18.03.2016 17:00 - in: Serie A S

    Torino di kandangnya

    Share with:
    • 1
    • 3
    • 2
    Derby Della Mole tahun ini merupakan laga kandang ke-15 Torino musim ini. Juventus.com menganalisa tren-tren yang telah terjadi dalam 14 gelaran sebelumnya di Stadion Olimpico.
    BENTENG YANG RAPUH

    Rekor kandang Torino adalah yang terbaik ke-12 di Serie A musim ini (21 poin), tapi keadaan yang membuat Torino melorot tajam di klasemen itu terjadi setelah tiga kemenangan beruntun yang direngkuh di Stadion Olimpico Turin pada bulan Agustus dan September melawan Fiorentina, Sampdoria dan Palermo.

    Sejak itu, pasukan Giampiero Ventura kesulitan tampil baik di depan pendukung mereka sendiri, hanya meraih 12 poin di kandang dan cuma dua kemenangan lagi akhir-akhir ini saat melawan Bologna dan Frosinone.

    PERTAHANAN YANG BERMASALAH

    Torino mencatatkan rekor pertahanan terbaik kedelapan di laga-laga kandang musim ini, kebobolan 15 gol di Stadion Olimpico.

    Cuma tiga tim yang menerima tembakan lebih sedikit dari lawan di kandang sendiri daripada Torino. Itu berarti Juventus harus melakukan yang terbaik pada Minggu malam nanti agar dapat melancarkan peluang-peluang mencetak gol mereka.

    Sebagaimana tergambar dalam diagram di atas (menampilkan posisi rata-rata yang ditempati pemain-pemain Torino pada laga kandang terakhir mereka melawan Lazio) jelas bahwa pertahanan dengan tiga bek sering berada di posisi lebih ke dalam, sementara bek-bek sayap sering menyempit untuk membangun lini tengah yang lebih padat.

    TEMBAKAN AKURAT

    Kekuatan utama Torino di Stadio Olimpico adalah akurasi tembakan mereka yang fenomenal. 39,3% percobaan mereka berkahir tepat ke gawang – lebih banyak daripada tim Serie A manapun.

    Namun meski tajam di depan mereka tak berhasil mencetak gol khususnya dengan proporsi tinggi jumlah tembakan ke gawang. Mereka hanya mencetak 20 gol di kandang. Lebih-lebih, sepuluh tim papan atas lain meraih catatan rata-rata gol lebih baik daripada tim asuhan Ventura itu.

    LEBIH GARANG BERSAMA BELOTTI

    Lebih sering dimainkan sebagai cadangan dalam enam bulan pertamanya bersama Torino sejak tiba pada musim panas lalu dari Palermo, Andrea Belotti berubah menjadi figur kunci serangan Torino pada tahun 2016 ini, menyarangkan enam gol (empat di kandang) sejak mencetak dua gol di kandang ke gawang Frosinone pada 16 Januari lalu.

    Belotti mencetak gol saat Torino bermain imbang 1-1 saat melawan Lazio di Stadio Olimpico.

    Pemain 22 tahun tersebut, yang saat ini menjadi pencetak gol terbanyak timnya dengan tujuh gol musim ini, juga mengirimkan empat assist di Stadio Olimpico.

    Sementara itu, kontribusi-kontribusi penting lainnya di lini depan datang dari Daniele Baselli, penghasil 21 peluang gol di Olimpico saja, sementara Ciro Immobile juga menjadi pemain efektif di depan sejak tiba sebagai pemain pinjaman di bulan Januari lalu dari Sevilla. Mantan penyerang Dortmund itu telah mengantongi lima gol dan jumlah assist yang sama atas namanya dalam 11 laga Serie A, meski mayoritasnya datang saat berada jauh di luar Turin.

    Share with:
    • 1
    • 3
    • 2
    Information on the use of cookies
    This website uses cookies and, in some cases, third-party cookies for marketing purposes and to provide services in line with your preferences.
    If you want to know more about our cookie policy click here.
    By clicking OK, or closing this banner, or browsing the website you agree to our use of cookies in accordance with our cookie policy.
    OK