      Setelah melihat timnya dihajar di Juventus Stadium pada akhir Oktober, bos Nerazzurri tidak ragu untuk skala tantangan yang dihadapi timnya dalam konferensi pers pra-pertandingan hari ini dan karena itu menyerukan anak buahnya untuk mendekati pertandingan dengan percaya diri, tekad dan keyakinan.

      Kunci untuk mengalahkan Bianconeri dalam kata-kata Reja adalah untuk merebut inisiatif dan menyerang dari dekat.

      "Kami datang melawan tim yang sangat kuat tapi hal terburuk yang bisa kami lakukan adalah untuk mendekati permainan dan percaya kita sudah kalah," katanya. "Memenangkan laga besok akan menjadi kudeta nyata bagi kami dan kami hanya akan mencapai itu dengan bermain penuh keberanian dan keyakinan."

      "Satu-satunya cara untuk mendapatkan sesuatu dari Juventus adalah bermain agresif, mengingat kualitas pemain depan mereka, mereka selalu cenderung untuk menemukan celah tidak peduli seberapa baik Anda bertahan. Kami harus mencetak setidaknya satu gol besok jika kita ingin memiliki kesempatan untuk mendapatkan hasil yang positif."

      Sementara tim asuhan Reja mungkin telah mampu mengambil beberapa petunjuk dari kemenangan 3-0 Inter atas tim tamu di waktu normal pada semifinal Coppa Italia tengah pekan kemarin, pelatih berusia 70 tahun mengharapkan tetap melihat Juventus yang sangat berbeda di Stadion Atleti Azzurri di Bergamo besok sore.

      "(Juve) memiliki skuat yang hebat dan akan kembali memanggil beberapa pemain kunci dan mengubah susuan pemain pada hari Minggu," pungkasnya. "Terlebih lagi, sangat jarang bahwa sebuah tim seperti Juve akan memiliki dua pertandingan buruk berturut-turut. 

      "Mereka terbiasa  untuk memimpin di liga, juga terbiasa untuk bermain di bawah tekanan dan dengan konsentrasi maksimal. Tidak ada cara untuk mereka akan membiarkan level tersebut turun dua kali dalam waktu seminggu."

      Share with:
      • 1
      • 3
      • 2
      Information on the use of cookies
      This website uses cookies and, in some cases, third-party cookies for marketing purposes and to provide services in line with your preferences.
      If you want to know more about our cookie policy click here.
      By clicking OK, or closing this banner, or browsing the website you agree to our use of cookies in accordance with our cookie policy.
      OK