20.08.2017 12:00 - dalam: Serie A S

    #JuveCagliari: Lima Poin Penting

    Share with:
    • 1
    • 3
    • 2
    Juventus.com ulas kemenangan meyakinkan Bianconeri di laga pembuka musim atas Cagliari di Allianz Stadium
    1. MENGAWALI MUSIM DENGAN MANIS

    Tiga poin, tiga gol dan tidak kebobolan: Juventus mengawali musim 2017/18 ini dengan manis di Allianz Stadium seiring langkah pertama mereka demi memburu gelar Scudetto ketujuh secara berturut-turut.

    Ini, dalam banyak hal, merupakan reaksi sempurna terhadap kekalahan dramatis pada hari Minggu lalu dari Lazio pada ajang Piala Super Italia, sebab sebuah penampilan yang sangat rapi dan meyakinkan menghasilkan kemenangan di laga pembuka Serie A.

    Ini merupakan suatu laga yang benar-benar manis di semua lini: Figur-figur seperti Mario Mandzukic, Paulo Dybala dan Gonzalo Higuain membuka keran-keran gol mereka di musim ini; sang Kapten Gianluigi Buffon menyelamatkan tendangan penalti di babak pertama dalam perjalanan menjaga gawang tak kebobolan dan juga ada penampilan perdana di liga sebagai pemain pengganti oleh rekrutan baru di musim panas ini, Douglas Costa dan Blaise Matuidi.

    Semoga awal musim yang cerah ini berlanjut ke Sabtu depan saat menghadapi Genoa.

    2. INDAHNYA DYBALA

    Setelah mencetak dua gol akhir pekan yang lalu di Piala Super, Paulo Dybala kembali tampil memukau pada hari Sabtu lalu, dimana ia menyambut umpan jauh Miralem Pjanic dan mengubahnya menjadi gol, juga sempat membuat peluang yang membentur mistar dan secara konstan nampak berbahaya dalam serangan balik.

    La Joya nampak benar-benar berperan dengan baik sebagai pemain bernomor punggung 10 yang ia warisi sejak awal bulan ini. Tak pernah ingin menghindari tantangan, sang pemain depan Argentina terbukti mampu memangku tanggungjawab mengenakan sebuah seragam yang sebelumnya dikenakan oleh figur-figur seperti Alessandro Del Piero, Michel Platini dan Roberto Baggio.

    Ini adalah masa-masa menggembirakan bagi Dybala dan seluruh penggemar Bianconeri yang ingin melihat sejauh mana kebintangannya dapat terus bersinar musim ini.

    3. SUPERMAN SELAMATKAN HARI

    Penjaga gawang pertama dalam sejarah yang menggagalkan sebuah penalti yang dihadiahkan oleh sistem Video Assistant Referee (VAR) di Serie A adalah Gianluigi Buffon!

    Sang kiper legendaris, kini berada di musim ke-17 bersama Juventus, menampilkan aksi heroik terbarunya di poin yang krusial dalam laga Sabtu lalu. Seandainya Diego Farias mampu mencetak gol dari titik putih, Cagliari menyamakan kedudukan menjadi 1-1.

    Akan tetapi, Gigi punya ide lain, membaca dengan sempurna tendangan Farias dan ia pun mementahkannya. Bertahannya keunggulan Juve meningkatkan semangat rekan-rekan setimnya dan seisi stadion.

    Jika saja bukan Buffon, laga ini mungkin akan lebih sulit daripada yang akhirnya terjadi.

    4. PIPITA & MANDZU TAK BISA DITAHAN

    Selalu menyenangkan ketika penyerang-peyerang anda mencatatkan nama-namanya di papan skor. Mario Mandzukic dan Gonzalo Higuain bergabung dengan Dybala mencetak gol pada laga Sabtu malam. Mandzukic dan Higuain berharap kaki-kaki mereka terus memberi hasil secara konsisten di musim ini.

    Dan kedua pemain itu menampilkan insting membunuh yang serupa sebagai modal yang baik bagi musim 2017/18 ini: Mario, yang sebagaimana biasa bertugas di sisi kiri serangan, menyambut bola hasil umpan silang Stephan Lichtsteiner dengan tendangan voli brilian, sementara Pipita menerjang masuk ke kotak penalti sebelum kemudian menembakkan bola dengan percaya diri ke pojok bawah gawang.

    Saksikan aksi kedua pemain depan pada musim ini.

    5. MIRALEM AJAIB

    Delapan puluh satu umpan sempurna, 95% rata-rata mengumpan dan satu umpan kelas dunia yang berbuah gol: Statistik Miralem Pjanic dari laga Sabtu malam lalu menjadi bacaan luar biasa bagi siapapun yang tertarik mengikuti sepak terjang Bainconeri.

    Sang pria Bosnia hampir saja mencetak gol pembuka pada menit ke-2 ketika tendangan bebasnya melenceng beberapa inci dari target, tapi itu tidak lama sebelum talenta reatifnya memuluskan jalan bagi gol yang mungkin paling memanjakan mata pada laga tersebut.

    Pada menit ke-46, ketika orang-orang berpikir laga akan segera memasuki jeda turun minum, pikiran Miralem fokus melayangkan umpan sempurna melintasi lini bertahan Cagliari dan mengarah kepada Paulo Dybala, yang dengan tenang menggandakan keunggulan Juve dengan sebuah tendangan terakhir sebelum istirahat.

    Jika ada orang perlu diingatkan kembali soal kemampuan Pjanic menghasilkan sesuatu yang spektakuler, inilah contohnya.

    Share with:
    • 1
    • 3
    • 2
    Information on the use of cookies
    This website uses cookies and, in some cases, third-party cookies for marketing purposes and to provide services in line with your preferences.
    If you want to know more about our cookie policy click here.
    By clicking OK, or closing this banner, or browsing the website you agree to our use of cookies in accordance with our cookie policy.
    OK