16.01.2016 19:00 - in: Serie A S

      Sepuluh hal yang perlu diketahui tentang #UdineseJuve

      Share with:
      • 1
      • 3
      • 2
      Dari pertemuan sebelumnya yang memiliki catatan potensial dalam lautan statistik, Juventus.com merangkum semua dasar tentang itu menjelang pertandingan lanjutan Serie A pada hari Minggu dengan pasukan Stefano Colantuono 
      CATATAN PERFORMA

      Bianconeri dari Turin jelas memegang kendali dalam pertandingan yang dimainkan di Stadion Friuli, setelah memenangkan 24 dari 41 edisi terakhir dari pertandingan ini. Udinese, sementara itu, telah meraih kemenangan hanya pada lima kesempatan dalam rentang waktu yang sama, sementara mereka hanya meraih dua poin dalam lima pertandingan terakhir saat menjamu Nyonya Tua, hanya mencetak satu gol, berbeda dengan Juventus yang mencetak sepuluh gol.

      PERJALANAN MENYENANGKAN

      Juve dan Udinese, masing-masing memiliki catatan laga tandang terbaik kedua dan kesembilan di Serie A sejauh ini, mereka juga berada di tempat keempat dan 16 tabel klasemen musim ini untuk catatan pertandingan kandang.

      Hal ini pada akhirnya mencatatkan diri pada kemampuan untuk menghindari terlalu banyak hasil imbang (hanya dua di antara mereka dalam total 20 laga), memenangkan sepuluh laga sejauh ini (enam untuk Bianconeri, empat untuk Zebrette).

      BARISAN BELAKANG YANG KOKOH

      Setelah hanya kebobolan 15 kali sejauh musim ini di Serie A, Bianconeri membanggakan pertahanan terbaik ketiga di liga, dibawah Napoli dan Inter. Pasukan Massimiliano Allegri juga merupakan tim yang mendapatkan tembakan paling sedikit dari lawan (167) dan mencatat jumlah gol terendah dari dalam area penalti (sembilan).

      PERTANDINGAN YANG KETAT

      Meskipun hanya tiga kali meraih hasil imbang dari 19 pertandingan pembukaan mereka musim ini, pasukan Stefano Colantuono ini telah jarang bangkit dari permainan ketika mereka kalah, juga tidak meraih kemenangan tandang secara beruntun.

      Bahkan, 12 dari 16 pertandingan mereka (termasuk setiap satu dari kemenangan mereka) ditentukan oleh gol tunggal, pengecualian saat menghadapi Lazio, Roma, Fiorentina dan Inter.

      ALLEGRI BERKUASA

      Allegri telah memenangkan enam pertemuan Serie A-nya dari delapan pertemuan sebelumnya dengan Colantuono. Manajer Udinese menang di dua laga lainnya, yang pertama dengan mengalahkan Milan sebagai pelatih Atalanta pada September 2012, yang kedua adalah kemenangan pada pekan pembuka bersama Zebrette di Juventus Stadium pada Agustus lalu. Itu adalah sukses kedua pelatih asal Roma dalam 11 pertandingan melawan Juventus, yang pertama datang saat ia masih menjadi juru taktik Palermo (3-2 tahun 2008), sementara ia telah mengalami sembilan kekalahan. Allegri, sementara itu, telah memenangi lima dari 13 pertandingan dengan Udinese, empat hasil imbang dan kalah sebanyak empat kali.

      CATATAN MANTAN

      Juan Cuadrado memulai karirnya di Serie A dengan Udinese pada bulan November 2009, Ia memulai debutnya melawan Chievo. Pemain asal Kolombia kemudian membuat 20 penampilan untuk Zebrette sebelum pindah ke Lecce dua tahun kemudian.

      Kwadwo Asamoah menikmati empat musim yang sangat baik di Friuli antara tahun 2008 dan 2012, kontribusi total delapan gol dan sembilan assist dari lini tengah. Pemain asal Ghana memainkan peran kunci dalam kualifikasi Liga Champions dalam musim terakhirnya sebelum memutuskan pindah pada musim panas kala itu.

      Setelah tiba di Udine dari River Plate pada 2011, Roberto Pereyra membuktikan dirinya sebagai yang selalu hadir di lini tengah tim asuhan Francesco Guidolin. Pemain Argentina menjawab kepercayaan dengan mencetak delapan gol dan sepuluh assists selama tiga musim sebelum di transfer ke Juventus pada tahun 2014.

      CATATAN PENTING LAINNYA UNTUK GIGI

      Kemenangan tandang hari Minggu lalu atas Sampdoria adalah kemenangan ke- 249 Gigi Buffon dalam balutan seragam Juventus. Tiga poin di Stadion Friuli akan membuatnya mencapai catatan khusus dengan klub yang ia perkuat sejak 15 tahun yang lalu.

      FOKUS FRIULI

      Inilah yang harus diperbaiki Colantuono dari pasukannya setelah satu jam. Timnya telah kebobolan 49 persen di 30 menit akhir pertandingan dan delapan gol diantara menit ke-60 dan ke-75 yang merupakan rekor terburuk di divisi sejauh musim ini.

      GOL TERAKHIR DI NATALE

      Penyerang Legendaris Udinese, Antonio Di Natale belum mencetak gol dalam 11 pertandingan terakhir melawan Juventus. Pemain berusia 38 tahun saat ini juga sedang mengalami masa sulit di depan gawang yang terakhir kali ia mencetak gol pada sembilan pertandingan yang lalu saat meraih hasil imbang 1-1 dengan Genoa pada awal Oktober, menandai rekor terburuk nya yang pernah berjalan sejak Desember 2006.

      WIDMER DAN TIANG GAWANG

      Fakta bahwa Silvan Widmer belum mencetak gol di musim 2015/16 dan fakta bahwa ia telah mengenai tiang gawang sebanyak tiga kali sejauh musim ini. Bek sayap Swiss setidaknya tergabung bersama pemain Palermo, Franco Vazquez dan duo Napoli, Gonzalo Higuain dan Lorenzo Insigne, yang semuanya juga telah mengenai tiang sebanyak tiga kali sejauh musim ini.

       

      Share with:
      • 1
      • 3
      • 2
      Information on the use of cookies
      This website uses cookies and, in some cases, third-party cookies for marketing purposes and to provide services in line with your preferences.
      If you want to know more about our cookie policy click here.
      By clicking OK, or closing this banner, or browsing the website you agree to our use of cookies in accordance with our cookie policy.
      OK