13.01.2017 20:00 - dalam: Serie A S

    #FiorentinaJuve: Pratinjau pertandingan

    Share with:
    • 1
    • 3
    • 2
    Pertemuan sebelumnya di Florence, performa saat ini dan figur utama yang menjadi sorotan untuk pertandingan tandang Serie A pada hari Minggu menghadapi Fiorentina
    PERTEMUAN DI ARTEMIO FRANCHI

    Tidak ada penggemar Bianconeri yang pernah bisa melupakan perjalanan terakhir ke Florence pada tanggal 24 April 2016, dimana gol Mario Mandzukic dan Alvaro Morata, serta penyelamatan brilian Gigi Buffon dari tendangan penalti Nikola Kalinic, membantu untuk menyegel kemenangan 2-1 yang diatas semua itu sukses membuat sejarah dengan mengunci gelar Scudetto kelima Bianconeri secara berturut-turut.

    Sebuah kemenangan 2-1 pada Maret 2010 dengan gol penentu kemenangan pada babak kedua yang dicetak oleh Fabio Grosso dan kemenangan telak 5-0 dua tahun kemudian membuat Nyonya Tua memiliki  banyak hari yang berkesan ketika menghadapi Viola.

    Fiorentina, bagaimanapun, hampir selalu menjadi kekuatan yang harus diperhitungkan di kandang sendiri dan, lebih sering daripada tidak, mereka telah berhasil menahan imbang Juventus dalam beberapa tahun terakhir, setidaknya dalam pertandingan liga (Bianconeri memenangkan dua pertandingan mereka di Coppa Italia dan Liga Eropa di Artemio Franchi masing-masing pada tahun 2015 dan 2014).

    Kedua tim berbagi pertandingan tanpa gol dalam lima laga dari sembilan musim terakhir yaitu pada musim 2014/15, 2012/13 dan 2010/11.

    Satu - satunya kekalahan tandang Juve atas Viola selama dekade ini datang pada Oktober 2013, ketika tuan rumah bangkit dari ketertinggalan 2-0 untuk meraih kemenangan 4-2.

    BAGAIMANA PERFORMA KEDUA TIM JELANG LAGA HARI MINGGU

    Setelah perjalanan yang cerah dengan meraih tiga kemenangan antara pertengahan November dan pertengahan Desember (melawan Empoli, Palermo dan Sassuolo), Fiorentina hanya mampu meraih satu poin di tiga laga terakhir mereka di Serie A, kalah 1-0 dari Genoa dan 3-1 dari Lazio serta hasil imbang 3-3 di kandang sendiri saat menghadapi Napoli pada 22 Desember 2016.

    Pertandingan pertama Viola di 2017, laga tandang di Pescara, ditunda karena kondisi cuaca yang buruk, tapi anak asuh Paulo Sousa memastikan membuka tahun baru dengan kemenangan di Coppa Italia pada Rabu malam di kandang sendiri saat menghadapi Chievo (1-0, melalui gol penalti Federico Bernardeschi pada masa injury time) dan mereka akan menatap untuk membangun kemenangan akhir pekan ini melawan Bianconeri.

    Fiorentina masih tak terkalahkan di Artemio Franchi pada Serie A musim ini, tapi mereka juga secara resmi menjadi tim spesialis imbang di kandang sendiri di Serie A - tidak ada tim lain yang telah meraih satu poin lebih sering di depan fans mereka daripada Viola (lima) sejauh musim ini.

    Bandingkan dengan Bianconeri, yang belum pernah bermain imbang di pertandingan liga sejak Februari 2016 (tandang ke Bologna). Ini adalah rekor tersendiri dimana mereka sudah menjalani 30 pertandingan tanpa meraih satu poin dan merupakan catatan terpanjang ketiga dalam sejarah Serie A setelah Como (32) dan Napoli (31) masing-masing pada dekade 1950-an dan 1930-an.

    Semua laga, kecuali empat dari 30 pertandingan tersebut telah berakhir dengan kemenangan bagi Juventus, yang kini unggul empat poin dari Roma di posisi kedua diamana Bianconeri memiliki keuntungan dengan satu pertandingan tersisa. Pasukan Massimiliano Allegri harus berada di jalur mereka, bagaimanapun, karena mereka mencoba untuk menjaga clean sheet pada perjalanan mereka untuk pertama kalinya dalam lima laga tandang di liga.

    PEMAIN YANG MENJADI SOROTAN

    Setelah mencetak gol pada pertengahan pekan melawan Chievo, Federico Bernardeschi kini telah mencetak gol dalam empat pertandingan kandang terakhirnya untuk Fiorentina.

    Penyerang sayap berusia 22-tahun tersebut juga menawarkan yang terbaik untuk tingkat konversi tembakan (34,6 persen) dari setiap pemain di Serie A untuk memiliki setidaknya 20 upaya untuk mencetak gol musim ini.

    Nikola Kalinic telah mencetak gol di dua penampilan terakhirnya melawan Bianconeri, meskipun keduanya berakhir dengan kekalahan 2-1. Bomber Kroasia sekarang sudah menjalani tiga pertandingan tanpa gol setelah sebelumnya mencetak tujuh gol dari delapan pertandingan terakhirnya dengan Viola.

    Lini depan Juve, sementara itu, dalam sepekan terakhir sedang dalam performa yang bagus. Gonzalo Higuain (2), Paulo Dybala (2), Mario Mandzukic (1) dan Miralem Pjanic (1) masing-masing telah membuka rekening gol mereka di tahun 2017 dalam dua kemenangan terakhir yaitu pada akhir pekan lalu atas Bologna dan Rabu kemarin di Coppa Italia atas Atalanta.

    Pemain internasional Bosnia Pjanic sekarang telah memberikan kontribusi kunci (baik dalam gol atau assist) dalam tujuh dari delapan pertandingan terakhirnya dan telah melakukannya total sebanyak 16 kali sejauh musim ini.

    Juan Cuadrado, Neto dan Giorgio Chiellini, Bianconeri memiliki tiga mantan pemain Fiorentina di dalam skuad mereka, nama pertama sukses membuat gol saat bertemu mantan timnya pada bulan Desember 2015.

    Share with:
    • 1
    • 3
    • 2
    Information on the use of cookies
    This website uses cookies and, in some cases, third-party cookies for marketing purposes and to provide services in line with your preferences.
    If you want to know more about our cookie policy click here.
    By clicking OK, or closing this banner, or browsing the website you agree to our use of cookies in accordance with our cookie policy.
    OK