17.01.2016 17:30 - in: Serie A S

      Sepuluh berturut-turut!

      Share with:
      • 1
      • 3
      • 2
      Pasukan Massimiliano Allegri menorehkan kemenangan kesepuluh secara beruntun di Serie A dengan selisih kemenangan terbesar di musim ini, menaklukkan Udinese 4-0 pada Minggu malam (17/1) di Dacia Arena Friuli.

      Jika malam ini seharusnya momen bagi Udinese untuk merayakan peresmian stadion mereka yang baru direnovasi, Bianconeri tidak membaca skenario khusus ini, sebab mereka merengkuh kemenangan 4-0 di Dacia Arena Friuli pada Minggu malam.

      Bermain di hadapan penonton yang antusias dan memenuhi stadion melawan sebuah tim yang telah meraih 10 poin dari kemungkinan 15 dari lima laga kandang mereka sebelumnya tidaklah pernah menjadi tugas yang mudah dan awal laga yang bertensi tinggi nampak menandakan pertandingan berpotensi sangat ketat sepanjang 90 menit.

      Namun kerusakan akhirnya terjadi dalam 11 menit pertandingan, dimana dua gol dari Paulo Dybala yang mengapit gol Sami Khedira membawa tim tamu benar-benar unggul di pertengahan babak pertama. Alex Sandro kemudian menambah gol keempat di menit ke-42 sehingga tim asuhan Stefano Colantuono, yang harus bermain dengan 10 orang setelah Danilo diusir keluar di menit ke-25, semakin jauh tertinggal.

      Dengan skor 4-0, anak asuh Massimiliano Allegri sangat nyaman pasca jeda dan, dengan meraih kemenangan kesepuluh beruntun pada musim ini, mereka pun tetap membuntuti pimpinan klasemen, Napoli.

      Di awal laga kedua tim hampir memecah kebuntuan dalam 10 menit pembuka. Pertama, Cyril Thereau menyundul bola tepat kepada Gigi Buffon setelah sapuan Leonardo Bonucci justru mendarat dalam penguasaan pemain depan Perancis itu. Kemudian giliran Orestis Karnezis yang menepis upaya Mario Mandzukic di tiang dekat setelah sontekan Giorgio Chiellini dari sepak pojok Paulo Dybala.

      Jika seperempat jam pertama laga berjalan imbang, saling menyerang, 11 menit berikutnya menjadi milik pasukan Allegri, yang kemudian menyarangkan tiga gol cepat.

      Ada sedikit kejutan saat terjadinya gol pembuka Juventus. Pencetak gol terbanyak Juventus musim ini, Paulo Dybala, melesakkan gol kesepuluhnya musim ini dengan lesatan sebuah tendangan bebas cantik yang bersarang di pojok bawah gawang lawan.

      Sang pemain Argentina kemudian menjadi penyedia gol timnya berikutnya pada malam ini, dengan cepat menyambut bola muntah sebelum kemudian mengarahkan bola kepada Sami Khedira yang tak terkawal di dalam kotak penalti lawan dan pemain Jerman itu pun mencetak gol keduanya dalam dua akhir pekan terakhir setelah juga merobek jala gawang lawan pada hari Minggu lalu saat melawan Sampdoria.

      Di menit ke-26, skor sudah menjadi 3-0 ketika Dybala berhasil mengeksekusi bola dari titik putih setelah Mandzukic dijatuhkan di dalam area penalti oleh Dybala, sebuah pelanggaran yang membuat pemain belakang Brazil diusir keluar.

      Tim asuhan Colantuono kemudian mendapatkan beberapa kesempatan untuk mempersempit ketertinggalan, ketika tembakan Emmanuel Agyemang-Badu dan Silvan Widmer keduanya melebar, namun Juve justru unggul lebih jauh lagi menjelang turun minum. Alex Sandro mengelabui Widmer sebelum melepaskan sebuah tembakan kaki kanan yang sangat keras melewati Karnezis, gol perdananya di ajang sepakbola Italia.

      Di awal babak kedua, Karnezis dipaksa mencegah mantan gelandang Friuliano (Udinese), Kwadwo Asamoah, membuka catatan golnya pada musim ini. Sang pemain Ghana menembakkan bola terlalu ke tengah sehingga tidak menyulitkan kiper asal Yunani itu.

      Lalu, Giorgio Chiellini menampilkan sedikit gaya menyerang menyerupai seorang striker, ketika ia mengirim bola kepada Alex Sandro dan hampir saja berhasil menyambut kembali umpan silang pemain Brazil itu menjadi sebuah peluang di dalam kotak penalti lawan.

      Sami Khedira juga hampir diuntungkan dari satu dari kiriman-kiriman bola oleh bek kiri yang begitu hidup tersebut. Sang gelandang Jerman sering menebar ancaman di lini serang tim tamu, yang, dengan posisi unggul ini, lebih senang memerlambat tempo permainan dan mengambil kesempatan untuk membuat tiga pergantian dalam waktu yang cepat, mengistirahatkan para pemain mejelang pekan yang pada antara laga babak perempat final Coppa Italia melawan Lazio dan lawatan Roma pada hari Minggu depan.

      Di menit ke-74, Buffon harus meluncur ke sisi kirinya untuk menghadang tembakan bebas tajam Francesco Lodi dan sang kapten Juve memastikan raihan gawang yang bersih dari dalam kemenangannya yang ke-250 bersama klub ini sejak ia bergabung 15 tahun lalu.

      Bianconeri kini akan membawa performa baik mereka ke laga tengah pekan nanti di ajang Coppa Italia di ibukota sebelum mencoba menambah laju brilian mereka di liga saat melawan Roma tujuh hari akan datang di Juventus Stadium.

      Juventus
      Buffon; Rugani, Bonucci, Chiellini (Caceres 58); Lichtsteiner (Padoin 80), Khedira, Marchisio, Asamoah, Alex Sandro; Mandzukic, Dybala (Morata 66)

      Cadangan: Neto, Audero, Evra, Sturaro, Pogba, Hernanes, Cuadrado, Zaza
      Pelatih: Allegri

      Udinese
      Karnezis; Wague (Heurtaux 45), Danilo, Felipe; Widmer, Badu, Lodi, Iturra, Edenilson; Di Natale (Zapata 59), Thereau (Bruno Fernandes 71)

      Cadangan: Meret, Coppolaro, Piris, Adnan, Guilherme, Marquinho, Kone, Perica
      Pelatih: Colantuono

       

      Share with:
      • 1
      • 3
      • 2
      Information on the use of cookies
      This website uses cookies and, in some cases, third-party cookies for marketing purposes and to provide services in line with your preferences.
      If you want to know more about our cookie policy click here.
      By clicking OK, or closing this banner, or browsing the website you agree to our use of cookies in accordance with our cookie policy.
      OK